Beli Mobil Suzuki Bisa Dapat Hadiah Logam Mulia dan Sepeda Motor

Beli mobil Suzuki bisa mengikuti program Pesta Akhir Tahun dengan hadiah langsung berupa logam mulia dan sepeda motor

Beli Mobil Suzuki Bisa Dapat Hadiah Logam Mulia dan Sepeda Motor
Adi Hidayat

TRENOTO – PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) gelar program penjualan bertajuk ‘Pesta Akhir Tahun’. Dengan promo ini maka calon pelanggan berkesempatan mendapat beragam kemudahan pembelian hingga hadiah logam mulia dan sepeda motor saat beli mobil Suzuki.

Randy R. Murdoko, Asst. to Dept. Head 4W Sales PT SIS mengatakan bahwa promo ‘Pesta Akhir Tahun’ merupakan cara untuk meningkatkan penjualan. Tak hanya itu, promo ini juga dinilai sangat menguntungkan pelanggan.

“Kesempatan seperti ini sangat disayangkan jika sampai tidak dimanfaatkan oleh calon konsumen untuk mendapatkan kendaraan impiannya,” ungkap Randy.

Photo : Suzuki Finance Indonesia

Dalam program tersebut, pelanggan yang melakukan pembeluan Suzuki Ertiga, XL7 dan SX4 S-Cross akan berkesemapatan mendapat hadiah langsung berupa logam mulia. Mereka juga berhak mendapat tambahan cashback sebesar Rp4 juta, khusus untuk pelanggan tukar tambah kendaraan melalui Auto Value.

Selain hadiah langsung, pelanggan juga berhak atas beragam kemudahan pembelian. Untuk Suzuki Ertiga dan XL7 maka cukup mengeluarkan DP sebesar 10 persen, potongan angsuran, bunga rendah serta tenor hingga 7 tahun.

Suzuki juga memberi promo khusus untuk pelanggan Baleno. Dalam program disampaikan bahwa konsumen bisa mendapat penawaran DP 10 persen, potongan angsuran, bunga rendah serta tenor cicilan selama 7 tahun.

Photo : Suzuki Finance Indonesia

Untuk pelanggan kendaraan komesial, Suzuki telah menyiapkan kemudahan untuk pelanggan Carry Pick Up. Dalam program pelanggan bisa mendapat hadiah langsung berupa sepeda motor, DP rendah, bunga kredit khusus hingga cicilan selama 5 tahun.

Penawaran ini tentunya menarik karena Baleno merupakan salah satu mobil terbaru Suzuki sementara Ertiga, XL7 dan Carry adalah tulang punggung penjualan. Promo untuk model-model tersebut diyakini cukup untuk meningkatkan penjualan hingga akhir tahun nanti.

“Kami harap hadirnya promo Pesta Akhir Tahun konsumen dapat menyambut hari baru dengan mobil dari Suzuki. Untuk segera mendapatkannya, calon konsumen cukup datang langsung ke diler resmi terdekat,” tutup Randy.

Hadirnya promo tentunya diharapkan dapat mendorong penjualan Suzuki di Indonesia. Pada Agustus 2022, pabrikan asal Jepang tersebut berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 7.816 unit atau meningkat 15 persen dibanding Juli 2022.


Terkini

mobil
Denza D9

BYD Punya 6 Opsi Nama Baru Denza untuk Pasar Indonesia

BYD kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, berpotensi ganti nama Denza khusus pasar Indonesia

news
Harga BBM

Harga BBM BP AKR Naik Ikuti Pertamina di April 2026, Vivo Tetap

Pertamina dan BP AKR menaikan harga BBM mereka pada Sabtu (18/04) hingga menyentuh Rp 25 ribu per liter

news
ACC Carnival

ACC Carnival Samarinda Tawarkan Sejumlah Promo Andalan

ACC Carnival kini berkunjung ke kota Samarinda, Kalimatan Timur untuk memberikan kemudahan konsumen di sana

mobil
Wuling Eksion

Peluncuran Wuling Eksion Semakin Dekat, Segini Kisaran Harganya

Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris di Maret 2026, Calya Ungguli Brio Satya

Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit

mobil
BMW Festival of Joy

Pameran Khusus BMW Digelar di Jakarta, Ada Mini Edisi Spesial

Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya

otosport
Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross

mobil
Ford Everest Sport

Ford Dukung Larangan Mobil Cina Mengaspal di Amerika Serikat

Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka