Jetour X50e EV Siap Masuk Indonesia, Ramaikan GIIAS 2025

Jetour X50e EV dijadwalkan masuk Indonesia tahun ini, berpeluang meramaikan pameran otomotif GIIAS 2025

Jetour X50e EV Siap Masuk Indonesia, Ramaikan GIIAS 2025
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Pasar mobil listrik Indonesia akan segera kehadiran model baru tahun ini. Sub merek Chery Group, Jetour bakal memboyong EV (Electric Vehicle) X50e EV untuk konsumen di 2025.

Model tersebut sebelumnya sudah dipamerkan oleh Jetour di perhelatan IIMS 2025. Respons pengunjung booth dan konsumen juga diklaim positif.

“Acceptance di IIMS cukup positif, karena banyak konsumen yang tertarik. Dan seperti tadi diinformasikan, itu akan jadi bagian dari line up Jetour di 2025,” kata Moch. Ranggy Rahadiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia di Jakarta, Kamis (20/03).

Dia menegaskan, Jetour akan segera merilis mobil listrik tersebut pada semester kedua 2025. Ada kemungkinan mereka memanfaatkan momentum GIIAS 2025

Mobil Listrik Jetour
Photo : KatadataOTO

Meskipun belum ada kepastian tanggal, Ranggy menegaskan peluncuran dilakukan tahun ini dan harapannya dalam waktu dekat.

Ketika ditanya perihal kisaran harga, dia mengungkapkan bahwa pihak Jetour masih terus melakukan studi. Sehingga banderol X50e EV nanti bisa sesuai kebutuhan konsumen yang disasar.

“Secara berkelanjutan, memang kita masih mengumpulkan insight dari konsumen. Ada beberapa metode, kita riset dan lainnya,” kata Ranggy.

Sayangnya belum ada informasi lebih lengkap terkait Jetour X50e EV. Unit ditampilkan ke masyarakat pun berstatus purwarupa, belum jadi bentuk akhir atau versi produksi.

Nampaknya, Jetour juga akan melakukan beberapa penyesuaian agar model tersebut bisa memenuhi kebutuhan pelanggan mobil listrik di Indonesia.

Sebagai informasi, ada dugaan kuat X50e EV memakai basis produk dari Chery. Sekilas, ada beberapa bagian seperti pilar C mirip Tiggo Cross.

Hanya saja pihak Jetour enggan berbagi lebih rinci terkait asal usul X50e EV, yang spesifikasi lengkapnya tidak dapat ditemukan bahkan di laman Jetour global sekalipun.

Jetour
Photo : Istimewa

Mobil listrik itu diklaim dirancang dengan menyesuaikan keperluan dan keinginan calon konsumen di dalam negeri.

“Di Indonesia, salah satu tren masa depannya adalah EV. Itulah sebabnya kita juga memperkenalkan model EV (di IIMS 2025),” kata Jacky Yang, President Director PT Jetour Motor Indonesia dalam kesempatan berbeda beberapa waktu lalu.

Dengan melihat tren yang cenderung naik, dia menegaskan Jetour bakal membawa dua mobil listrik tahun ini termasuk X50e EV. Belum ada konfirmasi terkait model EV lainnya.


Terkini

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 24 Juni 2026, Cek Lagi Pelat Nomor

Aturan ganjil genap Jakarta terus digelar setiap jam sibuk, metode ini dianggap sukses membelah kemacetan

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 24 Juni 2026

Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di sejumlah lokasi SIM keliling Jakarta, simak detilnya

news
SIM Keliling Bandung

Ada 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 24 Juni 2026

SIM keliling Bandung hari ini bisa menjadi salah satu opsi untuk mengurus dokumen berkendara agar lebih mudah

mobil
Daihatsu Rocky Hybrid

SPK Rocky Hybrid Tembus 700 Unit, Daihatsu Percepat Pengiriman

Daihatsu Rocky Hybrid disebut mendapatkan tanggapan positif dari para konsumen sejak debutnya di GIIAS 2025

motor
Motor Matic 150 cc

Harga Motor Matic 150 cc Juni 2026, Ada Nmax Turbo dan PCX

Motor matic 150 cc menjadi pilihan ideal bagi para pencinta otomotif, apalagi ada beragam produk ditawarkan

mobil
GAC

Harga Bensin Naik, GAC Ogah Bawa Mobil Bensin ke Indonesia

GAC tunda peluncuran model kendaraan PHEV dan bermesin konvensional di GIIAS 2026 meskipun sudah dipersiapkan

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 23 Juni, Cek Jadwalnya di Sini

Mengurus dokumen berkendara bisa melalui beragam fasilitas dari kepolisian, salah satunya SIM keliling Bandung

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Terkini 23 Juni 2026, Masih 26 Titik Lokasi

Aturan Ganjil Genap Jakarta yang telah berlaku sejak 2016 ini masih dianggap cukup penting mengurai kemacetan