Kenaikan Penjualan Mobil Bukan Indikator Pulihnya Ekonomi RI
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Para pengusaha rental mobil disarankan ikut bergabung dengan komunitas satu profesi yang ada di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kejahatan kepada para pengusaha rental mobil terus terjadi. Terkini dugaan penggelapan kendaraan roda empat milik Ilyas Abdurahman di Tangerang pada Kamis (2/1).
Mobil dia dibawa kabur oleh sejumlah oknum. Memaksa Ilyas melakukan pengejaran untuk mendapatkan unit itu kembali.
Sampai pada akhirnya Honda Brio bernomor polisi B 2694 KZO milik Ilyas ditemukan berada di sekitaran Pandeglang.
Namun pelaku tidak mau menyerahkan begitu saja. Mereka langsung melarikan kendaraan agar tidak diketahui Ilyas.
Hingga mereka berhenti di Rest Area Kilometer 45 Tol Tangerang Merak serta ditemukan oleh Ilyas bersama kedua anaknya.
Sial Ilyas harus meregang nyawa di tangan seorang prajurit TNI AL berinisial AA berpangkat Sertu (Sersan satu), setelah tubuhnya tertembus timah panas.
Berangkat dari hal di atas, para pengusaha rental mobil disarankan untuk bergabung dengan komunitas yang ada.
“Komunitas itu penting, kan bisa saling berbagi informasi. Jadi kita dapat cepat ditanggapi karena ada tim reaksi cepat,” ungkap M. Yahya, pemilik rental mobil Yahya Mister Trans Tour & Rencar’s Depok kepada KatadataOTO.
Menurut Yahya, di grup tempat dia bergabung ada sebuah tim reaksi cepat. Terdiri dari para anggota dan dibikin jadwal piket.
Mereka bertugas membantu pengusaha rental mobil bila mengalami kendala. Satu di antaranya adalah kasus penggelapan kendaraan roda empat seperti menimpa ilyas.
“Para anggota bisa memberitahu di grup kalau sedang mengalami masalah. Nanti bakal dibantu sama yang piket,” lanjut dia.
Lebih jauh Yahya menuturkan bahwa tidak hanya sekadar kasus penggelapan kendaraan yang akan dibantu. Namun kendala-kendala lain juga.
Misal ban bocor, kunci tertinggal di dalam mobil sampai mengalami kecelakaan bakal dibantu. Sebab mereka turut memiliki fasilitas derek.
Dengan begitu semua kendala pengusaha rental mobil bisa diatasi. Apalagi jumlah anggota mereka cukup banyak dan tersebar di mana pun.
“Sehingga komunitas tugasnya tidak hanya sekadar membantu memantau kegiatan transaksi saja. Semua bisa disampaikan, konsumen juga pasti terbantu,” tegas Yahya.
Meski begitu dia menceritakan bahwa ada kewajiban yang harus ditunaikan para anggota. Seperti membayar uang kas secara rutin.
Akan tetapi besaran harus dibayarkan berbeda-beda. Tergantung dari peraturan di dalam grup atau komunitas tersebut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Maret 2026, 11:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 07:00 WIB
Terkini
06 April 2026, 08:37 WIB
Pengamat menilai konsumen akan beralih ke opsi yang lebih rasional dari sisi harga yakni mobil hybrid
06 April 2026, 06:07 WIB
Di awal pekan ini, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung demi memudahkan masyarakat di Kota Kembang
06 April 2026, 06:01 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran lalu lintas tetap terjaga khususnya di jam sibuk
06 April 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta dibuka untuk perpanjangan masa berlaku kartu, berikut lokasi dan biayanya
05 April 2026, 20:10 WIB
Aturan ditetapkan untuk mengantisipasi tingginya limbah baterai kendaraan ramah lingkungan di masa depan
05 April 2026, 15:25 WIB
Pasar mobil Australia mulai didominasi mobil Cina, BYD menjadi salah satu yang paling banyak berkontribusi
04 April 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
04 April 2026, 07:38 WIB
Warna baru Honda Stylo 160 yakni Burgundy tampil mewah, ada sejumlah pembaruan pada bagian desain bodi