Jetour Optimistis Raih Target Penjualan di 2025, Andalkan T2

Jetour masih harus mengejar penjualan 664 unit mobil baru di Desember guna mencapai target tahun ini

Jetour Optimistis Raih Target Penjualan di 2025, Andalkan T2
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Kehadiran Sport Utility Vehicle (SUV) bergaya boxy offroad tampaknya mendapatkan sambutan baik dari masyarakat. Tidak terkecuali mobil Jetour T2.

T2 menjadi model ketiga yang dijual oleh Jetour di pasar Indonesia. Bukan mobil elektrifikasi, Jetour T2 masih bermesin konvensional.

Ini menjadi salah satu bagian dari strategi Jetour untuk terlebih dulu memperkenalkan mobil bermesin bensin guna menarik minat konsumen.

Hal itu terbukti menyumbangkan hasil positif bagi Jetour. Setelah peluncurannya di ajang GJAW 2025, sebanyak 700 unit Jetour T2 dipesan oleh pelanggan.

Kata Jetour soal Rencana Pembangunan Pabrik Mandiri di Indonesia
Photo: Istimewa

Jetour sendiri punya target untuk menjual setidaknya 780 unit kendaraan sepanjang 2025. Per November angka penjualan retail (distribusi dari diler ke konsumen) Jetour adalah 664 unit.

Artinya di Desember 2025 Jetour perlu mengirimkan 116 unit ke konsumen buat mencapai target tersebut.

“Kita masih on track dan optimis (mencapai target 780 unit),” kata Moch. Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia di Tangerang, Kamis (18/12).

Guna mengejar selisih 116 unit itu, Ranggy mengungkapkan ada beberapa upaya dilakukan seperti mall exhibition di sejumlah wilayah kota besar.

“Di Desember ini kita ada beberapa titik mall exhibition di mana kita tidak hanya fokus di T2, tetapi juga pengalaman buat Dashing dan X70 Plus,” kata Ranggy.

Lebih lanjut dia menjelaskan ada sembilan titik area pameran fokus menawarkan lini kendaraan Jetour di pusat perbelanjaan.

Tidak hanya Jakarta maupun kota besar sekitarnya, tetapi juga mencakup daerah potensial di luar Pulau Jawa seperti Pontianak, Kalimantan.

“Itu kita jadikan peluru untuk bisa mendapatkan lebih banyak pemesanan tahun ini,” tegas Ranggy.

Jetour T2 menawarkan berbagai keunggulan, baik dari sisi tampilan yang gagah sam
Photo: KatadataOTO

Sekadar informasi, Jetour menawarkan tiga model mobil Internal Combustion Engine (ICE) mencakup Dashing, X70 Plus dan T2.

Namun tahun depan untuk pertama kalinya Jetour memboyong lini elektrifikasi, yaitu versi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dari T2.

Jika T2 ICE dilego Rp 500 jutaan, versi hybrid dari SUV boxy tersebut punya harga indikatif di kisaran Rp 800 jutaan.


Terkini

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika

news
Ganjil Genap Jakarta

Cek 26 Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 14 Agustus 2026

Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal

news
SIM Keliling Jakarta

Syarat dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Weekend 14 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda