ACC Carnival Samarinda Tawarkan Sejumlah Promo Andalan
18 April 2026, 18:17 WIB
Dyandra Promosindo merilis sejumlah data pencapaian terbaru ajang IIMS 2026 yang bisa menjadi sinyal positif
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Dyandra Promosindo kembali merilis hasil pencapaian ajang IIMS 2026. Kali ini mereka menyampaikan bahwa adanya sejumlah peningkatan.
Semula disebutkan bahwa pameran otomotif tahunan tersebut meraup nilai transaksi sebesar Rp 8,7 triliun.
Akan tetapi angka itu kemudian dikoreksi menjadi Rp 9,5 triliun. Dikarenakan adanya pertumbuhan permintaan pada kendaraan elektrifikasi.
“Total setelah event, kami rekap semua transaksi ternyata data terkini adalah Rp 9,5 triliun. Merupakan capaian luar biasa dari hasil penjualan mobil, sepeda motor, industri pendukung hingga F&B (food and beverages),” ujar Rudi MF, Project Manager Dyandra Promosindo di Jakarta (12/03).
Selain transaksi, ajang IIMS 2026 juga dikatakan mengalami peningkatan pengunjung. Pada tahun ini pameran tersebut disambangi 580.250 orang selama pameran berlangsung.
Lebih jauh disampaikan bahwa dari komposisi transaksi, kendaraan roda empat memberikan kontribusi sebesar 97,52 persen dari total.
Sedangkan penyumbang transaksi lainnya berasal dari kendaraan roda dua, industri aftermarket hingga berbagai aktivitas sponsor maupun tenant lain.
“Jika dibandingkan tahun sebelumnya, transaksi kendaraan di IIMS 2026 juga menunjukkan peningkatan positif,” ucap Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo di sela iftar Media Gathering (12/03).
Ia menyampaikan jika penjualan mobil mengalami kenaikan sebesar 15,91 persen. Lalu sepeda motor mengalami pertumbuhan sebesar 67,90 persen.
Sehingga disampaikan seluruh pencapaian ini dijadikan sinyal positif industri otomotif dalam negeri.
Lebih rinci dijelaskan oleh Rudi MF bahwa kendaraan listrik mengalami peningkatan permintaan sebesar 30 persen.
Sementara kendaraan konvensional mendapati adanya pertumbuhan sekitar 15 persen.
Meskipun tidak menyebutkan secara spesifik angka penjualan kendaraan, ia menyebutkan kontribusi kendaraan listrik menyumbang 40 persen dari keseluruhan.
Angka tersebut mengalami peningkatan sekitar 4 persen dari pencapaian pameran pada tahun lalu.
“Menarik karena dari Rp 9,5 triliun, 90 persen itu mobil dan EV juga PHEV, sudah hampir sama dengan penjualan kendaraan berbasis combustion,” tutur Rudi.
Ia menjelaskan bahwa pameran otomotif di negara tetangga juga mulai menunjukkan peningkatan dari elektrifikasi.
Thailand dikatakan angka penjualan kendaraan elektrifikasi sudah mencapai 50 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 April 2026, 18:17 WIB
28 Maret 2026, 11:00 WIB
05 Maret 2026, 12:00 WIB
27 Februari 2026, 18:00 WIB
25 Februari 2026, 20:50 WIB
Terkini
28 April 2026, 13:31 WIB
CATL berharap baterai Natrium (Natrax) dapat menjadi solusi energi bagi kendaraan listrik di pasar global
28 April 2026, 11:00 WIB
Setelah unjuk gigi di Beijing Auto Show 2026, kemungkinan Lepas akan mulai memasarkan E4 atau L4 di GIIAS
28 April 2026, 09:00 WIB
Putri Indonesia 2026 yang diselenggarakan pekan lalu didukung oleh MPMRent dan mengandalkan mobil listrik
28 April 2026, 07:00 WIB
Melantai di ajang Beijing Auto Show 2026, Chery Tiggo X tawarkan varian PHEV yang sanggup berjalan 1.500 km
28 April 2026, 06:00 WIB
ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan utama pemerintah DKI Jakarta dalam mengurai kemacetan Ibu Kota
28 April 2026, 06:00 WIB
Pengendara dapat memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini yang tersebar di dua lokasi berbeda
28 April 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia melayani masyarakat di kawasan Ibu Kota hari ini, simak informasinya
27 April 2026, 19:00 WIB
BYD Sealion 8 berpeluang jadi penantang baru Hyundai Palisade Hybrid di Indonesia, NJKB-nya terdaftar