Menilik Penjualan Merek Jepang-Korea Pasca Kehadiran Mobil Cina
14 Januari 2026, 15:00 WIB
Wall Charger BYD M6 dijual terpisah dianggap sebagai sebuah keunggulan untuk menarik minat pelanggan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Saat ini BYD M6 dijual tanpa gratis Wall Charger dan biaya perawatan tetapi hal tersebut dinilai menjadi keunggulan. Pasalnya masyarakat diberi kemudahan untuk menyesuaikan dengan kebutuhannya masing-masing.
Terlebih sekarang sudah banyak masyarakat yang memiliki mobil listrik sehingga Wall Charger dinilai tidak lagi diperlukan.
“Memang perlakukan pada BYD M6 berbeda dibandingkan model lain seperti belum termasuk Wall Charger atau Free Service. Tapi sebenarnya itu kedua komponen itu tidak gratis melainkan sudah dihitung sejak awal,” ungkap Hariyadi Kaimuddin, CEO Haka Auto beberapa waktu lalu.
Dengan dihapusnya kedua komponen tersebut maka harga jual kendaraan jadi bisa lebih murah. Namun bila pelanggan tetap ingin membeli Wall Charger, pelanggan tetap bisa melakukannya.
“Kalau mau membelinya masih bisa, harganya Rp 10 juta sudah termasuk biaya pasang standar. Tapi kalau kabelnya harus digali seperti di beberapa perumahan maka harganya tentu berbeda,” tambahnya kemudian.
Sayangnya dirinya tidak bisa memastikan berapa lama pemasangan Wall Charger setelah pembelian dilakukan. Pasalnya mereka masih mengandalkan pihak ketiga untuk memberi layanan tersebut.
“Untuk pemasangan memang tidak bisa kami tentukan karena itu ada vendor dan dari pihak PLN itu sendiri. Kami menyediakan tiga opsi Wall Charger yang bisa dipilih pelanggan dengan harga sama,” tambahnya.
Perlu diketahui bahwa BYD M6 telah diluncurkan di Indonesia dalam tiga varian yaitu Standard, Superior dan Superior Captain Seat. Perbedaan paling mencolok adalah pada kapasitas baterai serta jarak tempuhnya.
Pilihan paling bawa dibekali baterai 55,1 kWh yang bisa menempuh perjalanan sejauh 420 km. Sementara Superior tipe daya lebih besar yaitu 71,8 sehingga bisa bergerak hingga 530 km dalam kondisi penuh.
Sementara dari sisi tampilan dan desain kabin boleh dikatakan serupa. Pasalnya keduanya tetap mengusung gaya Dragon Face sehingga terlihat minimalis namun tetap aerodinamis.
Masuk ke kabin, interior juga terkesan cukup modern. Satu hal yang cukup menarik perhatian adalah penyematan Ambient Lights di area door trim tambah nuansa mewah pada BYD M6.
Khusus untuk Superior Captain Seat, jumlah kapasitasnya berkurang menjadi hanya enam orang. Namun posisi duduknya dirancang lebih nyaman karena ruang menjadi lebih luas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Januari 2026, 15:00 WIB
14 Januari 2026, 14:00 WIB
14 Januari 2026, 13:00 WIB
13 Januari 2026, 19:42 WIB
13 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
14 Januari 2026, 15:00 WIB
Peta persaingan otomotif di RI berubah sejak kehadiran mobil Cina, catatkan pertumbuhan pesat sejak 2023
14 Januari 2026, 14:00 WIB
Tidak ada merek asal Korea Selatan Hyundai dalam 20 mobil listrik terlaris di Indonesia pada tahun ini
14 Januari 2026, 13:00 WIB
Insentif otomotif untuk 2026 masih abu-abu, namun ada sejumlah alternatif lain seperti kepastian regulasi
14 Januari 2026, 12:00 WIB
Penjualan truk 2025 di Indonesia turun signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sehingga perlu dapat perhatian
14 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil pikap di 2025 tumbuh berkat pemintaan di semester kedua yang terus mengalami peningkatan
14 Januari 2026, 10:00 WIB
Menurut laman resmi TAM, harga Toyota Avanza mengalami kenaikan dengan bersaran bervariasi di awal tahun ini
14 Januari 2026, 09:00 WIB
Neta catat penurunan penjualan yang cukup dalam sejak Juli 2025, ditutup dengan dua unit retail di Desember
14 Januari 2026, 08:00 WIB
Prima Pramac Yamaha baru saja meluncurkan motor balap Toprak Razgatlioglu dan Jack Miller untuk MotoGP 2026