Penjualan Merek Mobil Mewah Agustus 2026: BMW dan Lexus Sumringah
17 September 2026, 15:00 WIB
BMW kirim mobil tanpa android auto dan apple carplay karena adanya kelangkaan cip semikonduktor yang masih mendera
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kelangkaan cip semi konduktor yang melanda seluruh dunia menyebabkan sejumlah pabrikan mobil melakukan beberapa strategi. Salah satunya adalah BMW hingga terpaksa mengirimkan kendaraan tanpa fitur tertentu.
Dilansir dari Carscoops, bahwa ada beberapa mobil yang dikirimkan tanpa terpasang Android Auto dan Apple Carplay. Hal ini dilakukan karena menghindari terjadinya penumpukan stok di pabrik.
Kendaraan yang terpengaruh adalah hasil produksi 4 bulan pertama 2022 dengan kode produksi ‘6P1’. Unit tersebut dikirimkan untuk memenuhi kebutuhan di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Perancis, Italia, Spanyol dan Inggris.
“Dibanding menunda produksi atau serah terima hingga pengerjaan pembaruan perangkat lunak selesai, kami telah mengirimkan beberapa mobil kepada pelanggan dengan informasi bahwa Apple CarPlay, Android Auto dan Wi-Fi akan tersedia melalui pembaruan pada akhir Juni,” ungkap Phil Dilanni, Juru Bicara BMW.
Dikutip dari Antara, langkah yang dilakukan BMW ini bukanlah untuk pertama kali. Sebelumnya juga mereka mengirimkan beberpaa model tanpa latar sentuh karena kekurangan cip namun beruntung solusinya cukup sederhana sehingga pelanggan tidak perlu ke bengkel resmi untuk melakukan update.
Cip semikonduktor merupakan salah satu perangkat yang sangat penting pada mobil khususnya di era modern seperti sekarang ini. Sayangnya komponen tersebut menjadi sangat sulit didapatkan karena adanya pandemi Covid-19.
Produksi cip memang telah membaik dari waktu ke waktu namun tetap belum bisa memenuhi permintaan pasar otomotif. Tidak heran bila produksi kendaraan secara global terbilang masih belum stabil.
Hingga kini belum ada kepastian kapan ketersediaan cip semikonduktor akan kembali normal. Terlebih kondisi saat ini semakin pelik setelah adanya perang antara Rusia dan Ukraina yang merupakan produsen komponen cip tersebut.
Permasalahan cip semi konduktor bahkan juga menghantam pabrikan mobil Indonesia, khususnya Honda. Beberapa model seperti Honda BR-V dan HR-V mengalami hambatan pada proses produksi sehingga menyebabkan waktu inden yang cukup panjang.
Meski demikian Honda Indonesia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan beragam penyesuaian produksi. Dengan demikian diharapkan seluruh pemesanan bisa dipenuhi dalam waktu dekat.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 13:23 WIB
18 Agustus 2026, 21:30 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik
30 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak
30 September 2026, 06:00 WIB
Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang
30 September 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya
29 September 2026, 21:26 WIB
Spacer pada mobil membantu memperbaiki proporsi ban dengan fender, namun pemilik perlu mengenali risikonya
29 September 2026, 16:17 WIB
Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang akan menjual Mitsubishi Pajero terbaru, ini kisaran harganya
29 September 2026, 14:39 WIB
Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia, wajib meningkatkan TKDN sampai 80 persen pada 2030 mendatang
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan