BYD Berhasil Mendorong Penjualan Mobil Listrik Nasional
14 Februari 2026, 10:30 WIB
Pabrikan otomotif Chrysler pamer head unit raksasa yang dibuat khusus EV, canggih dan dilengkapi teknologi AI
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Perusahaan otomotif Chrysler akan jadi merek pertama yang memperkenalkan head unit berukuran 37.2 inci untuk kendaraan listrik di pasar Amerika Utara. Ini menjadi langkah awal pengembangan teknologi dari Stellantis.
Chrysler pamer head unit raksasa dan dibuat berdasarkan platform kendaraan listrik milik Stellantis yakni STLA. Stellantis sendiri memiliki empat platform kendaraan listrik murni yang terdiri dari STLA Small, STLA Medium, STLA Large dan STLA Frame.
Dikutip dari Carscoops, Rabu (4/1) Chrysler perkenalkan head unit tersebut pada gelaran CES (Consumer Electronics Show) 2023 di Las Vegas pekan ini. Inovasinya dipasangkan ke kokpit dua penumpang tanpa bodi mobil.
Desainnya menggunakan basis Airflow Concept yang sebelumnya diperkenalkan Chrysler di CES 2022 sehingga tampilannya bisa dibilang serupa.
Saking besarnya head unit tersebut menjangkau keseluruhan bagian dasbor. Ini membedakannya dengan head unit yang biasa disematkan pada mobil.
Heda unit atau layer infotainment ini dilengkapi beragam fitur salah satunya adalah teknologi otonom. Chrysler juga menyebut head unit dibekali dengan teknologi AI yang sudah mumpuni.
Dengan penggunaan AI nantinya fitur-fitur pada head unit dapat mempelajari kebiasaan dan preferensi pemiliknya seiring berjalannya waktu. Pembaruan berkala juga memungkinkan pabrikan untuk menambah fungsi pada software STLA Brain agar terus up-to-date.
Sistemnya juga terintegrasi bersama Virtual Assistant yang bisa mengsinkronkan kebiasaan sang pemilik kendaraan. Fungsi ini memungkinkan software memberi saran rute, rekomendasi parkir dan lokasi pengisian daya mobil, dihubungkan dengan Smart Home atau bahkan layanan e-commerce.
Chrysler juga menjanjikan teknologi autonomous driving level 3. Menggunakan teknologi ini pengemudi bisa membiarkan kendaraan mengendalikan kemudi berkat STLA AutoDrive Technology.
Selain itu material desain kokpitnya juga menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan seperti pemakaian plastik daur ulang. Pilihan material ramah lingkungan terbilang menarik misalnya area lantai berbahan kayu walnut menambah kesan modern dan mewah pada interior.
Untuk diketahui Chrysler berencana untuk memperkenalkan kendaraan listrik murni atau EV (Electric Vehicle) pertamanya pada 2025. Lini kendaraannya akan sepenuhnya mobil listrik di 2028.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 10:30 WIB
13 Februari 2026, 17:55 WIB
12 Februari 2026, 18:00 WIB
11 Februari 2026, 13:00 WIB
08 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara