Belum Genap Setahun, Diler MG Fatmawati Tutup Digantikan Geely

Diler MG Fatmawati yang diresmikan September 2024 sudah tutup, per Oktober 2025 beralih jadi outlet Geely

Belum Genap Setahun, Diler MG Fatmawati Tutup Digantikan Geely
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Setelah Neta, satu lagi merek Cina menutup operasional dilernya di Indonesia yakni Morris Garage atau MG.

Diler MG Fatmawati sebelumnya diresmikan pada 26 September 2024, melayani perbaikan, penjualan sampai penjualan suku cadang alias berstatus 3S.

Belum genap satu tahun, beberapa waktu lalu diketahui diler tersebut sudah tak lagi beroperasi.

Padahal outlet tersebut berada di lokasi yang strategis. Imbas penutupan diler itu, konsumen bisa memanfaatkan fasilitas terdekat lain di kawasan Pondok Indah maupun Puri.

Diler MG Fatmawati beralih fungsi jadi Geely
Photo : Screenshot Google Maps

Tidak lama berselang, ternyata diler MG Fatmawati digantikan oleh Geely, merek Tiongkok yang merupakan salah satu pendatang baru di dalam negeri.

Hal ini juga terlihat dalam keterangan lokasi tercantum di Google Maps. Outlet itu tadinya bernuansa merah khas MG, digantikan dominasi kelir hitam berlogo Geely di bagian depan.

Berbeda dari MG, Geely fokus menghadirkan lini elektrifikasi baik mobil listrik maupun Plug-in Hybrid Electric Vehicle.

Kehadiran diler Geely bermaksud mengejar target untuk membuka setidaknya 100 diler di seluruh Indonesia dalam waktu tiga tahun.

Alasan penutupan diler MG Fatmawati tidak pernah dijelaskan secara gamblang. Namun penjualan mungkin menjadi salah satu faktor yang berperan.

Di antara deretan mobil Cina lain, MG mencatatkan penjualan yang cukup rendah.

Per Agustus 2025, secara retail (diler ke konsumen) MG hanya berhasil menyalurkan 151 unit mobil.

Sementara rival pendatang baru seperti Geely menorehkan angka lebih banyak di 281 unit.

Posisi MG juga semakin terancam setelah kehadiran manufaktur lain, menawarkan produk baru dengan banderol kompetitif seperti Jaecoo.

Jika bicara soal produk elektrifikasi, MG menawarkan dua model mobil listrik dan satu mobil hybrid di kisaran harga Rp 300 juta sampai Rp 400 jutaan on the road Jakarta.

Diler MG Fatmawati beralih fungsi jadi Geely
Photo : Screenshot Google Maps

Sedangkan satu produk lainnya merupakan sports car bertenaga listrik yakni MG Cyberster dengan harga fantastis di atas Rp 1 miliar.

Strategi penjualan dan portofolio produk di tengah tantangan ekonomi dan perlambatan daya beli masyarakat berperan sangat penting saat ini.

Dengan kehadiran merek lain memboyong lebih banyak variasi produk, MG tampak mulai kesulitan menyaingi gempuran manufaktur Cina di Tanah Air.


Terkini

komunitas
Honda Bikers Day 2026

Honda Bikers Day 2026 Diramaikan Lebih dari 32 Ribu Peserta

Honda Bikers Day 2026 sukses diselenggarakan di Lapangan Panglima Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah

otosport
Marc Marquez

Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marquez Menang

Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan

otosport
MotoGP Australia 2026

Link Live Streaming MotoGP Australia 2026: Marquez Siap Dominasi

Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin

komunitas
Honda Bikers Day 2026

Puluhan Ribu Pengendara Siap Ramaikan Honda Bikers Day 2026

Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah

motor
Astra Motor

Strategi Astra Motor Tingkatkan Budaya Aman Berkendara di Jateng

Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan

motor
Motor REEV Chery

Chery Daftarkan Paten Motor REEV, Mirip Yamaha Fino

Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV

mobil
Denza

BYD Dituntut Pemegang Merek Denza di RI Pasca Ganti Nama

Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun

news
PEVS 2026

PEVS 2026 Akan Digelar Pekan Depan, Ada 9 Merek Mobil Listrik

PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain