Airlangga Ungkap Tengah Kaji Insentif Otomotif di 2026
15 Januari 2026, 12:00 WIB
MPMRent meraih empat seritifikasi ISO sebagai upaya mereka memberikan pelayanan dalam dunia rental mobil
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kebutuhan rental mobil di Indonesia semakin berkembang. Banyak orang yang membutuhkan kendaraan roda empat untuk kegiatan sehari-hari.
Ditambah bagi sebagian perusahaan, kendaraan operasional merupakan elemen penting dalam menjaga kelancaran bisnis.
Setiap gangguan dalam pengelolaan armada, sekecil apapun berpotensi memengaruhi produktivitas dan pelayanan kepada pelanggan.
Berangkat dari fakta tersebut Mitra Pinasthika Mustika Rent (MPMRent) kembali memperkuat komitmen mereka dalam menghadirkan layanan rental mobil mumpuni.
Hal ini dibuktikan dengan mempertahankan empat sertifikat internasional, yakni ISO 22301:2019 (Business Continuity Management System atau “BCMS”).
Kemudian masih ada ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu), ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan) juga ISO 45001:2018 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).
Termasuk juga Sertifikasi SMK3 (Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja) sebagai pemenuhan terhadap Peraturan Pemerintah No 50 Tahun 2012 serta Undang-Undang No.1 tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja.
“Dalam lanskap bisnis yang semakin dinamis dan kompetitif, kecepatan serta keandalan operasional menjadi kebutuhan setiap perusahaan,” ungkap Tantu Agung Suharto, VP Strategy & Bisni Innovation MPMRent.
Tantu menjelaskan bahwa sertifikasi ISO 22301:2019 BCMS menjadi pondasi penting dalam memastikan keberlangsungan operasional MPMRent sebagai penyedia layanan rental kendaraan bagi perusahaan mitra.
Selain itu demi memberikan keyakinan kepada setiap pelanggan bahwa MPMRent telah mengadopsi praktik terbaik dalam mengelola risiko. Kemudian menjaga kontinuitas layanan, mulai dari tahap pencegahan, penanganan krisis hingga proses pemulihan.
“MPMRent tidak hanya berfokus pada penyediaan armada, tetapi membangun sistem manajemen berstandar global yang mampu memastikan bisnis setiap pelanggan tetap berjalan tanpa gangguan,” lanjut Tantu.
Dia memastikan MPMRent bukan sekadar rekanan rental mobil saja, melainkan mitra strategis yang siap mendukung keberlangsungan juga bisnis pelanggan.
Lebih jauh disebutkan bahwa keempat sertifikasi ISO tersebut mencerminkan infrastruktur manajemen MPMRent yang kokoh serta terukur.
Memperlihatkan keseriusan perusahaan dalam menerapkan standar pengendalian kepatuhan serta manajemen risiko yang tinggi.
Dengan begitu MPMRent memperkuat komitmen mereka untuk terus memberikan layanan terbaik. Terkhusus dalam mendukung keberlangsungan operasional bisnis konsumen.
Lalu memperkuat posisi sebagai mitra strategis di berbagai sektor industri perusahaan. Dengan sistem manajemen yang tangguh, armada modern serta layanan berstandar global, menjadikan MPMRent perusahaan rental kendaraan terpercaya di industri di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Januari 2026, 12:00 WIB
09 Januari 2026, 11:00 WIB
08 Januari 2026, 11:00 WIB
07 Januari 2026, 11:00 WIB
05 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
16 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Honda 2025 mengalami penurunan yang cukup dampak dari beragam faktor termasuk lemahnya pasar otomotif
16 Januari 2026, 09:00 WIB
Hyundai menjadi sponsor utama dalam kompetisi ASEAN CUP yang diselenggarakan mulai Juni 2026 mendatang
16 Januari 2026, 07:00 WIB
Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin
16 Januari 2026, 06:24 WIB
BYD punya sirkuit all-terrain dengan fasilitas lengkap sebagai tempat pengetesan dan pamer ketangguhan New Energy Vehicle atau NEV
16 Januari 2026, 06:00 WIB
Meski ada libur nasional Isra Miraj hari ini, SIM keliling Bandung hadir guna memenuhi kebutuhan pengedara
15 Januari 2026, 19:00 WIB
FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP
15 Januari 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan
15 Januari 2026, 16:00 WIB
Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia