Denza B5 Siap Dijual di Indonesia, Ini Catatan Kemampuan Off-roadnya
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Geely berhasil masuk ke 10 pabrikan mobil terbesar di dunia setelah mengalahkan Mercedes-Benz dan BMW
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Untuk pertama kalinya perusahaan asal China berhasil menembus 10 pabrikan mobil terbesar di dunia. Catatan ini diciptakan oleh Geely yang didalamnya memiliki beberapa merek kendaraan yaitu Volvo, Lotus, Polestar dan Zeekr.
Pada kuartal pertama pertama 2024 grup ini berhasil menjual sedikitnya 730.000 unit kendaraan, lebih besar ketimbang Mercedes-Benz dan BMW. Geely pun berhak duduk di posisi 10 pabrikan terbesar dunia atau naik dua peringat dibanding kuartal I 2023 yang hanya berada di peringkat 12.
Meski demikian pabrikan mobil terbesar dunia pada kuartal I 2024 masih dipegang Toyota dengan penjualan mencapai 2,52 juta unit. Sementara di peringkat kedua ada Volkswagen yang melepas 2,1 juta unit.
Kemudian Hyundai berhasil duduk di peringkat ketiga setelah mengirim 1,76 juta mobil di seluruh dunia.
Tingginya angka penjualan Geely pada kuartal I disebabkan adanya peningkatan volume penjualan sebesar 27 persen. Demikian juga jumlah ekspor kendaraan yang semakin masif setelah tumbuh 43 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu.
Catatan positif Geely juga semakin terlihat karena adanya tahun baru Imlek yang jatuh pada kuartal pertama 2024. Meski dijadikan hari libur oleh pemerintah tetapi penjualan kendaraan di China dinilai tetap tinggi.
Sementara itu pabrikan China lain juga tercatat semakin memperkuat posisinya. BYD, Changan Automobile, Chery Automobile dan SAIC Motor berhasil masuk ke 20 besar perusahaan otomotif terbesar dunia di kuartal I 2024.
Khusus untuk BYD, pabrikan tersebut kemungkinan semakin berakselerasi di kuartal kedua. Pasalnya mereka akan mengoptimalkan ekspor kendaraan setelah masuk ke pasar baru seperti Eropa dan Asia Tenggara.
Bahkan BYD telah mulai menjual unit mereka di Indonesia sejak awal tahun. Pengiriman unit pun diklaim akan segera dilakukan untuk memuaskan pelanggan.
Tak hanya itu, mulai tahun depan China bakal mampu memproduksi sedikitnya 36 juta kendaraan namun diperkirakan hanya 17 juta yang dijual di dalam negeri. Oleh sebab itu para pabrikan bakal lebih fokus untuk ke pasar ekspor.
|
Brand |
Market Share Dunia (dalam persen) |
|
10,6 |
|
9,5 |
|
7,4 |
|
6,9 |
|
6,5 |
|
5,4 |
|
4,7 |
|
4,7 |
|
4,0 |
|
3,5 |
|
3,2 |
|
3,0 |
|
2,9 |
|
2,7 |
|
2,6 |
|
1,7 |
|
1,4 |
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 17:15 WIB
13 Februari 2026, 11:00 WIB
11 Februari 2026, 11:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
04 Februari 2026, 20:37 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 22:48 WIB
Mitsubishi Xforce edisi Anniversary meluncur di IIMS 2026 dengan penambahan fitur eksterior dan eksterior
13 Februari 2026, 21:34 WIB
BYD terus berinovasi untuk menempatkan diri mereka sebagai pemimpin dalam perkembangan teknologi dan otomotif
13 Februari 2026, 19:22 WIB
BYD Indonesia mampu memberi dampak langsung bagi kelangsungan industri dan ekosistem mobil listrik nasional
13 Februari 2026, 17:55 WIB
BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global
13 Februari 2026, 17:54 WIB
Berbagai model BYD dihadirkan memenuhi kebutuhan konsumen, mobilitas area kota sampai perjalanan jarak jauh
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Setelah terima banyak pemesanan dari Australia, Denza B5 siap dijual di Indonesia. Berikut salah satu daya tariknya yaitu off-road
13 Februari 2026, 16:47 WIB
BYD hadirkan berbagai lini produk lintas segmen untuk konsumen Indonesia dari hatchback, sedan sampai SUV