Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
BMW kirim mobil tanpa android auto dan apple carplay karena adanya kelangkaan cip semikonduktor yang masih mendera
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kelangkaan cip semi konduktor yang melanda seluruh dunia menyebabkan sejumlah pabrikan mobil melakukan beberapa strategi. Salah satunya adalah BMW hingga terpaksa mengirimkan kendaraan tanpa fitur tertentu.
Dilansir dari Carscoops, bahwa ada beberapa mobil yang dikirimkan tanpa terpasang Android Auto dan Apple Carplay. Hal ini dilakukan karena menghindari terjadinya penumpukan stok di pabrik.
Kendaraan yang terpengaruh adalah hasil produksi 4 bulan pertama 2022 dengan kode produksi ‘6P1’. Unit tersebut dikirimkan untuk memenuhi kebutuhan di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Perancis, Italia, Spanyol dan Inggris.
“Dibanding menunda produksi atau serah terima hingga pengerjaan pembaruan perangkat lunak selesai, kami telah mengirimkan beberapa mobil kepada pelanggan dengan informasi bahwa Apple CarPlay, Android Auto dan Wi-Fi akan tersedia melalui pembaruan pada akhir Juni,” ungkap Phil Dilanni, Juru Bicara BMW.
Dikutip dari Antara, langkah yang dilakukan BMW ini bukanlah untuk pertama kali. Sebelumnya juga mereka mengirimkan beberpaa model tanpa latar sentuh karena kekurangan cip namun beruntung solusinya cukup sederhana sehingga pelanggan tidak perlu ke bengkel resmi untuk melakukan update.
Cip semikonduktor merupakan salah satu perangkat yang sangat penting pada mobil khususnya di era modern seperti sekarang ini. Sayangnya komponen tersebut menjadi sangat sulit didapatkan karena adanya pandemi Covid-19.
Produksi cip memang telah membaik dari waktu ke waktu namun tetap belum bisa memenuhi permintaan pasar otomotif. Tidak heran bila produksi kendaraan secara global terbilang masih belum stabil.
Hingga kini belum ada kepastian kapan ketersediaan cip semikonduktor akan kembali normal. Terlebih kondisi saat ini semakin pelik setelah adanya perang antara Rusia dan Ukraina yang merupakan produsen komponen cip tersebut.
Permasalahan cip semi konduktor bahkan juga menghantam pabrikan mobil Indonesia, khususnya Honda. Beberapa model seperti Honda BR-V dan HR-V mengalami hambatan pada proses produksi sehingga menyebabkan waktu inden yang cukup panjang.
Meski demikian Honda Indonesia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan beragam penyesuaian produksi. Dengan demikian diharapkan seluruh pemesanan bisa dipenuhi dalam waktu dekat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
31 Juli 2026, 19:23 WIB
31 Juli 2026, 16:24 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan