Hyundai Klaim Pengguna Mobil Lebih Suka Tombol Fisik di Kabin

Mobil yang minim tombol fisik cenderung tidak disukai konsumen Hyundai, dianggap merepotkan meskipun modern

Hyundai Klaim Pengguna Mobil Lebih Suka Tombol Fisik di Kabin
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Mobil keluaran terkini seringkali minim tombol fisik guna mengatur fitur-fitur di kendaraan. Alasannya adalah supaya praktis dan kabin terlihat lebih rapi.

Pengaturan fitur kemudian dipindahkan ke headunit. Beberapa manufaktur bahkan membuat opsi untuk penyesuaian spion serta lampu depan ke layar tersebut.

Tentu jadi sesuatu yang cukup membingungkan dan merepotkan bagi pengguna mobil yang sudah terbiasa dengan kehadiran tombol fisik. Hal ini juga kemudian dilihat oleh merek Korea Selatan, Hyundai.

Bos HDNA (Hyundai Design North America) menjelaskan lebih lanjut bahwa mereka merupakan salah satu pabrikan yang ikut jejak Tesla menghadirkan Infotainment Screen pengatur hampir semua fitur kendaraan.

Biaya Ngecas Hyundai Kona Electric, Jakarta-Semarang Rp 100 Ribu
Photo : KatadataOTO

Tetapi akhirnya Hyundai memutuskan untuk mundur selangkah dan mengembalikan kehadiran tombol fisik di kabin pengemudi, seperti pada Kona. Ada alasan di balik keputusan tersebut.

Bukan sekadar karena alasan keamanan ataupun biaya produksi, tetapi konsumen di Amerika Serikat ternyata tidak menyukai absennya tombol fisik buat mengatur fitur.

“Ketika kita menambahkan layar infotainment terintegrasi, kita juga mencoba menambahkan kendali fitur berbasis layar dan konsumen ternyata tidak suka,” kata Ha Hak-soo, Vice President HDNA seperti dikutip Korea JoongAng Daily, Minggu (10/11).

Contoh sederhananya menurut dia, pengaturan suhu lewat layar infotainment membutuhkan lebih banyak ‘effort’ ketimbang sekadar memutar knop atau menekan tombol fisik.

Sehingga pihaknya menilai keberadaan tombol fisik masih diperlukan pada kendaraan keluaran terkini sekalipun.

“Kami melakukan tes dan menyadari orang menjadi stres, terganggu dan kesal ketika mereka ingin mengatur sesuatu dengan cepat tetapi tidak bisa,” tegas dia.

Test Drive All New Kona Electric, EV Lokal Pertama Hyundai
Photo : KatadataOTO

Sebagai informasi all new Hyundai Kona Electric yang dipasarkan di tanah air masih ramai tombol fisik dan sempat jadi sorotan karena berbeda dari mobil listrik keluaran terkini lainnya.

Misalnya tombol pengaturan AC serta mode berkendara. Harapannya bisa memudahkan pengemudi dan tidak hilang fokus selama mengemudikan Kona Electric.

“Berkendara adalah aktivitas yang butuh banyak konsentrasi, jadi ketika ingin menonaktifkan atau mengoperasikan sebuah fitur mata tidak terlalu fokus ke Head Unit atau layar,” kata Bonar Pakpahan, Product Expert HMID (Hyundai Motors Indonesia) di Bekasi beberapa waktu lalu.


Terkini

motor
IMHAX 2026

IMHAX 2026 Catat Transaksi dan Jumlah Pengunjung Meningkat

Pameran IMHAX berhasil mencatatkan rekor baru dalam hal penjualan maupun pengunjung yang datang langsung

news
GAW 2026

GAW 2026 Digelar Serentak di 10 Kota Demi Dongkrak Penjualan

Salah satu pameran otomotif, yakni Gaikindo Auto Week (GAW 2026) akan berlangsung pada akhir November

mobil
Honda Tanggapi Maraknya EV Murah: Belum Akan Gantikan Pasar LCGC

Honda Sebut EV Murah Belum Bisa Gantikan Peran LCGC

Honda meyakini LCGC punya pasarnya sendiri terkhusus untuk pembeli mobil pertama, belum tergantikan EV murah

mobil
Changan Nevo Q05

Penjualan Changan di Indonesia Agustus 2026, Persaingan Ketat

Changan mencatatkan penjualan retail 305 unit sepanjang periode 2026, masih berusaha naik di Agustus 2026

mobil
BYD Atto 2

BYD Atto 2 Terdaftar di Indonesia, Versi Terbarunya Debut

Belum kunjung hadir di RI, BYD Atto 2 versi baru diperkenalkan di negara asalnya dengan sejumlah penyegaran

news
SIM Keliling Bandung

Jangan Salah 2 Lokasi SIM Keliling Bandung 22 September 2026

SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi untuk mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Puluhan Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 22 September 2026

Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan panjang terutama pada jam-jam sibuk

mobil
Daihatsu

Peminat Mobil Daihatsu Bertumbuh 9,1 Persen saat Pasar Lesu

Menurut catatan, Daihatsu berhasil meniagakan hingga 97 ribu mobil baru sejak Januari hingga Agustus 2026