Suzuki e Sky Terdaftar di Indonesia yang Tengah Ramai EV Mungil
17 September 2026, 13:00 WIB
Chile mengaku membutuhkan banyak mobil listrik untuk masyarakatnya dan berencana mengimpornya dari Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Tidak bisa dipungkiri bahwa Indonesia masih menjadi pasar untuk kendaraan listrik. Namun situasi tersebut diharapkan bisa berubah karena pemerintah bercita-cita menjadikan negara ini sebagai salah satu negara produsen EV global.
Harapan tersebut pun semakin terbuka karena beberapa negara sahabat seperti Chile telah membuka peluang untuk mengimpor mobil listrik dari Indonesia. Terlebih ada Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Chile sehingga memudahkan kerja sama antara dua negara.
Claudia Sanhueza, Wakil Menteri Hubungan Ekonomi Internasional Chile mengungkap bahwa kerja sama itu membuat keunggulan dibanding negara lain. Pasalnya produk Indonesia dapat masuk ke negaranya tanpa dikenakan tarif impor atau nol persen.
"Jadi yang penting produk tersebut bisa kompetitif di pasar Chile. Saya berharap industri otomotif bisa mengekspor mobil dan kami terbuka dalam hal itu," ujar Claudia dilansir Antara beberapa waktu lalu.
Ia pun mengungkap bahwa negaranya memang membutuhkan mobil listrik dalam jumlah yang sangat besar sementara harga EV di negara tersebut masih cukup mahal. Sehingga Indonesia harus memanfaatkan peluang untuk berkompetisi.
"Kami membutuhkan lebih banyak mobil listrik di Chile. Sekarang harganya masih cukup mahal, jadi mungkin ini bisa menjadi peluang bagi industri Indonesia," jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Mario Artasa, Duta Besar Chile untuk Republik Indonesia. Ia mengungkap bahwa kerja sama antara kedua negara sangat penting buat membangun ekosistem mobil listrik.
Lebih lanjut, hubungan Indonesia dan Chile akan saling menguntungkan karena negaranya memiliki cadangan litium yang besar, sedangkan Indonesia merupakan sumber nikel terbesar.
“Chile memiliki cadangan litium sangat banyak. Bekerja sama dengan Indonesia sebagai pemilik cadangan nikel terbesar maka industri hilirisasi kendaraan listrik menjadi alternatif yang bisa dijalankan," papar Mario.
Indonesia sendiri juga sudah berhasil menarik beberapa perusahaan otomotif dunia untuk memproduksi mobil listrik di Tanah Air. Pemerintah memberi insentif bagi mereka yang berhasil mencapai TKDN sebesar 40 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
Terkini
17 September 2026, 18:59 WIB
Tim satelit KTM, yakni Tech3 baru mengumumkan Agius untuk masuk ke susunan sementara pembalap MotoGP 2027
17 September 2026, 17:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS siap berlanjut ke Semarang di akhir September 2026, ada promo pembelian tiket
17 September 2026, 15:00 WIB
Merek mobil mewah di RI alami kenaikan penjualan sepanjang periode Agustus 2026, termasuk BMW dan Lexus
17 September 2026, 13:00 WIB
Kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky punya peluang hadir di Indonesia sebagai perkenalan atau bahan studi
17 September 2026, 11:00 WIB
Penjualan landai, GWM percaya diri kehadiran produk baru masih bisa bantu tumbuhkan penjualan di 2026
17 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara
17 September 2026, 07:41 WIB
Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air
17 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara