Alasan Suzuki Tidak Hilangkan Gundukan di Tengah Platform Heartect

Suzuki tidak hilangkan gundukangan di tengah platform heartect untuk menjawab kebutuhan pengembangan kendaraan

Alasan Suzuki Tidak Hilangkan Gundukan di Tengah Platform Heartect
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Minggu, 23 Februari 2025 | 14:00 WIB

KatadataOTO – Pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, Suzuki menampilkan platform Heartect yang sudah digunakan pada pada beberapa model andalan mereka. diantaranya adalah Suzuki Ertiga, XL7 hingga S-Presso.

Platform Heartect juga sudah digunakan pada Suzuki Fronx yang dikabarkan bakal segera hadir di Indonesia. Sehingga pilihan SUV di Tanah Air akan menjadi lebih beragam dibandingkan saat ini.

Menariknya, dari rangka tersebut masih terdapat gundukan pada bagian tengah. Padahal belakangan ini line up Suzuki sudah menggunakan sistem penggerak roda depan sehingga lantai seharusnya bisa rata dan menambah ruang kaki buat para penumpang.

Keunikan itu pun diakui Suzuki untuk menyesuaikan kebutuhan pengembangan kendaraan di masa depan. Pasalnya platform tersebut tidak hanya akan digunakan buat mobil front wheel drive tetapi juga rear wheel drive dan 4x4.

Platform Heartect
Photo : KatadataOTO
“Platform ini tidak hanya untuk dipakai kendaraan tapi juga 4x4 hingga RWD. Jadi nanti semua mobil bisa menggunakannya secara optimal tanpa harus ada pengembangan tambahan,” ungkap Hoshino Masaharu, Vice President PT Suzuki Indomobil Motor beberapa waktu lalu.

Berkat ini maka proses pengembangan model baru Suzuki bisa berlangsung lebih cepat dan perusahaan bisa bersaing dengan pabrikan global lain.

Meski demikian dirinya mengakui khusus buat Suzuki Jimny dan kendaraan niaga akan menggunakan rangka berbeda.

“Jadi platform Heartect disiapkan untuk dipakai pada kendaraan penumpang baik itu ICE maupun hybrid,” tegasnya kemudian.

Banyak Keunggulan

Hoshino Masaharu mengungkao bahwa platform Heartect memiliki beragam keunggulan yang bisa dirasakan langsung oleh pelanggan. Salah satunya adalah membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien.

Platform Heartect
Photo : KatadataOTO
Hal ini karena mobil Suzuki rata-rata lebih ringan 200 kg dibanding kebanyakan model dari pabrikan lain. Ia mengungkap bahwa kebanyakan bobot kendaraan yang mereka buat hanya sekitar 892 kg.

Walau memiliki bobot ringan tetapi pabrikan juga tetap mengutamakan faktor keselamatan. Mobil sudah dirancang sedemikian rupa agar tidak memiliki sudut yang bisa menambah risiko saat terjadinya kecelakaan. 


Terkini

mobil
Daihatsu di GIIAS 2026

Daihatsu Catat Pertumbuhan Penjualan, Kendaraan Niaga Laris

Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026

mobil
BYD M6 EV

Rapor SPK Mobil Cina di GIIAS 2026: BYD Moncer, GWM Terpuruk

Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK

news
IEE Series 2026

Transisi Elektrifikasi Jadi Sorotan IEE Series 2026

IEE Series 2026 diharapkan menjadi wadah diskusi dan pertemuan pihak industri, usung tema keberlanjutan

motor
Honda

Untungnya Menjaga Performa Motor Honda, Ada Promo Servis di AHASS

Merawat motor Honda di bengkel resmi bisa menjadi salah satu pilihan terbaik bagi pengguna kendaraan roda dua

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung 20 Agustus, Cek Jadwalnya di Sini

Masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini, bisa mendatangi SIM keliling Bandung di dua lokasi

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 20 Agustus 2026

Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak daftar lokasinya

news
Ganjil genap Jakarta

Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 20 Agustus 2026 Ada ETLE

Untuk memberikan efek jera, besaran denda jika melanggar Ganjil Genap Jakarta ditetapkan sebesar Rp 500 ribu

motor
Imhax 2026

Hadirkan Brand Motor Mewah, IMHAX 2026 Tampil Makin Lengkap

IMHAX 2026 digelar 3 - 6 September 2026 menghadirkan deretan apparel mulai dari brand lokal hingga impor