Penjualan Honda 2025 Turun Hingga 30 Persen, Ini Penyebabnya
16 Januari 2026, 11:00 WIB
Hino optimis pasar kendaraan komersial bakal tumbuh di 2025 setelah mendapat tekanan hebat pada tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hino optimis tekanan pada industri otomotif yang dirasakan pada 2024 bisa berkurang di tahun ini. Menurunnya agenda politik diharapkan membuat roda perekonomian stabil sehingga pasar kendaraan khususnya komersial dapat tumbuh.
Walau pertumbuhan diperkirakan belum besar tapi setidaknya membantu pabrikan agar bisa bertahan di pasar otomotif nasional.
“Kami berharap bakal ada kenaikan penjualan sebesar dua hingga lima persen dibanding tahun lalu,” ungkap Susilo Darmawan, Sales Director PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) pada media beberapa waktu lalu.
Potensi terbesar yang diperkirakan dapat berkembang adalah dari sektor kendaraan niaga seperti truk. Pasalnya kini jalan tol sudah banyak tersambung sehingga mobilitas menjadi lebih mudah dibanding sebelumnya.
“Selain itu pengiriman barang antar kota juga pastinya akan semakin banyak karena penjualan barang secara online sudah sangat berkembang,” ungkapnya kemudian.
Meski demikian Susilo mengakui bahwa masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi perusahaan di 2025. Salah satunya adalah ketatnya aturan kredit kendaraan bermotor dari perusahaan pembiayaan.
“Sebagian besar penjualan dilakukan secara kredit. Jadi bila perusahaan pembiayaannya sendiri tidak mendukung secara penuh itu akan menjadi tantangan kami,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia menilai banyaknya praktek Over Dimension Over Loading atau biasa dikenal Odol juga memberi dampak negatif. Pasalnya kapasitas yang seharusnya dibawa oleh dua kendaraan dipaksa untuk diangkut oleh satu truk.
“Contohnya kapasitas truk dalam satu kali angkut adalah 20 ton tetapi kemudian dipaksa agar bisa menampung sebesar 35 ton.,” ungkapnya kemudian.
Situasi tersebut dinilai merugikan perusahaan karena jumlah unit yang terjual menjadi lebih sedikit dibanding seharusnya.
Meski demikian dirinya menegaskan bakal melakukan beberapa strategi guna mengoptimalkan penjualan kendaraan di tahun ini. Salah satunya adalah dengan mempertahankan kualitas produk yang telah dikenal baik oleh masyarakat.
“Kami juga memaksimalkan after sales dengan melakukan pelatihan pada teknisi agar sesuai standar. Sehingga harapannya kepuasan pelanggan terjaga,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Januari 2026, 11:00 WIB
14 Januari 2026, 12:00 WIB
14 Januari 2026, 11:00 WIB
02 Januari 2026, 07:00 WIB
23 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
20 Januari 2026, 17:41 WIB
Marc Marquez dikabarkan akan mengabdikan dirinya bersama Ducati selama dua tahun atau sampai MotoGP 2028
20 Januari 2026, 17:21 WIB
Modifikasi simpel namun sporti berupa striping stiker, dirancang untuk BYD Atto 1 oleh Portals Sticker
20 Januari 2026, 14:31 WIB
Ducati MX Team Indonesia akan dibekali motor pabrikan Desmo450 MX, siap debut di ajang motorcross Thailand
20 Januari 2026, 13:00 WIB
Penyegaraan pada Yamaha Lexi LX 155 diharapkan bisa menggairahkan pasar motor matic Indonesia pada 2026
20 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas jadikan Indonesia sebagai negara pertama yang memiliki diler resmi untuk memberi layanan pada pelanggan
20 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski pemesanan sudah dibuka sejak tahun lalu, produksi Lepas L8 baru akan dilakukan mulai bulan depan
20 Januari 2026, 10:00 WIB
Sejumlah motor matic 150 cc yang ditawarkan Yamaha kepada para konsumen mengalami kenaikan di awal 2026
20 Januari 2026, 09:00 WIB
Kebakaran mobil listrik sering berawal dari human error, salah satunya proses pengisian daya yang tidak tepat