IndoPenske Sewakan Kendaraan Komersial dari Beragam Merek

IndoPenske sewakan kendaraan komersial dari beragam merek untuk memudahkan pelanggan mendapatkan model sesuai kebutuhan

IndoPenske Sewakan Kendaraan Komersial dari Beragam Merek
Adi Hidayat

TRENOTO – Indorent yang merupakan salah satu perusahaan di bawah Indomobil Group resmi bekerjasama dengan Penske Truck Leasing dan Mitsui & Co., Ltd. Ketiganya membentuk usaha patungan dalam bidang penyewaan kendaraan komersial yaitu IndoPenske.

Berbeda dengan Indorent, selain mobil penumpang IndoPenske sewakan kendaraan komersial dari beragam merek. Berkat ini maka jumlah pelanggan yang bisa dirangkul akan lebih luas dibandingkan sebelumnya.

Terlebih kondisi perekonomian pasca pandemi Covid-19 terbilang sudah jauh membaik dengan pertumbuhan 5.44 persen pada kuartal II 2022. Kondisi tersebut diperkirakan dapat terus membaik setidaknya hingga akhir tahun.

Photo : Trenoto

Harry Pramono, Direktur Utama IndoPenske mengatakan bahwa kondisi tersebut membuat banyak pengusaha berupaya meningkatkan usahanya. Salah satu caranya adalah menyewa kendaraan komersial.

“Terdapat kecenderungan pelaku usaha lebih memilih menyewa dibanding membeli, baik itu mobil penumpang maupun komersial. Peralihan ini terlihat dari tingginya permintaan dari para pelaku usaha atas jasa penyewaan kendaraan yang dapat diandalkan,” ungkap Harry.

Manfaat utama yang diberikan IndoPenske untuk pelanggan ketika melakukan penyewaan kendaraan adalah ‘one stop shopping’. Keunggulan ini membuat pelanggan berhak mendapat jaminan kualitas serta kesiapan unit.

Pelanggan juga akan mendapatkan perbaikan dan perawatan serta kendaraan pengganti. Dengan demikian pelanggan bisa mengoptimalkan bisnisnya meski unit yang mereka sewa sedang melakukan perawatan.

Photo : Trenoto

Menariknya pelanggan bisa memilih model yang hendak dipilih sesuai dengan kebutuhan. Bahkan pilihannya tidak terbatas pada brand di bawah Indomobil Group.

“Semua bisa dipilih, termasuk yang di luar Indomobil Group. Bahkan bila pelanggan memang ingin kendaraan berat buatan Eropa untuk daerah tambang pun bisa kami sediakan,” tambahnya.

Kesempatan Saat Resesi

Adanya risiko terjadinya resesi ekonomi tahun depan rupanya dianggap Harry sebagai sebuah kesempatan besar untuk mengembangkan IndoPenske. Pasalnya keinginan masyarakat untuk membeli kendaraan komersial diperkirakan menurun dan beralih ke penyewaan.

Hal ini terbilang masuk akal karena pengusaha akan lebih fokus untuk mempertahankan bisnis ketimbang menambah mobil. Namun karena mobilitas tetap harus terjaga maka menyewa bisa menjadi sebuah altenatif.

“Di sinilah kesempatan IndoPenske menjadi solusi atas kebutuhan tersebut dengan menyediakan unit berkualitas,” pungkasnya.


Terkini

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Prediksi Tampilan Hyundai Stargazer Cartenz Versi Baru

Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara

mobil
Deepal S05

Changan Deepal S05: Memperluas Kebebasan Berkendara Sehari-hari

Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air

news
SIM Keliling Bandung

Cek Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 17 September 2026

SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 17 September 2026 Masih Ada ETLE

Selain mengandalkan ETLE statis dan mobile, sistem Ganjil Genap Jakarta juga dibantu oleh para petugas

news
SIM Keliling Jakarta

5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 17 September 2026

Jangan sampai salah, SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan untuk SIM yang belum kedaluwarsa

otosport
MotoGP Austria 2026

Jadwal MotoGP Austria 2026: Pesta Marc Marquez Bisa Terganggu

Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti

news
SIM Mati

Aturan SIM Mati Harus Bikin Baru Digugat ke MK, Ada Celah Pungli

Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru

news
Shell

Pabrik Gemuk Shell di Marunda Beroperasi, Berkapasitas 12 Kiloton

Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda