Hyundai Kona Electric Akan Dikirim ke Konsumen Mulai Minggu Depan

Hyundai memastikan pengiriman Kona Electric bakal dimulai minggu depan setelah diluncurkan di GIIAS 2024

Hyundai Kona Electric Akan Dikirim ke Konsumen Mulai Minggu Depan

KatadataOTO – All new Hyundai Kona Electric akan segera meluncur di GIIAS 2024. Mobil listrik satu ini diklaim mendapat sambutan hangat dari pencinta otomotif Tanah Air.

Menurut jenama asal Korea Selatan, sudah ada 300-an orang tercatat dalam Pre-Booking all new Hyundai Kona Electric. Sehingga minat masyarakat terhadap produk ini dinilai cukup tinggi.

Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID memastikan kalau pihaknya bakal segera mengirim mobil listrik baru Hyundai itu ke tangan konsumen.

“Saat GIIAS 2024 dimulai ada beberapa konsumen yang sudah melakukan Pre-Booking, nah kita akan mulai Delivery,” ucap PIK (Pantai Indah Kapuk) 2, Jumat ( 12/7).

Hyundai Kona Electric Terpesan 300 Unit, Bakal Meluncur di GIIAS
Photo : KatadataOTO

Dia pun berjanji bakal memberikan yang maksimal buat konsumen Hyundai. Sehingga waktu inden all new Hyundai Kona Electric tidak lama.

“Kami pastikan secara pengiriman diusahakan yang terbaik untuk konsumen sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama,” tegasnya.

Sebagai informasi, all new Hyundai Kona Electric sudah diproduksi di dalam negeri. Kemudian dibekali baterai buatan dalam negeri juga.

Sehingga banderol ditawarkan nantinya menjadi lebih terjangkau. Dengan begitu diharapkan bisa menggoda para masyarakat luas.

“Seperti disampaikan dahulu harga Kona Electric Rp 500 jutaan. Sudah OTR (On The Road) DKI Jakarta,” tegas Frans.

Frans pun menyebut kalau mobil listrik tersebut bakal tersedia dalam lima varian. Seperti Signature Long Range, Signature Standard Range, Prime Long Range juga Prime Standard Range.

Semua tipe memiliki daya jelajah yang berbeda-beda. Mulai dari 400 km sampai terjauh 600 km dalam sekali pengisian daya.

All New Hyundai Kona Electric Akan Diekspor ke Banyak Negara

Di sisi lain Frans membuka peluang all new Hyundai Kona Electric bakal dijual ke sejumlah negara lain. Jadi tidak hanya ditawarkan buat konsumen di dalam negeri saja.

Hyundai Kona Electric Dikirim ke Konsumen Mulai Minggu Depan
Photo : KatadataOTO

"Ada rencana ekspor, kita juga dari HMMI memang melihat Market seperti Middle Aast, Timur Tengah, Afrika, Amerika Tengah atau di Amerika Selatan menjadi pasar yang berikutnya karena memang sama-sama Right Hand Drive," tutur Frans.

Menurutnya ini menjadi tantangan bagi Hyundai Indonesia untuk menghadirkan produk yang tidak hanya sesuai selera konsumen di Tanah Air tetapi juga di luar negeri.

Sebagai informasi Mobil listrik Hyundai Kona Electric dibekali baterai berkapasitas 64,8 kWh. Lalu disandingkan dengan motor penggerak berdaya 201 hp dan torsi puncak 255 Nm.


Terkini

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026

mobil
Mobil Listrik

Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat

Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang

mobil
BYD

BYD Mulai Tes SUV 7-Seater Baru, Atto 3 Naik Kelas

SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini

mobil
Wholesales Model Mobil Baru 2025

Rapor Wholesales Model Mobil Baru di RI 2025, BYD Atto 1 Terlaris

BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit

news
Malam tahun baru

Ada Perayaan Tahun Baru 2026, Jakarta Steril dari Mobil Pribadi

Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026

motor
Motor listrik

Kata Aismoli Soal Pasar Motor Listrik yang Lesu pada 2025

Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat

motor
Motor Baru

Wholesales Motor Baru di 2025 Berpeluang Lampaui 6,4 Juta Unit

Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang

mobil
Aturan TKDN EV

GIAMM Berharap Aturan TKDN EV Diperketat, Serap Komponen Lokal

Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor