Wholesales Motor Baru Juli 2026 Melonjak, Sentuh 600 Ribu Unit
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
Menurut data milik Aisi, penjualan motor Indonesia pada Januari sampai April 2024 mengalami penurunan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Tidak hanya penjualan mobil Indonesia saja yang menemui batu sandungan. Namun pasar kendaraan roda dua Tanah Air turut menghadapi badai.
Dalam laporan AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia), penjualan motor domestik mengalami penurunan di empat bulan awal 2024.
Secara Wholesales atau dari pabrik ke diler, hanya ada 2.154.226 motor pada Januari sampai April 2024. Jumlah tersebut turun 1,1 persen jika dibanding dengan periode yang sama di 2023.
Sebab tahun lalu, penjualan motor Indonesia berhasil mencatatkan 2.178.396 unit. Hasil yang cukup baik di awal 2023.
Sementara penjualan motor Indonesia buat ekspor juga melorot. Di 2024 AISI mencatat hanya 149.930 unit saja.
Jumlah di atas turun sekitar delapan persen bila dibandingkan dengan 2023. Tahun lalu berhasil membukukan 163.059 kendaraan roda dua.
Lalu dilihat dari jenisnya, motor matic masih mendominasi pangsa pasar sampai 90,47 persen di domestik. Kedua ditempati Underbone 4,8 persen dan Sport 4,73 persen.
Sedangkan buat ekspor, matic turut merajai penjualan motor Indonesia. Tercatat mendominasi dengan angka 46,34 persen.
Urutan kedua masih diisi oleh Underbone atau motor bebek 26,89 persen. Terakhir Sport dengan catatan 26,78 persen.
Di sisi lain, penjualan motor Indonesia pada April hanya 419.136 unit. Jumlah tersebut anjlok 28,1 persen jika dibandingkan sama Maret 2024, sebab bulan lalu ada 583.747 motor.
Sejumlah faktor digadang-gadang menjadi penyebab penjualan motor Indonesia melorot. Seperti gelaran Pemilu 2024 sampai anjloknya nilai tukar rupiah membuat konsumen menunda pembelian.
"Pasti konsumen berpikir kebutuhan pokok dulu, kalau dilihat kenaikan kebutuhan pokok cukup tinggi," ucap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI beberapa waktu lalu.
Sebagai informasi, AISI menargetkan penjualan motor nasional bisa menyentuh angka 6.5 juta unit sepanjang Januari hingga Desember 2024.
Angka tersebut ditetapkan bukan tanpa alasan, sebab pada 2023 AISI menuai hasil manis. Penjualan motor nasional berhasil menyentuh 6.2 juta unit.
Sekadar mengingatkan, pada 2023 penjualan motor per bulan rata-rata di angka 400 ribu sampai 600 ribu unit. Kemudian terbanyak ada di Maret dengan jumlah 633.155 unit.
Tentu penjualan motor 2023 menjadi paling tinggi dalam tiga tahun terakhir. Apalagi sejak Tanah Air dilanda pandemi Covid-19 pada 2020.
Jumlah di atas sukses melampaui target ditetapkan oleh AISI. Sebab sebelumnya mereka hanya mematok 6.1 juta unit.
Sementara realisasinya bisa lebih dari 6.2 juta unit atau 6.236.992 kendaraan roda dua. Tentu ini merupakan catatan manis bagi industri otomotif di Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
03 Agustus 2026, 17:35 WIB
10 Juli 2026, 11:00 WIB
09 Juli 2026, 21:00 WIB
04 Juli 2026, 21:00 WIB
Terkini
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk memberikan efek jera, besaran denda jika melanggar Ganjil Genap Jakarta ditetapkan sebesar Rp 500 ribu
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini, bisa mendatangi SIM keliling Bandung di dua lokasi
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak daftar lokasinya
19 Agustus 2026, 21:00 WIB
IMHAX 2026 digelar 3 - 6 September 2026 menghadirkan deretan apparel mulai dari brand lokal hingga impor
19 Agustus 2026, 20:13 WIB
Diler baru Omoda & Jaecoo memiliki fasilitas untuk melayani konsumen di wilayah Tangerang dan sekitarnya
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
OLXmobbi mengklaim bahwa selama pameran GIIAS 2026, penjualan mobil bekas meningkat dibandingkan tahun lalu
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Wholesales mobil hybrid yang mencakup PHEV dan HEV turun di periode Juli 2026, Toyota masih terlaris
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Saat ini insentif motor listrik belum dicairkan kepada masyarakat karena masih menunggu penerbitan PMK