10 Merek Mobil Terlaris September 2026: BYD Berjaya
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
Insentif mobil hybrid sebesar tiga persen dipastikan bakal menurunkan beberapa model Toyota termasuk Zenix
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT TAM (Toyota Astra Motor) punya dua kandidat model untuk diajukan ke pemerintah supaya dapat menerima insentif mobil hybrid, yakni Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross.
Keduanya sudah merupakan rakitan lokal. TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dua model tersebut sudah tembus 80 persen.
Bicara soal insentif, besaran diberikan pemerintah adalah tiga persen. PT TAM memastikan bantuan bakal berdampak pada harga OTR (On The Road) kendaraan hybrid yang mereka ajukan itu.
“Harus turun (harga mobil hybrid Toyota). Sama seperti komitmen kita di PPnBM sebelumnya, setiap ada subsidi dari pemerintah kita transparan dan langsung di-translate ke harga,” kata Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM di Jakarta Selatan, Selasa (17/12).
Harga Kijang Innova Zenix Hybrid sendiri saat ini ditawarkan cukup kompetitif. Tipe terendahnya dilego Rp 477,6 jutaan sedangkan varian teratas Rp 630,6 jutaan.
Kemudian Yaris Cross Hybrid mulai dari Rp 440,6 jutaan sampai Rp 454,9 jutaan, seluruhnya telah dilengkapi rangkaian fitur keselamatan TSS (Toyota Safety Sense).
Hanya saja, Anton belum mau berspekulasi soal persentase penurunan harga atau kisaran banderol OTR Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross HEV setelah menerima insentif mobil hybrid.
“Kalau hitungan kasar (harga setelah insentif) sudah ada, tetapi rasanya lebih baik menunggu juknis (petunjuk teknis). Sepertinya tidak lama lagi,” tegas Anton.
Ketika ditanya soal besaran insentif yakni tiga persen, Anton meyakini angka tersebut masih bisa naik lagi di masa mendatang. Mengingat animo masyarakat terhadap mobil hybrid terus meningkat.
“Saya rasa ada potensi untuk lebih karena ini baru PPnBM. Kami bersyukur di tengah pajak naik dan lainnya, kalau melihat diskusi dengan diler dan konsumen animo mobil hybrid itu semakin tinggi,” ucap Anton.
Sehingga keberadaan insentif dapat terus menjaga daya beli konsumen yang ingin beralih dari kendaraan konvensional menjadi hybrid.
Sebagai informasi belum ada keterangan rinci terkait ketentuan penerima insentif mobil hybrid. Tetapi apabila hanya mengacu pada regulasi yang ada, komitmen investasi dan produksi dalam negeri menjadi salah satu persyaratannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026