Ekonomi Lesu, Rental Mobil Ikut Kena Imbasnya
02 Maret 2026, 14:00 WIB
IndoPenske sewakan kendaraan komersial dari beragam merek untuk memudahkan pelanggan mendapatkan model sesuai kebutuhan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Indorent yang merupakan salah satu perusahaan di bawah Indomobil Group resmi bekerjasama dengan Penske Truck Leasing dan Mitsui & Co., Ltd. Ketiganya membentuk usaha patungan dalam bidang penyewaan kendaraan komersial yaitu IndoPenske.
Berbeda dengan Indorent, selain mobil penumpang IndoPenske sewakan kendaraan komersial dari beragam merek. Berkat ini maka jumlah pelanggan yang bisa dirangkul akan lebih luas dibandingkan sebelumnya.
Terlebih kondisi perekonomian pasca pandemi Covid-19 terbilang sudah jauh membaik dengan pertumbuhan 5.44 persen pada kuartal II 2022. Kondisi tersebut diperkirakan dapat terus membaik setidaknya hingga akhir tahun.
Harry Pramono, Direktur Utama IndoPenske mengatakan bahwa kondisi tersebut membuat banyak pengusaha berupaya meningkatkan usahanya. Salah satu caranya adalah menyewa kendaraan komersial.
“Terdapat kecenderungan pelaku usaha lebih memilih menyewa dibanding membeli, baik itu mobil penumpang maupun komersial. Peralihan ini terlihat dari tingginya permintaan dari para pelaku usaha atas jasa penyewaan kendaraan yang dapat diandalkan,” ungkap Harry.
Manfaat utama yang diberikan IndoPenske untuk pelanggan ketika melakukan penyewaan kendaraan adalah ‘one stop shopping’. Keunggulan ini membuat pelanggan berhak mendapat jaminan kualitas serta kesiapan unit.
Pelanggan juga akan mendapatkan perbaikan dan perawatan serta kendaraan pengganti. Dengan demikian pelanggan bisa mengoptimalkan bisnisnya meski unit yang mereka sewa sedang melakukan perawatan.
Menariknya pelanggan bisa memilih model yang hendak dipilih sesuai dengan kebutuhan. Bahkan pilihannya tidak terbatas pada brand di bawah Indomobil Group.
“Semua bisa dipilih, termasuk yang di luar Indomobil Group. Bahkan bila pelanggan memang ingin kendaraan berat buatan Eropa untuk daerah tambang pun bisa kami sediakan,” tambahnya.
Adanya risiko terjadinya resesi ekonomi tahun depan rupanya dianggap Harry sebagai sebuah kesempatan besar untuk mengembangkan IndoPenske. Pasalnya keinginan masyarakat untuk membeli kendaraan komersial diperkirakan menurun dan beralih ke penyewaan.
Hal ini terbilang masuk akal karena pengusaha akan lebih fokus untuk mempertahankan bisnis ketimbang menambah mobil. Namun karena mobilitas tetap harus terjaga maka menyewa bisa menjadi sebuah altenatif.
“Di sinilah kesempatan IndoPenske menjadi solusi atas kebutuhan tersebut dengan menyediakan unit berkualitas,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 14:00 WIB
21 Oktober 2025, 15:00 WIB
26 Maret 2025, 07:00 WIB
11 Januari 2025, 15:00 WIB
10 Januari 2025, 16:00 WIB
Terkini
17 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara
17 September 2026, 07:41 WIB
Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air
17 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara
17 September 2026, 06:00 WIB
Selain mengandalkan ETLE statis dan mobile, sistem Ganjil Genap Jakarta juga dibantu oleh para petugas
17 September 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai salah, SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan untuk SIM yang belum kedaluwarsa
16 September 2026, 19:39 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti
16 September 2026, 19:38 WIB
Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru
16 September 2026, 09:00 WIB
Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda