IIMS 2026 Alami Peningkatan, Total Transaksi Jadi Rp 9,5 Triliun

Dyandra Promosindo merilis sejumlah data pencapaian terbaru ajang IIMS 2026 yang bisa menjadi sinyal positif

IIMS 2026 Alami Peningkatan, Total Transaksi Jadi Rp 9,5 Triliun
Denny Basudewa

KatadataOTO – Dyandra Promosindo kembali merilis hasil pencapaian ajang IIMS 2026. Kali ini mereka menyampaikan bahwa adanya sejumlah peningkatan.

Semula disebutkan bahwa pameran otomotif tahunan tersebut meraup nilai transaksi sebesar Rp 8,7 triliun.

Akan tetapi angka itu kemudian dikoreksi menjadi Rp 9,5 triliun. Dikarenakan adanya pertumbuhan permintaan pada kendaraan elektrifikasi.

“Total setelah event, kami rekap semua transaksi ternyata data terkini adalah Rp 9,5 triliun. Merupakan capaian luar biasa dari hasil penjualan mobil, sepeda motor, industri pendukung hingga F&B (food and beverages),” ujar Rudi MF, Project Manager Dyandra Promosindo di Jakarta (12/03).

IIMS 2026
Photo: Dyandra Promosindo

Selain transaksi, ajang IIMS 2026 juga dikatakan mengalami peningkatan pengunjung. Pada tahun ini pameran tersebut disambangi 580.250 orang selama pameran berlangsung.

Lebih jauh disampaikan bahwa dari komposisi transaksi, kendaraan roda empat memberikan kontribusi sebesar 97,52 persen dari total.

Sedangkan penyumbang transaksi lainnya berasal dari kendaraan roda dua, industri aftermarket hingga berbagai aktivitas sponsor maupun tenant lain.

“Jika dibandingkan tahun sebelumnya, transaksi kendaraan di IIMS 2026 juga menunjukkan peningkatan positif,” ucap Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo di sela iftar Media Gathering (12/03).

Ia menyampaikan jika penjualan mobil mengalami kenaikan sebesar 15,91 persen. Lalu sepeda motor mengalami pertumbuhan sebesar 67,90 persen.

Sehingga disampaikan seluruh pencapaian ini dijadikan sinyal positif industri otomotif dalam negeri.

Lebih rinci dijelaskan oleh Rudi MF bahwa kendaraan listrik mengalami peningkatan permintaan sebesar 30 persen.

Sementara kendaraan konvensional mendapati adanya pertumbuhan sekitar 15 persen.

Meskipun tidak menyebutkan secara spesifik angka penjualan kendaraan, ia menyebutkan kontribusi kendaraan listrik menyumbang 40 persen dari keseluruhan.

Angka tersebut mengalami peningkatan sekitar 4 persen dari pencapaian pameran pada tahun lalu.

Promo IIMS 2025
Photo: KatadataOTO

“Menarik karena dari Rp 9,5 triliun, 90 persen itu mobil dan EV juga PHEV, sudah hampir sama dengan penjualan kendaraan berbasis combustion,” tutur Rudi.

Ia menjelaskan bahwa pameran otomotif di negara tetangga juga mulai menunjukkan peningkatan dari elektrifikasi.

Thailand dikatakan angka penjualan kendaraan elektrifikasi sudah mencapai 50 persen.


Terkini

otosport
MotoGP Aragon 2026

Hasil MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Menang Sempurna

Marc Marquez berhasil keluar sebagai jawara di MotoGP Aragon 2026 dan menambah catatan apik di Motorland

review
BAIC T1

First Drive BAIC T1 Tangerang-Bandung, Crossover EV yang Lincah

BAIC T1 menawarkan rasa berkendara yang nyaman serta lincah ketik diajak untuk perjalanan ke luar kota

otosport
Hasil Sprint Race MotoGP Aragon 2026: Duo Marquez Berjaya

Hasil Sprint Race MotoGP Aragon 2026: Duo Marquez Berjaya 

Marc Marquez kembali unjuk performa di Sprint Race MotoGP Aragon 2026, naik podium bersama Alex Marquez

motor
Motor Bebek

Cek Harga Motor Bebek di Penghujung Agustus 2026, Ada Supra X 125

Memiliki motor bebek bisa jadi salah satu opsi terbaik bulan ini, sebab ada banyak produk yang bisa dipilih

mobil
BYD Mako PHEV

Wujud Pikap Double Cabin BYD Mako PHEV yang Debut Hari Ini

BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu

otosport
MotoGP Aragon 2026

Link Live Streaming MotoGP Aragon 2026: Tekad Martin Jadi Jawara

Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez

mobil
Jetour T2 Facelift

Jetour T2 Facelift Debut, Mulai Hilangkan Nuansa Offroad

Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender

mobil
Lynk & Co

Geely Recal 74 Ribu Mobil Lynk & Co di Cina, Ada Cacat di LiDAR

Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025