Main ke GIIAS 2026 Tidak Lengkap Tanpa Test Drive, Ada e Vitara
06 Agustus 2026, 15:00 WIB
Dyandra Promosindo merilis sejumlah data pencapaian terbaru ajang IIMS 2026 yang bisa menjadi sinyal positif
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Dyandra Promosindo kembali merilis hasil pencapaian ajang IIMS 2026. Kali ini mereka menyampaikan bahwa adanya sejumlah peningkatan.
Semula disebutkan bahwa pameran otomotif tahunan tersebut meraup nilai transaksi sebesar Rp 8,7 triliun.
Akan tetapi angka itu kemudian dikoreksi menjadi Rp 9,5 triliun. Dikarenakan adanya pertumbuhan permintaan pada kendaraan elektrifikasi.
“Total setelah event, kami rekap semua transaksi ternyata data terkini adalah Rp 9,5 triliun. Merupakan capaian luar biasa dari hasil penjualan mobil, sepeda motor, industri pendukung hingga F&B (food and beverages),” ujar Rudi MF, Project Manager Dyandra Promosindo di Jakarta (12/03).
Selain transaksi, ajang IIMS 2026 juga dikatakan mengalami peningkatan pengunjung. Pada tahun ini pameran tersebut disambangi 580.250 orang selama pameran berlangsung.
Lebih jauh disampaikan bahwa dari komposisi transaksi, kendaraan roda empat memberikan kontribusi sebesar 97,52 persen dari total.
Sedangkan penyumbang transaksi lainnya berasal dari kendaraan roda dua, industri aftermarket hingga berbagai aktivitas sponsor maupun tenant lain.
“Jika dibandingkan tahun sebelumnya, transaksi kendaraan di IIMS 2026 juga menunjukkan peningkatan positif,” ucap Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo di sela iftar Media Gathering (12/03).
Ia menyampaikan jika penjualan mobil mengalami kenaikan sebesar 15,91 persen. Lalu sepeda motor mengalami pertumbuhan sebesar 67,90 persen.
Sehingga disampaikan seluruh pencapaian ini dijadikan sinyal positif industri otomotif dalam negeri.
Lebih rinci dijelaskan oleh Rudi MF bahwa kendaraan listrik mengalami peningkatan permintaan sebesar 30 persen.
Sementara kendaraan konvensional mendapati adanya pertumbuhan sekitar 15 persen.
Meskipun tidak menyebutkan secara spesifik angka penjualan kendaraan, ia menyebutkan kontribusi kendaraan listrik menyumbang 40 persen dari keseluruhan.
Angka tersebut mengalami peningkatan sekitar 4 persen dari pencapaian pameran pada tahun lalu.
“Menarik karena dari Rp 9,5 triliun, 90 persen itu mobil dan EV juga PHEV, sudah hampir sama dengan penjualan kendaraan berbasis combustion,” tutur Rudi.
Ia menjelaskan bahwa pameran otomotif di negara tetangga juga mulai menunjukkan peningkatan dari elektrifikasi.
Thailand dikatakan angka penjualan kendaraan elektrifikasi sudah mencapai 50 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Agustus 2026, 15:00 WIB
18 April 2026, 18:17 WIB
28 Maret 2026, 11:00 WIB
05 Maret 2026, 12:00 WIB
27 Februari 2026, 18:00 WIB
Terkini
13 Oktober 2026, 17:05 WIB
Kasus patah as roda Chery Omoda 5 di Malaysia belum lama ini terus menuai sorotan banyak pihak di Indonesia
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
Para pembalap MotoGP diwajibkan mengikuti kegiatan Hero Walk minimal 10 menit untuk bertemu dengan penggemar
13 Oktober 2026, 09:00 WIB
Ada beberapa opsi motor matic 150 cc bisa dipilih, mulai dengan harga murah hingga yang paling mahal
13 Oktober 2026, 07:00 WIB
Peraih Best Kustom Bike Show di Kustomfest 2026 menggunakan Honda CB150R dengan gaya Neo Boardtracker
12 Oktober 2026, 23:00 WIB
Pengguna Chery Omoda 5 diminta untuk mendatangi bengkel resmi untuk melakukan pemeriksaan pada as roda
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
Marc Marquez menuturkan ada beberapa faktor yang membuat dia tidak berdaya melawan Martin dan Bezzecchi
12 Oktober 2026, 21:50 WIB
Inspeksi kendaraan merupakan hal krusial yang perlu jadi perhatian perusahaan sebelum melepas unitnya
12 Oktober 2026, 11:07 WIB
Di tengah hingar bingar ramainya ajang MotoGP Mandalika 2026, ternyata ada dua pembalap Indonesia naik podium