Kenali Bahaya Microsleep Saat Perjalanan Mudik Lebaran 2022

Melakukan perjalanan panjang, pemudik kendaraan pribadi harus mengetahui bahaya microsleep ketika berkendara

Kenali Bahaya Microsleep Saat Perjalanan Mudik Lebaran 2022

TRENOTO – Perjalanan ke kampung halaman membutuhkan waktu cukup panjang dan harus melintasi sejumlah jalan tol. Selain persiapan fisik, pengendara dengan kendaraan pribadi juga harus mengetahui bahaya microsleep.

Dapat menjadi penyebab kecelakaan, microsleep bisa terjadi apabila pengendara mengalami kelelahan otak. Salah satu penyebabnya ialah merasa bosan terhadap kondisi jalan yang lurus, sehingga kewaspadaan terhadap situasi dan kondisi jalan berangsur menurun.

Jusri Pulubuhu selaku Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) menyebut bila microsleep tak hanya menyerang saat mengantuk, tapi juga bisa terjadi pada pengendara yang cukup beristirahat. 

"Untuk miscrosleep itu biasanya terjadi karena otak kita tidak terstimulus. Lebih mudah dimengerti itu bukan mata yang tertidur tapi otak. Jadinya otak berhenti bekerja sejenak seperti orang melamun atau mabuk," kata Jusri.  

Jusri menjelaskan bila pengemudi tak boleh menganggap remeh bahaya microsleep karena hal ini terjadi bukan disebabkan oleh lelahnya fisik ketika sedang berkendara.

Photo : Halodoc

"Ini sangat berbahaya karena kejadian microsleep bisa terjadi dengan mata terbuka maupun mata tertutup, jadi saat berkendara tidak boleh melamun, sebab itu salah satu ciri-cirinya," ujarnya.

Hal yang perlu diwaspadai ketika berkendara ialah microsleep bisa saja menyerang hanya dalam 30 detik. Setelah otak terstimulus di situlah bisa terjadi kejadian yang membahayakan. 

Meski 30 detik merupakan waktu yang sangat sebentar tapi saat berkendara itu ada moment yang sangat penting. Terlebih terdapat pengendara lain yang memacu kendaraannya di sekitar kita.

"Jadi memang satu detik saja dalam kecepatan 60 kilometer per jam, mobil itu sudah bisa keluar ke bahu jalan, menabrak median jalan dan kejadian lain yang membahayakan," tuturnya.

Tanda-Tanda Microsleep

Mereka yang mengalami microsleep akan sulit  berkonsentrasi. Tak hanya itu, mereka juga cenderung tidak mendengar pembicaraan orang lain dan tidak memahami ketika diajak berbicara karena sulit mengingat kejadian 1 hingga 2 menit lalu. Selain itu, mata akan tetap terbuka namun dengan pandangan kosong.

Photo : 123rf

Dengan tidak sengaja menjatuhkan barang yang dipegang. Tanda paling berbahaya adalah hilang kontrol sehingga  kepala terjatuh tiba-tiba.

Kondisi tidur singkat secara tak sadar ini,dapat membuat pengendara kaget sehingga hilang kendali dan terjadi  kecelakaan. 

Mengatasi Microsleep Saat Berkendara

Cara paling mudah ialah mendengarkan lagu dengan tempo musik cepat. Microsleep  bisa timbul ketika pengendara merasa bosan, seperti di tengah kemacetan atau sedang melintas di jalanan yang lurus

Saat mendengarkan lagu perhatian pengendara bisa teralihkan karena otak akan memproses suara yang terdengar.


Terkini

motor
Yamaha Grand Filano Hybrid

Yamaha Berikan Warna Baru Grand Filano Hybrid, Makin Jadi Idaman

Ada empat pilihan kelir skutik Yamaha Grand Filano Hybrid untuk konsumen, harga mulai Rp 28,7 jutaan

mobil
Lepas

Lepas L8 Berkelir Merah dan Hijau Mendominasi Pemesanan

Lepas L8 mengincar konsumen di segmen premium yang sedang mencari kendaraan tambahan, bukan mobil pertama

mobil
BMW

BMW Pimpin Penjualan Segmen Premium Indonesia di 2025

Penjualan merek mobil di segmen premium dipimpin BMW, berhasil mengirimkan lebih dari 2.000 unit ke konsumen

news
Ganjil Genap Puncak Bogor

Jadwal Ganjil Genap Puncak Bogor Pekan Ini, Dimulai 23 Januari

Agar tetap bisa berlibur bersama keluarga, masyarakat bisa memperhatikan jadwal ganjil genap Puncak Bogor

mobil
Wuling

Penjualan Wuling Air ev Tahun 2025 Tembus 3 Ribu Unit, Terlaris

Wuling Air ev terbukti masih dicintai banyak masyarakat di Tanah Air berkat sejumlah keunggulan yang diusung

mobil
Ekspor kendaraan

Daftar Merek Mobil Ekspor Terbesar 2025, Toyota Mendominasi

Toyota mendominasi pasar ekspor kendaraan dari Tanah Air dengan menguasai 35,3 persen dari total market

mobil
Pabrik Chery

Chery Tegaskan Bangun Pabrik di Indonesia Tahun Ini

Chery menegaskan tetap ingin memiliki pabrik sendiri meski telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan manufaktur

mobil
Neta

Neta Sebut Prinsipal Tidak Berencana Pergi dari Pasar Indonesia

Di tengah tantangan proses restrukturisasi, Neta memastikan tetap berkiprah dan melayani konsumen Indonesia