Toyota Masih Berharap Pemerintah Beri Insentif ke Industri Otomotif
27 Januari 2026, 16:00 WIB
Angka impor mobil di RI naik, Gaikindo sorot pentingnya memaksimalkan kapasitas produksi untuk cegah PHK
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Indonesia menerima banyak pendatang merek otomotif belakangan ini. Patut menjadi perhatian sebab beberapa masih menjual kendaraan secara impor utuh alias CBU (Completely Built Up).
Untuk diketahui pemerintah memang memberlakukan program insentif yang bisa dimanfaatkan oleh produsen mobil listrik impor, tetapi dengan komitmen produksi lokal di 2026.
Alhasil terlihat pada 2024 angka impor utuh mobil di Indonesia tembus 97.010 unit, naik 8,3 persen dari capaian 2023 yakni 88.915 unit.
Jumlah produksi secara keseluruhan ikut turun karena 2024, angkanya 1.196.464 unit, padahal sepanjang 2023 menyentuh 1.395.717 unit. Penurunan yang terjadi sebesar 14,2 persen.
Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menyorot kapasitas produksi kendaraan roda empat di Indonesia sebenarnya adalah 2,2 juta dalam satu tahun.
“Ekspor kita terus meningkat. Tetapi di 2023 menjadi 505 ribu, turun di 2024 menjadi sekitar 472 ribuan. Kita berharap dalam kondisi sulit masih bisa dipertahankan di 400 ribu unit,” kata Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo dalam Rapat Panja Perlindungan Konsumen bersama Komisi VI DPR, dikutip Jumat (11/07).
Jika dilihat ke belakang, 2013 merupakan tahun pertama Indonesia berhasil mencapai milestone angka wholesales 1 juta. Saat itu, impornya berada di angka 153.920 unit.
Angkanya berangsur turun ke 70 ribuan secara bertahap, hingga akhirnya sentuh angka terendah 35.169 unit pada 2020. Tetap setelahnya, impor CBU mobil di Indonesia justru terus naik dari 2021 sampai 2024.
Secara berurutan angkanya adalah 47.716 unit, 83.298 unit, 88.915 unit dan kembali nyaris sentuh 100.000 unit pada 2024 yakni 97.010 unit.
Di 2024, perusahaan Tiongkok, BYD masuk Indonesia dan memanfaatkan program insentif impor sambil menunggu rampungnya pabrik mereka di Subang pada 2026.
Penjualannya tembus ribuan unit meskipun baru debut di Tanah Air, seluruh model masih berstatus impor utuh dengan harga kompetitif berkat pemberian subsidi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Januari 2026, 16:00 WIB
26 Januari 2026, 10:00 WIB
23 Januari 2026, 12:00 WIB
21 Januari 2026, 12:00 WIB
19 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
28 Januari 2026, 20:00 WIB
Toyota mengunggah bocoran mobil terbaru mereka, siluet SUV berukuran besar diyakini versi produksi dari bZ5X
28 Januari 2026, 19:00 WIB
Yamaha akan segera menjajal motor balap dengan mesin V4 berkubikasi 850 cc untuk berlaga di MotoGP 2027
28 Januari 2026, 18:00 WIB
Astra UD Trucks akan melakukan perawatan armada PT Pertamina Patra Niaga di berbagai wilayah strategis
28 Januari 2026, 17:00 WIB
Audi enggan mengikuti tren-tren mobil baru yang mengusung layar infotaiment dan panel meter berukuran besar
28 Januari 2026, 16:01 WIB
Jaecoo Indonesia terus berinovasi dengan menghadirkan sejumlah layanan, terbaru mereka membuka diler di Serpong
28 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD sukses menjadi produsen mobil Cina paling laris pada 2025 usai membukukan penjualan sampai 4,6 juta unit
28 Januari 2026, 14:00 WIB
Lepas L8 bakal bersaing dengan semakin banyak merek mobil Cina yang akan debut di Indonesia tahun ini
28 Januari 2026, 13:00 WIB
One way dan contraflow masih menjadi andalan kepolisian dalam memperlancar arus lalu lintas mudik Lebaran 2026