Produksi Tesla Model S dan X Disetop, Elon Musk Pilih Bikin Robot
01 Februari 2026, 09:00 WIB
Sebelumnya ada sanksi denda Rp700 juta jika pembeli Tesla Cybertruck jual ulang unit tersebut sebelum 1 tahun
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Tesla sempat jadi perbincangan setelah memberlakukan sanksi denda US$50.000 atau setara Rp700 juta bagi pembeli yang jual ulang Cybertruck dalam jangka waktu kurang dari satu tahun setelah pengiriman unit.
Hal itu tertera pada aturan khusus model Tesla Cybertruck. Pihak pabrikan bakal mencegah pembeli melakukan pengalihan hak milik kendaraan melalui sanksi tersebut.
“Tesla juga bisa menolak untuk menjual model kendaraan lain kepada Anda di masa mendatang,” tulis aturan itu.
Pada intinya pembeli Cybertruck hanya boleh menjual kembali unit yang dibeli jika sudah memperoleh persetujuan dari Tesla. Di luar itu maka konsumen harus bayar denda Rp700 juta.
Namun versi terbaru dokumen Tesla tidak lagi mencantumkan ketentuan denda itu. Bahkan seluruh bagian aturan For Cybertruck Only (khusus model Cybertruck) hilang, seperti ditemukan oleh salah seorang anggota forum pembeli Tesla Cybertruck.
Dengan begitu maka pembeli Cybertruck nanti bisa menjual kembali unitnya setelah dikirim tanpa sanksi denda.
Keputusan tersebut juga menuai beragam reaksi dari para anggota forum. Beberapa menganggap hal itu keputusan baik mengingat ada kemungkinan ternyata konsumen tidak cocok dengan unit yang dibeli.
Hanya saja ini juga bisa jadi kesempatan buat pengecer menjual pikap bertenaga listrik bahkan mungkin dengan harga lebih tinggi, apalagi produksi Cybertruck terbatas dan inden mengular.
Sekadar informasi Tesla Cybertruck akan dikirim ke konsumen mulai akhir November 2023. Disampaikan Elon Musk selaku CEO Tesla, harga resmi dan spesifikasi baru diumumkan setelah unit sampai ke tangan pembeli.
Hingga sekarang reservasi Tesla Cybertruck sudah mencapai 1.9 jutaan, total keuntungan diprediksi US$194 juta atau Rp2.9 triliun dalam kurs rupiah.
Inden diperkirakan mengular sampai 5 tahun ke depan. Mengingat kapasitas produksi Tesla buat pikap listrik tersebut hanya sekitar 125.000 unit.
Bicara harga, Tesla sempat memberikan bocoran kisaran harga Cybertruck yaitu US$39.900 – US$69.900. Dalam kurs rupiah angka ini setara Rp632 jutaan sampai Rp1 miliaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Februari 2026, 09:00 WIB
22 Januari 2026, 14:10 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
03 Januari 2026, 09:00 WIB
24 Desember 2025, 12:00 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 22:48 WIB
Mitsubishi Xforce edisi Anniversary meluncur di IIMS 2026 dengan penambahan fitur eksterior dan eksterior
13 Februari 2026, 21:34 WIB
BYD terus berinovasi untuk menempatkan diri mereka sebagai pemimpin dalam perkembangan teknologi dan otomotif
13 Februari 2026, 19:22 WIB
BYD Indonesia mampu memberi dampak langsung bagi kelangsungan industri dan ekosistem mobil listrik nasional
13 Februari 2026, 17:55 WIB
BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global
13 Februari 2026, 17:54 WIB
Berbagai model BYD dihadirkan memenuhi kebutuhan konsumen, mobilitas area kota sampai perjalanan jarak jauh
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Setelah terima banyak pemesanan dari Australia, Denza B5 siap dijual di Indonesia. Berikut salah satu daya tariknya yaitu off-road
13 Februari 2026, 16:47 WIB
BYD hadirkan berbagai lini produk lintas segmen untuk konsumen Indonesia dari hatchback, sedan sampai SUV