Honda Super One Goda Petrolhead untuk Beralih ke Mobil Listrik
16 Juli 2026, 07:00 WIB
Pembeli Tesla Cybertruck dilarang menjual kembali unit yang dibeli di satu tahun pertama, ada denda Rp700 juta
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Setelah jadwal produksi terus mundur, Tesla Cybertruck akhirnya bakal dikirimkan ke konsumen mulai 30 November 2023. Namun ada beberapa ketentuan harus dipatuhi oleh seluruh konsumen.
Dalam aturan terbaru khusus model Cybertruck, disebutkan bahwa konsumen tidak boleh menjual kembali unit yang sudah dibeli dalam satu tahun pertama.
Sebagai bentuk ganti rugi dan pencegahan pengalihan hak milik kendaraan, ada denda sebesar US$50.000 setara Rp785.6 jutaan dalam kurs rupiah atau nilai diterima atas penjualan kembali Cybertruck tersebut, tergantung mana yang lebih besar.
“Tesla juga bisa menolak untuk menjual model kendaraan lain kepada Anda di masa mendatang,” tulis aturan tersebut seperti dikutip dari Business Insider, Senin (13/11).
Hanya saja jika konsumen disebut memiliki alasan yang masuk akal buat menjual kembali Cybertruck, Tesla bersedia membelinya dengan harga asli dikurang US$0.25 per 1.6 kilometer.
Jika pihak pabrik tidak membeli maka konsumen nanti diizinkan menjual ke pihak lain, tetap seizin Tesla.
Tapi mengingat software pada mobil listrik Tesla terbilang rumit, menjual kembali unitnya bisa menjadi rumit. Misal fitur Full Self-Driving seharga US$199 per bulan (Rp3.1 jutaan) tidak dapat dialihkan ke pengguna baru.
Sekadar informasi penantian Tesla Cybertruck sudah berlangsung selama 4 tahun. Produksi sempat mundur dari jadwal karena beragam faktor.
Beruntung Elon Musk selaku CEO Tesla akhirnya memberikan kepastian terhadap calon konsumen Cybertruck yang sudah mengantre sejak peluncuran.
Akan diproduksi di Texas Gigafactory, fasilitas berkapasitas 125.000 diharapkan membuat konsumen tidak perlu menunggu lama buat Cybertruck. Bahkan Elon punya target produksi 250.000 unit per tahun.
Jadi hal yang sangat ditunggu karena inden Tesla Cybertruck diprediksi sampai 5 tahun. Tidak ketinggalan konsumen Indonesia seperti Bambang Soesatyo selaku Ketua MPR RI kabarnya ikut memesan pikap bertenaga listrik itu.
Jika berminat bisa melakukan pemesanan Cybertruck lewat IU (Importir Umum) Prestige Motorcars. Calon konsumen harus menyiapkan uang muka Rp100 juta untuk masuk antrean inden.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
13 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Juli 2026, 12:41 WIB
Mitsubishi Xforce Hybrid resmi dipasarkan untuk konsumen hari ini dengan banderol Rp 400 jutaan di Jakarta
16 Juli 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik mungil Honda Super One bakal hadir di GIIAS 2026, mengincar pengguna mobil konvensional
16 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem pengaturan lalu lintas di Ibu Kota hingga saat ini masih mengandalkan ganjil genap Jakarta salah satunya
16 Juli 2026, 06:00 WIB
Ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan sebelum melakukan perpanjangan SIM di SIM keliling Jakarta
15 Juli 2026, 20:00 WIB
Toyota Motor Manufacturing Indonesia bertekad untuk terus melahirkan siswa-siswa SMK yang berkualitas
15 Juli 2026, 19:05 WIB
Versi produksi dari Chery X tampaknya sudah mulai dites jalan, bakal diperkenalkan secara resmi di GIIAS 2026
15 Juli 2026, 09:00 WIB
Pada bulan ini beberapa harga motor matic 150 cc mengalami kenaikan, sementara untuk jumlahnya bervariasi
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Insentif EV, menurut Gaikindo seharusnya bisa diperluas ke jenis berbagai kendaraan ramah lingkungan lain