3 Penyebab Kepadatan di Jalan Tol Meski Ada One Way

Setidaknya ada 3 penyebab kepadatan di jalan tol meski sudah diterapkan one way di sejumlah rute yang dinilai rawan kepadatan

3 Penyebab Kepadatan di Jalan Tol Meski Ada One Way
Adi Hidayat

TRENOTO – Meski sistem one way pada arus mudik Lebaran 2022 terbilang efektif, tetap saja terjadi kepadatan di beberapa titik. Setidaknya ada 3 penyebab kepadatan di jalan tol yang membuat sistem tersebut terganggu.

Dilansir dari NTMC Polri, Berikut ini penyebab kepadatan di jalan tol

  1. Berhenti di Bahu Jalan

Berhenti di bahu jalan hanya diperbolehkan dalam keadaan darurat. Pengguna jalan tidak diperbolehkan untuk menggunakannya untuk beristirahat.

  1. Terlalu Lama di Rest Area

Rest area adalah tempat yang disediakan untuk pengguna jalan yang kelelahan dalam berkendara. Kapasitas terbatas dari rest area membuat penumpukkan sehingga terjadi kepadatan khususnya pada pintu masuk.

  1. Tidak Disiplin

Disiplin berkendara dan menaati aturan lalu lintas adalah kunci dari perjalanan yang aman dan nyaman. Pengendara yang tidak disiplin bisa menjadi penyebab terjadinya kepadatan di jalan juga berpotensi kecelakaan.

“Kami himbau masyarakat menggunakan rest area hanya 30 menit agar dapat bergantian dengan yang lain. Kami juga sarankan masyarakat agar gunakan rest area berikutnya bila penuh atau keluar exit tol terdekat,” ungkap Brigjen Pol Aan Suhanan, Dirgakkum Korlantas Polri.

Photo : NTMC Polri

Selain itu, kebiasaan masyarakat yang mengemudi secara zig zag juga membuat perlambatan arus. Pasalnya mobil-mobil lain menjadi harus mengurangi kecepatan agar tidak mengalami kecelakaan karena kebiasaan buruk tersebut.

Jika pengendara memilih di lajur kiri terus, insyaallah lancar. Jadi kami mengharapkan tertiblah dalam lajur,” tambahnya.

Walau masih ada kekurangan, sistem one way memang telah terbukti efektif untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalan tol. Bahkan perjalanan Jakarta-Semarang bisa ditempuh selama 4.5 – 5 jam.

Photo : antara

Waktu tempuh yang jauh lebih cepat tersebut tentunya memberi kenyamanan lebih pada para pemudik. Kekhawatiran akan terjadinya kepadatan berlebih pun bisa berkurang karena nyatanya arus di jalan tol cukup cair.

Jadwal dan Rute One Way di Tol Trans Jawa untuk Arus Mudik

  • Kamis (28/4) pukul 17.00 WIB – 24.00 WIB dimulai dari KM 47 (Tol Jakarta – Cikampek) hingga KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung).
  • Jumat (29/4) pukul 07.00 WIB – 24.00 WIB mulai dari KM 47 (Tol Jakarta – Cikampek) hingga KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung).
  • Sabtu (30/4) pukul 07.00 WIB – 24.00 WIB mulai dari KM 47 (Tol Jakarta – Cikampek hingga KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung).
  • Minggu (1/5) pukul 07.00 WIB – 12 WIB mulai dari KM 47 (Tol Jakarta – Cikampek) hingga KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung).

Terkini

mobil
Jaecoo J5 EV Genuine Body Kit

Jaecoo Komitmen Percepat Pengiriman J5 EV ke Konsumen

Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan

modifikasi
IMX 2026

IMX 2026 Jadi Gairah Baru Dunia Modifikasi, Ada Banyak Kejutan

IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 30 September 2026 Masih Lanjut

Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak

news
SIM Keliling Bandung

Jangan Salah Lokasi SIM Keliling Bandung di Akhir September 2026

Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Beroperasi Hari Ini, Rabu 30 September 2026

Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya

modifikasi
Spacer Mobil

Plus Minus Pakai Spacer untuk Mobil, Ketahui Risikonya

Spacer pada mobil membantu memperbaiki proporsi ban dengan fender, namun pemilik perlu mengenali risikonya

mobil
Mitsubishi Pajero

Mitsubishi Pajero Debut ASEAN di Oktober, Thailand Negara Pertama

Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang akan menjual Mitsubishi Pajero terbaru, ini kisaran harganya

mobil
Mobil Listrik

TKDN Mobil Listrik Perlu Ditingkatkan, Komponen Lokal Jadi Kunci

Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia, wajib meningkatkan TKDN sampai 80 persen pada 2030 mendatang