Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Hingga saat ini Daihatsu belum tawarkan mobil listrik di pasar Indonesia karena beberapa hal yang masih mengganjal
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Indonesia tengah mempercepat peralihan kendaraan konvensional ke listrik. Saat ini beragam pabrikan otomotif mulai unjuk gigi meluncurkan lini kendaraan elektrifikasi baik hybrid maupun mobil listrik murni.
Harganya juga bervariasi mulai dari Rp200 jutaan hingga Rp800 jutaan ke atas. Selain produk yang dijual massal beberapa produsen memperkenalkan mobil konsepnya di pameran seperti GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show).
Daihatsu menjadi salah satu pabrikan yang turut memperkenalkan kendaraan elektrifikasi. Pada gelaran GIIAS 2022 ada dua mobil konsep yakni Ayla EV (Electric Vehicle) dan Rocky Hybrid.
Namun ketika ditanya perihal kemungkinan Daihatsu masuk ke industri EV, Sri Agung Handayani selaku Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor memaparkan bahwa meskipun demand besar masih ada banyak kendala seperti persediaan dan harga baterai.
Dikatakan bahwa saat ini pembeli mobil listrik masih merupakan second buyer, atau konsumen yang membeli mobil kesekian. Belum bisa dipastikan apakah minat konsumen terhadap mobil listrik ini merupakan basic demand atau trendsetter demand.
“Saat ini karena market dimulai di Q4 ternyata tidak datang first buyer di sana. Kalau basic demand itu orang membeli mobil untuk langsung dipakai,” ucap Sri di Jakarta, Selasa (17/1).
Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation mengatakan sebelumnya survey terhadap ketertarikan Ayla EV telah dilakukan. Namun masih tetap ada kendala khususnya di harga.
“Kalau dibilang demand meningkat artinya keinginan orang untuk memiliki EV atau hybrid meningkat. Tapi kendalanya masih dalam harga jual yang masih sangat tinggi karena baterainya mahal,” ucap Hendra.
Bicara soal mobil konsep Ayla EV, Sri mengatakan bahwa unit tersebut bisa dipastikan tidak meluncur dalam waktu dekat. Pihaknya masih terus melakukan studi agar lebih matang saat akan mulai dijual ke masyarakat.
Menurutnya perakitan mobil listrik tidak hanya berfokus pada satu aspek, namun juga memperhatikan kualitas, ketahanan hingga pengolahan limbah.
“Kebetulan kami Daihatsu yang mengurus sampai ke limbahnya. Akhirnya kita requirement-nya global,” tegas Sri.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana