Jetour T2 Facelift Debut, Mulai Hilangkan Nuansa Offroad
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour pilih bangun pusat pengembangan di Malaysia ketimbang Indonesia meski pasarnya terbilang lebih kecil
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Jetour berencana membangun pusat Research and Development (RnD) Asia Pasifik di Malaysia. Langkah ini menarik sebab pabrikan asal China tersebut masih baru masuk dibandingkan Indonesia dan Thailand.
Dilansir Paultan, kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memudahkan pengembangan kendaraan di wilayah Asia Pasifik. Menariknya lagi, RnD Jetour Malaysia nantinya juga akan mendapat masukan dari Indonesia, Thailand dan Australia agar mobil bisa lebih sesuai kebutuhan.
Tak hanya itu, mereka juga berencana menjadikan Malaysia sebagai pusat Jetour di Asia Tenggara. Perusahaan bakal membangun pabrik sendiri dalam lima tahun ke depan dan hasil produksinya bakal di ekspor ke Asia Tenggara, Oceania serta Timur Tengah.
Nilai investasi mereka yang mereka rencanakan juga sangat besar. Untuk RnD saja mereka siap mengeluarkan dana hingga RM 216 juta atau setara Rp 809,7 miliar.
Padahal saat awal Jetour masuk ke Indonesia, mereka mengungkap keinginannya membuka pabrik sendiri dalam lima tahun. Bahkan perusahaan berencana menjadikan Tanah Air sebagai pusat produksi kendaraan setir kanan.
KatadataOTO pun sudah menghubungi Jetour Indonesia terkait alasan perusahaan lebih memilih Malaysia. Sayangnya sampai berita ini dibuat mereka masih belum memberi tanggapan.
Perlu diketahui bahwa Jetour baru saja meresmikan fasilitas produksinya di Malaysia. Mereka menjalin kerja sama dengan Berjaya Assembly Sdn Bhd selaku pemilik Johor Plant yang memproduksi Chery, Changan, Dongfeng, Honda serta Hyundai.
Jetour bakal membawa 100 unit Dashing secara CBU terlebih dahulu sebagai perkenalan kepada masyarakat Malaysia. Setelah itu komponen CKD baru akan dikirim pada bulan depan.
Cara ini pun sebenarnya juga dilakukan oleh Jetour di Indonesia. Mereka bekerjasama dengan PT Handal Indonesia Motor untuk memproduksi X70 Plus dan Dashing.
Strategi ini diambil agar harga jual kendaraan bisa lebih terjangkau serta menarik minat masyarakat. Pabrikan juga telah berkomitmen untuk membuka sejumlah jaringan penjualan dan bengkel resmi di berbagai kota besar di Indonesia.
Dengan demikian diharapkan masyarakat bisa lebih mudah dalam melakukan pembelian maupun perawatan berkala.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
09 Agustus 2026, 19:15 WIB
05 Agustus 2026, 21:00 WIB
03 Agustus 2026, 19:00 WIB
Terkini
01 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid akan menjadi salah satu daya tarik dalam acara Kumpul Sahabat yang digelar di Batam
01 September 2026, 07:00 WIB
Robot Mobo buatan AiMoga berbabis Embodied Intelligence dan diperkenalkan dalam ajang atau pameran WRC 2026
01 September 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta berada di lima lokasi berbeda setiap hari, simak informasi biaya dan syaratnya
01 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik ketika Anda ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
01 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta tetap diandalkan pemerintah Ibu Kota untuk setidaknya mencegah kebuntuan di jam sibuk
31 Agustus 2026, 21:00 WIB
Indonesia Autovaganza 2026 tempat berkumpulnya komunitas para pencinta otomotif sekaligus bersilaturahmi
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X mendapatkan penyesuaian harga, beri dampak positif ke penjualan
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
Pertamina Enduro menggelar nonton bareng komunitas otomotif serta ojol dalam gelaran MotoGP Aragon 2026