Isuzu Berikan Nilai Tambah Bagi Para Pelanggan Setianya
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
Hino optimis pasar kendaraan komersial bakal tumbuh di 2025 setelah mendapat tekanan hebat pada tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hino optimis tekanan pada industri otomotif yang dirasakan pada 2024 bisa berkurang di tahun ini. Menurunnya agenda politik diharapkan membuat roda perekonomian stabil sehingga pasar kendaraan khususnya komersial dapat tumbuh.
Walau pertumbuhan diperkirakan belum besar tapi setidaknya membantu pabrikan agar bisa bertahan di pasar otomotif nasional.
“Kami berharap bakal ada kenaikan penjualan sebesar dua hingga lima persen dibanding tahun lalu,” ungkap Susilo Darmawan, Sales Director PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) pada media beberapa waktu lalu.
Potensi terbesar yang diperkirakan dapat berkembang adalah dari sektor kendaraan niaga seperti truk. Pasalnya kini jalan tol sudah banyak tersambung sehingga mobilitas menjadi lebih mudah dibanding sebelumnya.
“Selain itu pengiriman barang antar kota juga pastinya akan semakin banyak karena penjualan barang secara online sudah sangat berkembang,” ungkapnya kemudian.
Meski demikian Susilo mengakui bahwa masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi perusahaan di 2025. Salah satunya adalah ketatnya aturan kredit kendaraan bermotor dari perusahaan pembiayaan.
“Sebagian besar penjualan dilakukan secara kredit. Jadi bila perusahaan pembiayaannya sendiri tidak mendukung secara penuh itu akan menjadi tantangan kami,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia menilai banyaknya praktek Over Dimension Over Loading atau biasa dikenal Odol juga memberi dampak negatif. Pasalnya kapasitas yang seharusnya dibawa oleh dua kendaraan dipaksa untuk diangkut oleh satu truk.
“Contohnya kapasitas truk dalam satu kali angkut adalah 20 ton tetapi kemudian dipaksa agar bisa menampung sebesar 35 ton.,” ungkapnya kemudian.
Situasi tersebut dinilai merugikan perusahaan karena jumlah unit yang terjual menjadi lebih sedikit dibanding seharusnya.
Meski demikian dirinya menegaskan bakal melakukan beberapa strategi guna mengoptimalkan penjualan kendaraan di tahun ini. Salah satunya adalah dengan mempertahankan kualitas produk yang telah dikenal baik oleh masyarakat.
“Kami juga memaksimalkan after sales dengan melakukan pelatihan pada teknisi agar sesuai standar. Sehingga harapannya kepuasan pelanggan terjaga,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
08 Agustus 2026, 16:14 WIB
05 Agustus 2026, 20:00 WIB
05 Agustus 2026, 10:00 WIB
01 Agustus 2026, 20:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika