Jetour Masih Nyaman Merakit Mobil di Pabrik Handal

Jetour punya rencana membangun pabrik mandiri di Indonesia, saat ini masih menggunakan fasilitas milik Handal

Jetour Masih Nyaman Merakit Mobil di Pabrik Handal
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Jetour menjadi salah satu manufaktur Cina yang masuk Indonesia di 2024. Beda strategi dari merek Tiongkok lain, mereka pilih untuk menghadirkan mobil bensin terlebih dulu.

Seluruh kendaraan Jetour sudah mulai dirakit lokal atau berstatus Completely Knocked Down (CKD) memanfaatkan fasilitas perakitan milik PT Handal Indonesia Motor (HIM).

Sejumlah pabrikan otomotif di dalam negeri mulai melakukan pembangunan pabrik mandiri agar kapasitas produksinya bisa lebih maksimal.

Pihak Jetour sendiri menegaskan, pembangunan pabrik mandiri menjadi visi mereka untuk jangka waktu panjang.

Jetour T2 Sudah Terpesan 200 Unit, Mulai Dikirim Januari 2025
Photo: KatadataOTO

“Namun untuk saat ini, kami melihat kemitraan dengan Handal adalah yang paling efektif agar aksesibilitas ke konsumen bisa lebih cepat,” kata Moch. Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia saat ditemui di Tangerang, Kamis (18/12).

Ada kemungkinan volume penjualan menjadi satu pertimbangan penting sebelum pembangunan pabrik mandiri.

Sebagai gambaran, sepanjang 2025 penjualan Jetour di Indonesia secara retail (distribusi dari diler ke konsumen) adalah 664 unit.

Angka tersebut merupakan gabungan dari dua model Sport Utility Vehicle (SUV) perdana mereka yakni X70 Plus dan Dashing.

Seluruhnya sudah merupakan rakitan lokal. Ke depannya, produk teranyar mereka Jetour T2 juga bakal dirakit di dalam negeri.

Hal ini berperan membuat harga jual Jetour T2 semakin kompetitif, yaitu di kisaran Rp 500 jutaan on the road Jakarta.

Ranggy menegaskan sejak awal kehadirannya Jetour memang sudah berencana untuk melakukan perakitan lokal seluruh lini produknya buat konsumen.

“Kami ingin produk Jetour memang dikembangkan di Indonesia, khusus untuk konsumen Indonesia,” tegas Ranggy.

Jetour Incar Pasar Daerah
Photo: KatadataOTO

Sebagai informasi, hingga sekarang Jetour menawarkan tiga model di dalam negeri mencakup X70 Plus, Dashing dan T2. Seluruhnya merupakan mobil bermesin konvensional.

Tetapi ke depannya, Jetour berencana memboyong varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dari T2, bentuk dukungan terhadap rencana Net Zero Emission yang dicanangkan oleh pemerintah.

Jika Jetour T2 konvensional dilego Rp 500 jutaan, versi PHEV-nya akan ditawarkan dengan kisaran harga Rp 800 jutaan on the road Jakarta. 


Terkini

mobil
Aion

GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027

GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh

mobil
BYD Atto 1

10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati

Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan

otosport
BYD

Selain Atto 2, BYD M6 EV Bakal Pakai Blade Battery Generasi Kedua

BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi

mobil
Baterai Mobil Listrik

BYD Bakal Produksi Blade Baterai Generasi Kedua di Subang

Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan

mobil
Wuling Aira ev

10 Merek Mobil Cina Terlaris September 2026: Wuling Bertumbuh

BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026