Pemesanan Denza D9 2026 Resmi Dibuka, Ada Varian PHEV

Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan

Pemesanan Denza D9 2026 Resmi Dibuka, Ada Varian PHEV
Adi Hidayat

KatadataOTO – BYD resmi membuka pemesanan untuk Denza D9 2026 di Cina. Model ini hadir dalam beberapa varian, baik itu plug-in hybrid (PHEV) dan mobil listrik (EV), dengan harga mulai dari 389.800 hingga 489.800 yuan (Rp 957,7 juta hingga Rp 1,2 miliar).

Harga tersebut sudah termasuk pengisian daya cepat gratis selama 18 bulan. Dilansir dari Carnewschina, mobil ini diperkirakan bakal mulai resmi dijual pada bulan depan.

Dari segi tampilan, Denza D9 2026 hadir dengan beragam ubahan, khususnya pada bagian depan. Mobil ini sudah mendapat gril berdesain baru yang dilapisi krom sehingga membuatnya lebih modern.

Bergerak ke belakang, Denza D9 menggunakan lampu belakang LED berbentuk panah sehingga membuat tampilannya semakin menonjol, khususnya di malam hari.

Denza D9
Photo: Istimewa

Masuk ke dalam kabin, Denza D9 menyematkan beragam fitur untuk memberi kenyamanan, khususnya pada penumpang baris kedua, termasuk meja lipat yang dilengkapi dengan dua layar di sandaran kursi depan.

Untuk memudahkan pengemudi mengendalikan kendaraan, Denza D9 sudah dibekali teknologi God's Eye 5.0. Berkat ini, diharapkan tingkat keselamatan berkendara bisa lebih optimal dari sebelumnya.

Denza D9 PHEV dilengkapi mesin 1.5T yang mampu melepas tenaga sebesar 115 kW atau 154 hp. Performa tersebut kemudian ditambahkan motor listrik berdaya 200 kW (268 hp) di depan dan 45 kW (60 hp) di belakang.

Motor listrik tersebut memanfaatkan daya dari baterai generasi terbaru. Dengan demikian, mobil bisa melesat hingga 400 km dalam mode EV.

Pada varian EV, Denza D9 hadir dengan dua pilihan. Opsi pertama adalah motor listrik tunggal bertenaga 340 kW (456 hp) yang disalurkan ke dua roda depan.

Sementara varian kedua adalah dual-motor 4WD dengan performa 340 kW (456 hp) di depan dan 70 kW (94 hp) di belakang. Mobil ini dilengkapi baterai yang cukup untuk menempuh perjalanan sejauh 800 km.

Denza D9
Photo: Istimewa

Perlu diketahui bahwa baterai yang digunakan Denza D9 adalah Blade Battery generasi kedua. Keunggulan paling menariknya adalah kecepatan dalam pengisian daya.

Pabrikan asal Cina tersebut mengungkap bahwa untuk mengisi daya dari 10–70 persen hanya membutuhkan waktu 5 menit. Sementara itu, dari 10–97 persen membutuhkan 9 menit.

Keunggulan ini tentu memudahkan pelanggan yang tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan pengisian daya.


Terkini

news
Astra Otoparts

Integrasi Layanan Astra Otoparts di Automechanika Jakarta 2026

Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif

news
Mitsubishi Fuso

Strategi Mitsubishi Fuso Tingkatkan Layanan ke Pengguna Canter

Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 25 September 2026, Ada 26 Titik

Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta 25 September 2026 Jelang Akhir Pekan

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota

news
SIM keliling Bandung

Sebelum Weekend, SIM Keliling Bandung Ada di MCD Soekarno Hatta

Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini

news
Automechanika Jakarta 2026

Automechanika Jakarta 2026 Dorong Industri Komponen Naik Kelas

Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang

motor
Honda Stylo 160

Honda Stylo 160 Dapat Warna Baru, Makin Variatif

Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS

motor
QJMotor

Diler QJMotor di Solo Sebut Pihak Prinsipal Mangkir

Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal