Aturan Baru Impor Kendaraan Listrik CBU Rampung Akhir November

Aturan baru impor kendaraan listrik rampung akhir november untuk menarik minat perusahaan asing berinvestasi

Aturan Baru Impor Kendaraan Listrik CBU Rampung Akhir November
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 10 November 2023 | 18:25 WIB

TRENOTO – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menyatakan kebijakan memudahkan impor kendaraan listrik bisa rampung akhir November. Hal ini tentunya cukup menarik karena sebelumnya aturan baru akan selesai jelang akhir tahun.

Dengan adanya kebijakan baru tersebut maka diharapkan perusahaan otomotif dari berbagai negara tertarik berinvestasi. Sehingga di masa depan Indonesia bisa menjadi pusat produksi Electric Vehicle (EV) dunia.

“Semoga bulan ini bisa keluar peraturannya,” ungkap Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves (10/11).

Diskon Wuling Air ev November 2023
Photo : Wuling

Dalam kebijakan itu para investor diberi kesempatan mengimpor kendaraan listrik secara utuh atau CBU (Completely Built Up) dengan beragam kemudahan. Salah satunya adalah keringanan bea masuk yang selama ini dinilai cukup memberatkan konsumen.

Namun untuk mendapat insentif tersebut, pabrikan harus berkomitmen membangun pabrik di Tanah Air. Mereka juga wajib memproduksi kendaraan sesuai dengan jumlah mobil yang diimpor.

"Misalnya perusahaan impor dalam jumlah tertentu, mereka juga harus memproduksi dengan jumlah yang sama dan harus produksi sampai 2027. Jadi rasio produksinya satu banding satu," jelasnya.

Disitat dari Antara, ia mengklaim bahwa skema tersebut sudah cukup sukses diterapkan di Thailand. Terlihat dari jumlah penjualan mobil listrik di Negeri Gajah Putih terus meningkat hingga 8 persen dibanding tahun sebelumnya.

Banyaknya investor yang memproduksi mobil listrik membuat masyarakat menjadi memiliki banyak pilihan. Sehingga perpindahan dari kendaraan konvensional ke elektrifikasi menjadi lebih mudah.

“Kalau di Indonesia pilihannya masih relatif terbatas. Boleh dikatakan baru ada dua jenis yaitu Rp200 jutaan dan Rp700 jutaan, jadi belum lengkap," tambahnya.

Rachmat pun mengatakan bahwa saat ini cukup banyak perusahaan yang ingin membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Namun pemerintah mengakui memang masih melakukan negosiasi dengan sejumlah produsen EV global, termasuk BYD.

Hyundai Ioniq 5
Photo : TrenOto

Sebelumnya diberitakan bahwa Ahmad Rofiqi, Wakil Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) sudah mendapat informasi terkait kebijakan tersebut. Ia pun menilai bahwa kemudahan dari pemerintah seharusnya cukup efektif menarik minat investor.

“Kemudahan iklim investasi penting dihadirkan karena beberapa produsen sudah memutuskan membangun pusat produksi di Thailand. Ini harus jadi bahan pertimbangan,” ungkapnya pada TrenOto (30/10).


Terkini

news
Aimoga

Chery Sodorkan Kota Masa Depan Inovatif Lewat AiMOGA

AiMOGA RObotics terus kembangkan teknologi AI untuk bisa memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat

mobil
Mazda Hadir Perdana di GIIAS Makassar 2026

Mazda Hadir Perdana di GIIAS Makassar 2026

Mazda untuk pertama kalinya hadir meramaikan GIIAS Makassar 2026, bawa produk andalannya yakni SUV CX-5

news
PEVS 2026

PEVS 2026 Resmi Digelar di JIExpo, Wadah Akselerasi Elektrifikasi

PEVS 2026 menawarkan banyak berbagai program menarik untuk menstimulus masyarakat beralih ke mobil listrik

news
Pertamina

Modal Pertamina Pertahankan Daya Saing di Industri Pelumas

Pertamina Lubricants mengkalim memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara yang memasok 17 negara

motor
New Honda Genio

Daftar Harga New Honda Genio, Ada Warna Baru yang Bikin Kalcer

Buat pencinta skutik, new Honda Genio mendapatkan beberapa opsi kelir anyar yang bikin tampilannya beda

motor
Peugeot

Peugeot Django Evo 125 Resmi Meluncur, Harga Rp 70 Jutaan

Di bawah naungan PT Permata Otomotif Indonesia (POI), Peugeot Motorcycle kembali hadir di pasar Indonesia

mobil
Kia

Diler Baru Kia Puri Sudah Pajang Carens EV Concept

Kia Puri resmi dibuka, hasil kerjasama dengan PT Sinar Inti Harapan dan akan terus bertambah di kemudian hari

mobil
GIIAS Makassar 2026 Dibuka, Dorong Adopsi Elektrifikasi di Daerah

GIIAS Makassar 2026 Dibuka, Dorong Adopsi Elektrifikasi di Daerah

Rangkaian seri GIIAS berlanjut, kini GIIAS Makassar 2026 resmi dibuka diramaikan berbagai model elektrifikasi