Flash Charging BYD Hanya Ekstra Cepat Untuk Model Terbaru
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Menurut GWM ada beberapa masalah teknis yang membuat mereka menahan memasarkan mobil listrik di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Banyak merek-merek China yang menawarkan mobil listrik buat konsumen di Indonesia. Namun langkah berbeda justru dilakukan oleh GWM (Great Wall Motor).
Manufaktur asal Tiongkok satu ini justru menjajakan kendaraan roda empat hybrid dengan model SUV (Sport Utility Vehicle). Mendengar hal tersebut Constantinus Herlijoso, General Manager GWM Indonesia pun buka suara.
Menurutnya tawaran kemudahan dari pemerintah lewat regulasi serta insentif mobil listrik cukup menarik. Namun terdapat beberapa hal yang membuat GWM menahan diri menjual kendaraan setrum.
“Secara teknis banyak yang perlu dipertimbangkan karena ada beberapa syarat harus dipenuhi. Sepintas memang oke, tapi ternyata tidak mudah dijalankan,” ujar Herlijoso di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ia pun menuturkan kalau ada beberapa peraturan perakitan serta produksi mobil listrik belum memiliki regulasi yang jelas di Tanah Air.
“Misalnya masalah suplai baterai, di China sangat berlimpah. Beda dengan di Indonesia, baru satu pabrik penampung daya yang benar-benar beroperasi,” Herlijoso menuturkan.
Meski begitu dia tidak memungkiri kalau GWM tetap berkomitmen menghadirkan kendaraan listrik buat konsumen di Indonesia. Namun hal tersebut tidak dilakukan dalam waktu dekat.
“Akan segera kami matangkan sambil menunggu beberapa hal lagi,” tegas Herlijoso.
Seperti diketahui, GWM bakal mulai memproduksi mobil hybrid secara lokal. Pertama-tama mereka ingin merakit Haval Jolion.
Hal tersebut dilakukan menggunakan fasilitas produksi milik Mercedes-Benz di kawasan Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
“Kita akan mulai produksi sekitar Agustus 2024. Mungkin ada uji cobanya terlebih dulu,” ucap Herlijoso.
Sementara itu Hari Arifianto, Direktur Pemasaran GWM menyebut kalau Haval Jolion dipastikan bakal meluncur di GIIAS 2024. Bahkan pihaknya mulai membuka keran pemesanan.
“Sebenarnya udah bisa dipesan sekarang, buat tanda jadi standar cukup Rp 10 juta saja,” kata Hari.
Hari pun menuturkan kalau mereka bakal mulai mengirim GWM Haval Jolion ke rumah konsumen pada September 2024. Jadi calon pembeli tidak perlu menunggu lama guna mendapatkan unitnya.
Kemudian di 2025, GWM juga berencana mulai memproduksi Haval H6 di pabrik Wanaherang. Sehingga banderol yang ditawarkan jadi lebih terjangkau.
“Harapan kami tahun depan sudah memproduksi Haval H6 di Indonesia jika semua berjalan dengan lancar,” hari menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan