Mobil Listrik Chery J6T CSH, SUV Boxy Beridentitas Adventure
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
Naxtra adalah baterai sodium-ion alternatif LFP dan lithium ion, diproduksi CATL mulai Desember 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Perusahaan baterai asal Cina, CATL memperkenalkan sumber penampung daya mobil listrik sodium-ion pertama mereka bernama Naxtra.
Dihadirkan pada April 2025, Naxtra digadang sebagai baterai sodium-ion produksi massal pertama di dunia. Ini menjadi alternatif baru lithium ion dengan karakteristik dan biaya mirip LFP.
Baterai sodium-ion membuat manufaktur tidak bergantung pada kandungan mineral pada lithium ion dan harganya bisa jauh lebih murah dari LFP.
Baterai Naxtra memiliki densitas energi 175 Wh/kg, tertinggi di kelasnya dan menyamai LFP yang banyak digunakan di mobil listrik keluaran Tiongkok.
Per 5 September 2025, Naxtra berhasil lolos sertifikasi GB 38031-2025 Safety Requirements for Power Batteries of Electric Vehicle sebagai standar di Cina.
Sertifikasi GB 38031-2025 memastikan sistem baterai tidak mengeluarkan api atau meledak paling tidak dua jam setelah kejadian termal.
Baterai juga tidak boleh mengeluarkan asap yang dapat mencemari kabin penumpang.
Lalu penampung daya diuji dengan siklus fast charging dari 20 persen ke 80 persen, sebanyak 300 kali.
Rangkaian pengujian itu dilakukan oleh pihak ketiga yakni Automotive Testing Centre of China Automotive Technology and Research Centre (CATARC).
“Baterai Naxtra CATL mendemonstrasikan performa keamanan baik di level sel maupun paket baterai, sukses lolos semua tes,” tulis laporan Carnewschina, dikutip Rabu (10/09).
Material sodium-ion disebut dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap sumber daya lithium.
Kemudian ekosistem baterainya lebih aman dan mumpuni, terkhusus untuk mobil listrik yang digunakan di wilayah dengan temperatur sangat rendah.
Biaya produksinya secara keseluruhan masih mirip dengan lithium ion. Tetapi seiring perkembangan dan peningkatan produksi massal, perlahan harganya bisa semakin kompetitif.
Di samping itu, kimia ion natrium pada baterai sodium-ion diklaim stabil sehingga lebih tahan beradaptasi di cuaca ekstrem baik panas maupun dingin.
Di atas kertas, CATL mengklaim Naxtra dapat mempertahankan kapasitas 90 persen dan bisa digunakan di temperatur dingin sampai -40 derajat celcius.
Dengan densitas energi 175 Wh/kg, Naxtra mampu menyuguhkan daya jelajah 500 kilometer dalam satu kali pengisian daya dan 10.000 kali siklus pengisian daya.
Belum dijelaskan rinci di merek apa saja CATL bakal mulai menyuplai baterai tersebut.
Namun Naxtra mulai diproduksi massal Desember 2025 dan dihadirkan lebih dulu untuk menyuplai Chocolate Battery Swap milik CATL.
Nantinya, model-model kendaraan yang kompatibel melakukan swap di Chocolate dapat memanfaatkan baterai tersebut.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana