Geely dan Zeekr Amankan 1.776 SPK di IIMS 2026, EX2 Terlaris
25 Februari 2026, 20:50 WIB
Diler MG Fatmawati yang diresmikan September 2024 sudah tutup, per Oktober 2025 beralih jadi outlet Geely
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah Neta, satu lagi merek Cina menutup operasional dilernya di Indonesia yakni Morris Garage atau MG.
Diler MG Fatmawati sebelumnya diresmikan pada 26 September 2024, melayani perbaikan, penjualan sampai penjualan suku cadang alias berstatus 3S.
Belum genap satu tahun, beberapa waktu lalu diketahui diler tersebut sudah tak lagi beroperasi.
Padahal outlet tersebut berada di lokasi yang strategis. Imbas penutupan diler itu, konsumen bisa memanfaatkan fasilitas terdekat lain di kawasan Pondok Indah maupun Puri.
Tidak lama berselang, ternyata diler MG Fatmawati digantikan oleh Geely, merek Tiongkok yang merupakan salah satu pendatang baru di dalam negeri.
Hal ini juga terlihat dalam keterangan lokasi tercantum di Google Maps. Outlet itu tadinya bernuansa merah khas MG, digantikan dominasi kelir hitam berlogo Geely di bagian depan.
Berbeda dari MG, Geely fokus menghadirkan lini elektrifikasi baik mobil listrik maupun Plug-in Hybrid Electric Vehicle.
Kehadiran diler Geely bermaksud mengejar target untuk membuka setidaknya 100 diler di seluruh Indonesia dalam waktu tiga tahun.
Alasan penutupan diler MG Fatmawati tidak pernah dijelaskan secara gamblang. Namun penjualan mungkin menjadi salah satu faktor yang berperan.
Di antara deretan mobil Cina lain, MG mencatatkan penjualan yang cukup rendah.
Per Agustus 2025, secara retail (diler ke konsumen) MG hanya berhasil menyalurkan 151 unit mobil.
Sementara rival pendatang baru seperti Geely menorehkan angka lebih banyak di 281 unit.
Posisi MG juga semakin terancam setelah kehadiran manufaktur lain, menawarkan produk baru dengan banderol kompetitif seperti Jaecoo.
Jika bicara soal produk elektrifikasi, MG menawarkan dua model mobil listrik dan satu mobil hybrid di kisaran harga Rp 300 juta sampai Rp 400 jutaan on the road Jakarta.
Sedangkan satu produk lainnya merupakan sports car bertenaga listrik yakni MG Cyberster dengan harga fantastis di atas Rp 1 miliar.
Strategi penjualan dan portofolio produk di tengah tantangan ekonomi dan perlambatan daya beli masyarakat berperan sangat penting saat ini.
Dengan kehadiran merek lain memboyong lebih banyak variasi produk, MG tampak mulai kesulitan menyaingi gempuran manufaktur Cina di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Februari 2026, 20:50 WIB
23 Februari 2026, 18:00 WIB
23 Februari 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 17:00 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 20:50 WIB
Geely membukukan 1.776 SPK termasuk Zeekr, EX2 mendominasi 80 persen dari keseluruhan pemesanan selama IIMS 2026
25 Februari 2026, 16:00 WIB
Agrinas Pangan Nusantara memberikan kesempatan bagi Mitsubishi Fuso Canter jadi armada Koperasi Merah Putih
25 Februari 2026, 15:00 WIB
MotoGP SEG yang dulu dikenal Dorna tengah menyiapkan aturan terbaru untuk meminimalisir gap gaji pembalap
25 Februari 2026, 14:00 WIB
Beberapa harga mobil LCGC terpantau terkoreksi, bisa menjadi opsi buat Anda saat musim mudik Lebaran 2026
25 Februari 2026, 13:00 WIB
KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi
25 Februari 2026, 12:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada akhir Februari 2026 masih belum mengalami perubahan bila dibanding sebelumnya
25 Februari 2026, 11:00 WIB
GAC Indonesia berhasil mendapat hasil baik di IIMS 2026 dengan meraih 2.095 setelah memberi promo potongan harga
25 Februari 2026, 10:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI