Honda Optimis Pemesanan SUV Bakal Naik di Februari 2025

Honda optimis pemesanan SUV bakal mengalami pertumbuhan di Februari 2025 mengingat momen Lebaran yang akan datang

Honda Optimis Pemesanan SUV Bakal Naik di Februari 2025
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 04 Februari 2025 | 07:00 WIB

KatadataOTO – Honda Prospect Motor melihat permintaan terhadap SUV bakal mengalami peningkatan di Februari. Hal ini karena mobil di segmen tersebut memiliki beragam keunggulan yang bisa memenuhi kebutuhan saat musim mudik Lebaran di akhir Maret 2025.

Pada momen itu, masyarakat umumnya akan mencari kendaraan berkapasitas besar guna mengakomodir perjalanan.

“Mobil berjenis SUV diminati konsumen karena keunggulan seperti kapasitas yang besar, kabin luas sehingga nyaman dipakai dalam perjalanan jarak jauh. Selain itu kendaraan di segmen itu juga memiliki kemampuan menghadapi berbagai kondisi jalan termasuk area sub-urban,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor pada KatadataOTO (03/01).

Tingginya permintaan menjelang Lebaran juga dibarengi oleh penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) pada 13 hingga 23 Februari 2025. Event tersebut bakal mereka manfaatkan guna meningkatkan pemesanan kendaraan.

Penjualan Honda Juli 2024
Photo : Honda Indonesia

“Di IIMS 2025 kami menghadirkan berbagai program penjualan untuk memberikan nilai tambah bagi konsumen. Selain itu Honda menawarkan berbagai kemudahan seperti program cicilan ringan hingga layanan purna jual,” tambahnya.

Penjualan Honda di 2024

Pada 2024 penjualan Honda mengalami tekanan dibandingkan 2023. Hal ini terlihat dari jumlah retailsales mereka yang mencatatkan angka 103.023 unit.

Angka tersebut turun 24.987 unit bila dibandingkan pencapaian tahun lalu. Ketika itu mereka meraih angka penjualan 128.010 unit.

Sementara untuk wholesales, Honda mencatatkan angka sebesar 94.742 unit atau melemah 44.225 unit dari periode serupa tahun lalu yang meraih 138.967 unit.

Meski demikian pencapaian itu telah berhasil membuat mereka duduk di peringkat ketiga pabrikan terlaris di Indonesia.
Honda Brio masih menjadi tulang punggung penjualan dengan melepas 53.913 unit atau 52,3 persen dari total penjualan. Angka itu 2.714 unit lebih sedikit ketimbang pencapaian 2023 sebesar 56.627 unit.
Harga Honda Brio setelah Opsen 66 Persen, Naik Rp 10 Jutaan
Photo : HPM

Kemudian Honda HR-V mencatatkan retail sales sebanyak 17.865 unit. Angka itu  6.871 unit lebih rendah dari sebelumnya sebesar 24.736 unit.

Tekanan juga terlihat pada Honda WR-V yang meraih retail sales 13.820 unit. Angka itu terbilang kecil karena tahun lalu model tersebut mampu mencatatkan angka 18.046 atau 4.226 lebih banyak ketimbang sekarang.


Terkini

motor
IDRS

Mengenal IDRS, Inisiasi Pemeringkatan Keselamatan Motor di RI

IDRS hadir sebagai salah satu inisiator keselamatan deretan produk kendaraan roda dua di dalam negeri

news
Ganjil Genap Jakarta

Ingat 26 Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 11 Juni 2026

Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan untuk memecah kebuntuan arus lalu lintas di jalanan Ibu Kota

news
SIM Keliling Bandung

Jangan Salah, SIM Keliling Bandung Hari Ini ada di Pasar Modern

SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengurus dokumen berkendara pada hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Simak Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 11 Juni 2026

Jangan sampai terlambat, SIM keliling Jakarta tidak melayani prosedur perpanjangan SIM yang kedaluwarsa

komunitas
Classy Modifest 2026

Yamaha Classy Modifest 2026 Sukses Sedot Modifikator Jawa Timur

Yamaha Classy Modifest 2026 perdana di Surabaya sukses diikuti oleh puluhan modifikator di Jawa Timur

news
10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia Mei 2026, Honda Hadapi Tantangan

10 Merek Mobil Terlaris Mei 2026, Honda Masih Merintih

Honda menghadapi tantangan, terdepak dari lima besar merek mobil terlaris Mei 2026 secara wholesales

news
Harga BBM

Ikut Pertamina, Vivo Juga BP Kompak Naikan Harga BBM RON 92 dan 95

Sejumlah SPBU swasta melakukan penyesuaian harga BBM RON 92 serta 95, kebijakan ini berlaku mulai Rabu (10/06)

mobil
Penjualan Mobil Baru

Penjualan Mobil Mei 2026 Turun, Konsumen Tunda Pembelian

Konsumen disebut melakukan penundaan pembelian imbas ketidakpastian ekonomi, penjualan mobil terdampak