Data Inspeksi, Jadi Kunci Menjaga Nilai Mobil Perusahaan
28 Juli 2026, 22:44 WIB
Angka impor mobil di RI naik, Gaikindo sorot pentingnya memaksimalkan kapasitas produksi untuk cegah PHK
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Indonesia menerima banyak pendatang merek otomotif belakangan ini. Patut menjadi perhatian sebab beberapa masih menjual kendaraan secara impor utuh alias CBU (Completely Built Up).
Untuk diketahui pemerintah memang memberlakukan program insentif yang bisa dimanfaatkan oleh produsen mobil listrik impor, tetapi dengan komitmen produksi lokal di 2026.
Alhasil terlihat pada 2024 angka impor utuh mobil di Indonesia tembus 97.010 unit, naik 8,3 persen dari capaian 2023 yakni 88.915 unit.
Jumlah produksi secara keseluruhan ikut turun karena 2024, angkanya 1.196.464 unit, padahal sepanjang 2023 menyentuh 1.395.717 unit. Penurunan yang terjadi sebesar 14,2 persen.
Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menyorot kapasitas produksi kendaraan roda empat di Indonesia sebenarnya adalah 2,2 juta dalam satu tahun.
“Ekspor kita terus meningkat. Tetapi di 2023 menjadi 505 ribu, turun di 2024 menjadi sekitar 472 ribuan. Kita berharap dalam kondisi sulit masih bisa dipertahankan di 400 ribu unit,” kata Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo dalam Rapat Panja Perlindungan Konsumen bersama Komisi VI DPR, dikutip Jumat (11/07).
Jika dilihat ke belakang, 2013 merupakan tahun pertama Indonesia berhasil mencapai milestone angka wholesales 1 juta. Saat itu, impornya berada di angka 153.920 unit.
Angkanya berangsur turun ke 70 ribuan secara bertahap, hingga akhirnya sentuh angka terendah 35.169 unit pada 2020. Tetap setelahnya, impor CBU mobil di Indonesia justru terus naik dari 2021 sampai 2024.
Secara berurutan angkanya adalah 47.716 unit, 83.298 unit, 88.915 unit dan kembali nyaris sentuh 100.000 unit pada 2024 yakni 97.010 unit.
Di 2024, perusahaan Tiongkok, BYD masuk Indonesia dan memanfaatkan program insentif impor sambil menunggu rampungnya pabrik mereka di Subang pada 2026.
Penjualannya tembus ribuan unit meskipun baru debut di Tanah Air, seluruh model masih berstatus impor utuh dengan harga kompetitif berkat pemberian subsidi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Juli 2026, 22:44 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
20 Juni 2026, 11:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
02 Agustus 2026, 23:40 WIB
Geely menggandeng Garasi Drift untuk memodifikasi Coolray dengan mengusung gaya motorsport di GIIAS 2026
02 Agustus 2026, 20:04 WIB
Wuling Aira ev hadir di GIIAS 2026 dengan menawarkan sejumlah keunggulan buat konsumen, simak penjelasannya
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
Nissan Indonesia hadirkan Fairlady Z di GIIAS 2026 dan konsumen bisa langsung memesan dengan cara terbatas
02 Agustus 2026, 19:00 WIB
Konsumen bisa mendapatkan sejumlah penawaran menarik dari OLXMobbi di GIIAS 2026, bisa tukar tambah mobil
02 Agustus 2026, 18:20 WIB
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro sebagai kasta tertinggi SUV kompak merek berlambang S, meluncur di GIIAS 2026
02 Agustus 2026, 18:00 WIB
MG ZS Hybrid+ diklaim mampu mencetak efisiensi bahan bakar mencapai 27,7 km per liter sehingga menguntungkan
02 Agustus 2026, 16:47 WIB
Toyota Hybrid System sangat cocok diandalkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas konsumen di Indonesia
02 Agustus 2026, 16:44 WIB
Toyota Veloz Hybrid bisa jadi opsi jika para pengunjung GIIAS 2026 yang sedang mencari mobil ramah lingkungan