VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi
30 Desember 2025, 16:00 WIB
Pembeli Tesla Cybertruck dilarang menjual kembali unit yang dibeli di satu tahun pertama, ada denda Rp700 juta
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Setelah jadwal produksi terus mundur, Tesla Cybertruck akhirnya bakal dikirimkan ke konsumen mulai 30 November 2023. Namun ada beberapa ketentuan harus dipatuhi oleh seluruh konsumen.
Dalam aturan terbaru khusus model Cybertruck, disebutkan bahwa konsumen tidak boleh menjual kembali unit yang sudah dibeli dalam satu tahun pertama.
Sebagai bentuk ganti rugi dan pencegahan pengalihan hak milik kendaraan, ada denda sebesar US$50.000 setara Rp785.6 jutaan dalam kurs rupiah atau nilai diterima atas penjualan kembali Cybertruck tersebut, tergantung mana yang lebih besar.
“Tesla juga bisa menolak untuk menjual model kendaraan lain kepada Anda di masa mendatang,” tulis aturan tersebut seperti dikutip dari Business Insider, Senin (13/11).
Hanya saja jika konsumen disebut memiliki alasan yang masuk akal buat menjual kembali Cybertruck, Tesla bersedia membelinya dengan harga asli dikurang US$0.25 per 1.6 kilometer.
Jika pihak pabrik tidak membeli maka konsumen nanti diizinkan menjual ke pihak lain, tetap seizin Tesla.
Tapi mengingat software pada mobil listrik Tesla terbilang rumit, menjual kembali unitnya bisa menjadi rumit. Misal fitur Full Self-Driving seharga US$199 per bulan (Rp3.1 jutaan) tidak dapat dialihkan ke pengguna baru.
Sekadar informasi penantian Tesla Cybertruck sudah berlangsung selama 4 tahun. Produksi sempat mundur dari jadwal karena beragam faktor.
Beruntung Elon Musk selaku CEO Tesla akhirnya memberikan kepastian terhadap calon konsumen Cybertruck yang sudah mengantre sejak peluncuran.
Akan diproduksi di Texas Gigafactory, fasilitas berkapasitas 125.000 diharapkan membuat konsumen tidak perlu menunggu lama buat Cybertruck. Bahkan Elon punya target produksi 250.000 unit per tahun.
Jadi hal yang sangat ditunggu karena inden Tesla Cybertruck diprediksi sampai 5 tahun. Tidak ketinggalan konsumen Indonesia seperti Bambang Soesatyo selaku Ketua MPR RI kabarnya ikut memesan pikap bertenaga listrik itu.
Jika berminat bisa melakukan pemesanan Cybertruck lewat IU (Importir Umum) Prestige Motorcars. Calon konsumen harus menyiapkan uang muka Rp100 juta untuk masuk antrean inden.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
29 Desember 2025, 15:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya
30 Desember 2025, 11:00 WIB
Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang
30 Desember 2025, 10:00 WIB
Yamaha tengah mencari formulasi yang tepat buat memasarkan motor listrik Neos kepada konsumen di Indoensia
30 Desember 2025, 09:00 WIB
Enduro Service tawarkan beragam layanan seperti penggantian oli mobil dan motor sampai ganti air filter