Bos GWM Nilai Mobil Cina Masih Tertinggal dari Jepang dan Eropa
23 Februari 2026, 18:00 WIB
Belum berminat bawa sub merek lain yang menyasar anak muda, BYD pede jual mobil listrik ke first car buyer
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD hadir perdana di IIMS 2024 menjual tiga model mobil listrik yakni Dolphin, Atto 3 dan Seal. Mereka juga memamerkan MPV mahal Denza D9 kepada pengunjung.
Untuk diketahui Denza merupakan joint venture antara BYD dan Daimler. Unit dihadirkan masih berkonfigurasi setir kiri.
Masih ada beberapa sub merek lagi dihadirkan demi menyasar lebih banyak pasar. Namun BYD justru tidak berminat menghadirkan lini lain karena beberapa alasan.
Saat ini BYD pede jual mobil listrik ke anak muda dan bahkan first car buyer meski tanpa sub brand spesifik seperti yang telah diterapkan di China.
Hal ini disampaikan oleh Jacob Ma selaku Head of Training & Assistant President Director BYD Motor Indonesia.
“Saya rasa selama pameran IIMS 2024 saya melihat banyak orang muda membeli BYD sebagai mobil pertama mereka. Menurut saya mindset mereka sekarang sudah berubah,” ucap Jacob merespon pertanyaan KatadataOTO di JIExpo Kemayoran, Rabu (21/2).
Ia menegaskan yang diperhatikan oleh konsumen sekarang lebih mementingkan sensasi berkendara ketimbang harga.
Ketika mencoba mobil listrik BYD buat pertama kali Jacob mengatakan banyak konsumen justru yakin karena sensasi berkendara ditawarkan beda dari mobil konvensional.
“Jadi buat saya ini bukan masalah kendaraan pertama atau bagaimana, tapi lebih ke produk,” ungkap Jacob.
Pada awal gelaran pameran BYD ungkap harga ketiga lini mobil listriknya. Model entry level BYD Dolphin dibanderol Rp 425 jutaan dan Atto 3 Rp 515 jutaan.
Sedangkan sedan listrik BYD Seal mulai Rp 629 jutaan sampai Rp 719 jutaan. Seal sendiri digadang jadi rival terberat Hyundai Ioniq 6 yang sekarang dilego Rp 1,1 miliar.
Semua model BYD masih berstatus CBU (completely built up) atau impor utuh dari negara asalnya yakni China.
Namun tidak menutup kemungkinan di masa mendatang bakal diproduksi lokal saat sudah ada pabrik, sehingga harga berpotensi turun dan jadi lebih kompetitif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Februari 2026, 18:00 WIB
23 Februari 2026, 11:00 WIB
18 Februari 2026, 17:00 WIB
18 Februari 2026, 09:00 WIB
18 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 20:50 WIB
Geely membukukan 1.776 SPK termasuk Zeekr, EX2 mendominasi 80 persen dari keseluruhan pemesanan selama IIMS 2026
25 Februari 2026, 16:00 WIB
Agrinas Pangan Nusantara memberikan kesempatan bagi Mitsubishi Fuso Canter jadi armada Koperasi Merah Putih
25 Februari 2026, 15:00 WIB
MotoGP SEG yang dulu dikenal Dorna tengah menyiapkan aturan terbaru untuk meminimalisir gap gaji pembalap
25 Februari 2026, 14:00 WIB
Beberapa harga mobil LCGC terpantau terkoreksi, bisa menjadi opsi buat Anda saat musim mudik Lebaran 2026
25 Februari 2026, 13:00 WIB
KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi
25 Februari 2026, 12:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada akhir Februari 2026 masih belum mengalami perubahan bila dibanding sebelumnya
25 Februari 2026, 11:00 WIB
GAC Indonesia berhasil mendapat hasil baik di IIMS 2026 dengan meraih 2.095 setelah memberi promo potongan harga
25 Februari 2026, 10:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI