Masa Depan Truk Listrik di RI, Masih Jauh dari Realisasi
16 April 2026, 09:00 WIB
Hino optimis pasar kendaraan komersial bakal tumbuh di 2025 setelah mendapat tekanan hebat pada tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hino optimis tekanan pada industri otomotif yang dirasakan pada 2024 bisa berkurang di tahun ini. Menurunnya agenda politik diharapkan membuat roda perekonomian stabil sehingga pasar kendaraan khususnya komersial dapat tumbuh.
Walau pertumbuhan diperkirakan belum besar tapi setidaknya membantu pabrikan agar bisa bertahan di pasar otomotif nasional.
“Kami berharap bakal ada kenaikan penjualan sebesar dua hingga lima persen dibanding tahun lalu,” ungkap Susilo Darmawan, Sales Director PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) pada media beberapa waktu lalu.
Potensi terbesar yang diperkirakan dapat berkembang adalah dari sektor kendaraan niaga seperti truk. Pasalnya kini jalan tol sudah banyak tersambung sehingga mobilitas menjadi lebih mudah dibanding sebelumnya.
“Selain itu pengiriman barang antar kota juga pastinya akan semakin banyak karena penjualan barang secara online sudah sangat berkembang,” ungkapnya kemudian.
Meski demikian Susilo mengakui bahwa masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi perusahaan di 2025. Salah satunya adalah ketatnya aturan kredit kendaraan bermotor dari perusahaan pembiayaan.
“Sebagian besar penjualan dilakukan secara kredit. Jadi bila perusahaan pembiayaannya sendiri tidak mendukung secara penuh itu akan menjadi tantangan kami,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia menilai banyaknya praktek Over Dimension Over Loading atau biasa dikenal Odol juga memberi dampak negatif. Pasalnya kapasitas yang seharusnya dibawa oleh dua kendaraan dipaksa untuk diangkut oleh satu truk.
“Contohnya kapasitas truk dalam satu kali angkut adalah 20 ton tetapi kemudian dipaksa agar bisa menampung sebesar 35 ton.,” ungkapnya kemudian.
Situasi tersebut dinilai merugikan perusahaan karena jumlah unit yang terjual menjadi lebih sedikit dibanding seharusnya.
Meski demikian dirinya menegaskan bakal melakukan beberapa strategi guna mengoptimalkan penjualan kendaraan di tahun ini. Salah satunya adalah dengan mempertahankan kualitas produk yang telah dikenal baik oleh masyarakat.
“Kami juga memaksimalkan after sales dengan melakukan pelatihan pada teknisi agar sesuai standar. Sehingga harapannya kepuasan pelanggan terjaga,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 17:59 WIB
12 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 13:33 WIB
10 April 2026, 08:40 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan