Adira Finance Raup Laba Bersih Rp 1,5 Triliun pada 2025
05 Maret 2026, 12:00 WIB
Dyandra Promosindo merilis sejumlah data pencapaian terbaru ajang IIMS 2026 yang bisa menjadi sinyal positif
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Dyandra Promosindo kembali merilis hasil pencapaian ajang IIMS 2026. Kali ini mereka menyampaikan bahwa adanya sejumlah peningkatan.
Semula disebutkan bahwa pameran otomotif tahunan tersebut meraup nilai transaksi sebesar Rp 8,7 triliun.
Akan tetapi angka itu kemudian dikoreksi menjadi Rp 9,5 triliun. Dikarenakan adanya pertumbuhan permintaan pada kendaraan elektrifikasi.
“Total setelah event, kami rekap semua transaksi ternyata data terkini adalah Rp 9,5 triliun. Merupakan capaian luar biasa dari hasil penjualan mobil, sepeda motor, industri pendukung hingga F&B (food and beverages),” ujar Rudi MF, Project Manager Dyandra Promosindo di Jakarta (12/03).
Selain transaksi, ajang IIMS 2026 juga dikatakan mengalami peningkatan pengunjung. Pada tahun ini pameran tersebut disambangi 580.250 orang selama pameran berlangsung.
Lebih jauh disampaikan bahwa dari komposisi transaksi, kendaraan roda empat memberikan kontribusi sebesar 97,52 persen dari total.
Sedangkan penyumbang transaksi lainnya berasal dari kendaraan roda dua, industri aftermarket hingga berbagai aktivitas sponsor maupun tenant lain.
“Jika dibandingkan tahun sebelumnya, transaksi kendaraan di IIMS 2026 juga menunjukkan peningkatan positif,” ucap Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo di sela iftar Media Gathering (12/03).
Ia menyampaikan jika penjualan mobil mengalami kenaikan sebesar 15,91 persen. Lalu sepeda motor mengalami pertumbuhan sebesar 67,90 persen.
Sehingga disampaikan seluruh pencapaian ini dijadikan sinyal positif industri otomotif dalam negeri.
Lebih rinci dijelaskan oleh Rudi MF bahwa kendaraan listrik mengalami peningkatan permintaan sebesar 30 persen.
Sementara kendaraan konvensional mendapati adanya pertumbuhan sekitar 15 persen.
Meskipun tidak menyebutkan secara spesifik angka penjualan kendaraan, ia menyebutkan kontribusi kendaraan listrik menyumbang 40 persen dari keseluruhan.
Angka tersebut mengalami peningkatan sekitar 4 persen dari pencapaian pameran pada tahun lalu.
“Menarik karena dari Rp 9,5 triliun, 90 persen itu mobil dan EV juga PHEV, sudah hampir sama dengan penjualan kendaraan berbasis combustion,” tutur Rudi.
Ia menjelaskan bahwa pameran otomotif di negara tetangga juga mulai menunjukkan peningkatan dari elektrifikasi.
Thailand dikatakan angka penjualan kendaraan elektrifikasi sudah mencapai 50 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Maret 2026, 12:00 WIB
27 Februari 2026, 18:00 WIB
25 Februari 2026, 20:50 WIB
25 Februari 2026, 11:00 WIB
23 Februari 2026, 19:00 WIB
Terkini
13 Maret 2026, 22:42 WIB
BYD buka enam posko mudik yang tersebar di sejumlah lokasi selama libur Lebaran 2026 yang segera berlangsung
13 Maret 2026, 21:00 WIB
Program Astra Siaga Lebaran mencakup pos yang tersebar di sejumlah titik jalur mudik utama tahun ini
13 Maret 2026, 19:00 WIB
Mengacu pada data Gaikindo, angka produksi Hyundai Ioniq 5 jeblok dan hanya tembus 13 unit per Januari 2026
13 Maret 2026, 17:00 WIB
Yadea Indonesia bakal meluncurkan produk barunya di Indonesia yang memiliki teknologi terkini dan efisien
13 Maret 2026, 16:10 WIB
Sebelum membeli, simak perbedaan eksterior, interior dan spesifikasi Wuling Darion EV serta Plug-in Hybrid
13 Maret 2026, 15:00 WIB
Hanya ada 200 unit Kawasaki KLE500 yang bisa dibeli oleh para konsumen di Indonesia pada batch pertama
13 Maret 2026, 13:30 WIB
Suzuki Bengkel Siaga siap layani kebutuhan para pelanggan yang ingin melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026
13 Maret 2026, 13:12 WIB
Daihatsu baru saja menyerahkan dua unit Xenia kepada dua pemenang asal Jakarta dalam program DAIFEST 2025