Chile Buka Peluang Impor Mobil Listrik dari Indonesia

Chile mengaku membutuhkan banyak mobil listrik untuk masyarakatnya dan berencana mengimpornya dari Indonesia

Chile Buka Peluang Impor Mobil Listrik dari Indonesia
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 09 September 2025 | 07:00 WIB

KatadataOTO – Tidak bisa dipungkiri bahwa Indonesia masih menjadi pasar untuk kendaraan listrik. Namun situasi tersebut diharapkan bisa berubah karena pemerintah bercita-cita menjadikan negara ini sebagai salah satu negara produsen EV global.

Harapan tersebut pun semakin terbuka karena beberapa negara sahabat seperti Chile telah membuka peluang untuk mengimpor mobil listrik dari Indonesia. Terlebih ada Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Chile sehingga memudahkan kerja sama antara dua negara.

Claudia Sanhueza, Wakil Menteri Hubungan Ekonomi Internasional Chile mengungkap bahwa kerja sama itu membuat keunggulan dibanding negara lain. Pasalnya produk Indonesia dapat masuk ke negaranya tanpa dikenakan tarif impor atau nol persen.

"Jadi yang penting produk tersebut bisa kompetitif di pasar Chile. Saya berharap industri otomotif  bisa mengekspor mobil dan kami terbuka dalam hal itu," ujar Claudia dilansir Antara beberapa waktu lalu.

Kendaraan listrik
Photo : BYD

Ia pun mengungkap bahwa negaranya memang membutuhkan mobil listrik dalam jumlah yang sangat besar sementara harga EV di negara tersebut masih cukup mahal. Sehingga Indonesia harus memanfaatkan peluang untuk berkompetisi.

"Kami membutuhkan lebih banyak mobil listrik di Chile. Sekarang harganya masih cukup mahal, jadi mungkin ini bisa menjadi peluang bagi industri Indonesia," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Mario Artasa, Duta Besar Chile untuk Republik Indonesia. Ia mengungkap bahwa kerja sama antara kedua negara sangat penting buat membangun ekosistem mobil listrik.

Lebih lanjut, hubungan Indonesia dan Chile akan saling menguntungkan karena negaranya memiliki cadangan litium yang besar, sedangkan Indonesia merupakan sumber nikel terbesar.

Wuling
Photo : KatadataOTO

“Chile memiliki cadangan litium sangat banyak. Bekerja sama dengan Indonesia sebagai pemilik cadangan nikel terbesar maka industri hilirisasi kendaraan listrik menjadi alternatif yang bisa dijalankan," papar Mario.

Indonesia sendiri juga sudah berhasil menarik beberapa perusahaan otomotif dunia untuk memproduksi mobil listrik di Tanah Air. Pemerintah memberi insentif bagi mereka yang berhasil mencapai TKDN sebesar 40 persen.


Terkini

modifikasi
Geely Coolray Modifikasi Mejeng di GIIAS 2026, Cocok Buat Balap

Geely Coolray Modifikasi Mejeng di GIIAS 2026, Cocok Buat Balap

Geely menggandeng Garasi Drift untuk memodifikasi Coolray dengan mengusung gaya motorsport di GIIAS 2026

mobil
Wuling Aira ev

Teknologi City Car Aira ev Setara LCGC, Ini Harga Resmi Wuling  

Wuling Aira ev hadir di GIIAS 2026 dengan menawarkan sejumlah keunggulan buat konsumen, simak penjelasannya

mobil
Sportscar legendari Nissan Fairlady Z melantai di GIIAS 2026

Nissan Fairlady Z Sukses Jadi Bintang di GIIAS 2026

Nissan Indonesia hadirkan Fairlady Z di GIIAS 2026 dan konsumen bisa langsung memesan dengan cara terbatas

mobil
Daihatsu di GIIAS 2026

OLXMobbi Tawarkan Kemudahan Tukar Tambah di GIIAS 2026

Konsumen bisa mendapatkan sejumlah penawaran menarik dari OLXMobbi di GIIAS 2026, bisa tukar tambah mobil

mobil
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro

Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Sapa GIIAS 2026, Harga Rp 333,8 Juta

Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro sebagai kasta tertinggi SUV kompak merek berlambang S, meluncur di GIIAS 2026

mobil
MG ZS Hybrid

MG ZS Hybrid+, Tawarkan Efisiensi BBM 27,7 Km per Liter

MG ZS Hybrid+ diklaim mampu mencetak efisiensi bahan bakar mencapai 27,7 km per liter sehingga menguntungkan

mobil
Toyota

Menakar Teknologi Hybrid Toyota, Semakin Efisien dan Relevan

Toyota Hybrid System sangat cocok diandalkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas konsumen di Indonesia

mobil
Toyota Veloz Hybrid

8 Alasan Toyota Veloz Hybrid Jadi Pilihan Mobil Keluarga Modern

Toyota Veloz Hybrid bisa jadi opsi jika para pengunjung GIIAS 2026 yang sedang mencari mobil ramah lingkungan