Pasar Mobil Hybrid Juli 2026 di Indonesia: PHEV dan HEV Kompak Turun
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Insentif mobil hybrid sebesar tiga persen dipastikan bakal menurunkan beberapa model Toyota termasuk Zenix
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT TAM (Toyota Astra Motor) punya dua kandidat model untuk diajukan ke pemerintah supaya dapat menerima insentif mobil hybrid, yakni Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross.
Keduanya sudah merupakan rakitan lokal. TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dua model tersebut sudah tembus 80 persen.
Bicara soal insentif, besaran diberikan pemerintah adalah tiga persen. PT TAM memastikan bantuan bakal berdampak pada harga OTR (On The Road) kendaraan hybrid yang mereka ajukan itu.
“Harus turun (harga mobil hybrid Toyota). Sama seperti komitmen kita di PPnBM sebelumnya, setiap ada subsidi dari pemerintah kita transparan dan langsung di-translate ke harga,” kata Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM di Jakarta Selatan, Selasa (17/12).
Harga Kijang Innova Zenix Hybrid sendiri saat ini ditawarkan cukup kompetitif. Tipe terendahnya dilego Rp 477,6 jutaan sedangkan varian teratas Rp 630,6 jutaan.
Kemudian Yaris Cross Hybrid mulai dari Rp 440,6 jutaan sampai Rp 454,9 jutaan, seluruhnya telah dilengkapi rangkaian fitur keselamatan TSS (Toyota Safety Sense).
Hanya saja, Anton belum mau berspekulasi soal persentase penurunan harga atau kisaran banderol OTR Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross HEV setelah menerima insentif mobil hybrid.
“Kalau hitungan kasar (harga setelah insentif) sudah ada, tetapi rasanya lebih baik menunggu juknis (petunjuk teknis). Sepertinya tidak lama lagi,” tegas Anton.
Ketika ditanya soal besaran insentif yakni tiga persen, Anton meyakini angka tersebut masih bisa naik lagi di masa mendatang. Mengingat animo masyarakat terhadap mobil hybrid terus meningkat.
“Saya rasa ada potensi untuk lebih karena ini baru PPnBM. Kami bersyukur di tengah pajak naik dan lainnya, kalau melihat diskusi dengan diler dan konsumen animo mobil hybrid itu semakin tinggi,” ucap Anton.
Sehingga keberadaan insentif dapat terus menjaga daya beli konsumen yang ingin beralih dari kendaraan konvensional menjadi hybrid.
Sebagai informasi belum ada keterangan rinci terkait ketentuan penerima insentif mobil hybrid. Tetapi apabila hanya mengacu pada regulasi yang ada, komitmen investasi dan produksi dalam negeri menjadi salah satu persyaratannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk