Varian Baru Meluncur, Diskon Hyundai Creta Tembus Rp 45 Juta
10 Januari 2026, 17:00 WIB
Test drive Hyundai Creta TrenOto manfaatkannya untuk menelisik kinerja transmisi IVT yang merupakan pengembangan dari CVT
Oleh Arie Prasetya
TrenOto coba memberikan urutan pendistribusian tenaga antara IVT dan CVT yang juga memiliki perbedaan. Yuk simak perbedaannya.
CVT = Engine -> Torque Converter -> 1 Reduction Gear -> Drive Pully -> Push Belt -> Driven Pully -> Planetary Gear -> 2 Reduction Gear -> Driferensial
IVT = Engine -> Torque Converter -> Planetary Gear -> Drive Pully -> Chain Belt -> Driven Pully -> 1 Gear Reduction -> 2 Gear Reduction -> Differenial
Berikut masing-masing fungsinya, Tourque Converter bekerja sebagai kopling hidrolik yang merupakan bagian dari sistem perpindahan tenaga dari mesin ke transmisi. Fungsinya kurang lebih sama seperti kopling pada transmisi manual.
Planetary Gear susunan gear yang bisa membuat mobil bergerak. Pada sistem transmisi otomatis bagian ini dapat mengubah perbandingan torsi, perbandingan gear hingga mengubah kecepatan putar pada output shaft transmisi.
Reduction Gear berfungsi sebagai pengatur kecepatan atau menurunkan input tenaga untuk output yang lebih lambat. Bekerja juga menyediakan rasio gear sesuai beban mesin.
Drive Pully-Push Belt/Chain Belt-Driven Pully merupakan komponen penggerak utama dari sistem transmisi CVT maupun IVT. Kedua pully akan bekerja lewat perubahan yang membuat diameter belt akan berubah dan selanjutnya menjadi rasio gigi.
Catatan konsumsi BBM Hyundai Creta yang TrenOto dapat selama pengujian berdasarkan yang tertera dari MID. Hari pertama, dengan kondisi jalan yang sangat beragam (tol, jalan umum, menanjak) sepanjang 111 km, tertera konsumsi BBM mencapai 9.17 km per liter.
Ini memang cukup boros untuk mobil dengan mesin berkapasitas 1.500 cc. Namun karena dalam kondisi ujicoba, hal ini sangat wajar, mengingat sewaktu-waktu TrenOto mencoba Creta dengan akselerasi cepat plus banyak stop and go. Mesin mobil juga kerap dibiarkan menyala saat harus berhenti mengikuti instruksi rombongan.
Sementara catatan konsumsi BBM di hari kedua mencapai 13 km per liter, tentunya tergolong cukup irit. Hal ini bisa tercapai saat berkendara normal di perjalanan sepanjang 172 km dari Denpasar menuju Kintamani lanjut Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Januari 2026, 17:00 WIB
07 Januari 2026, 15:17 WIB
21 Februari 2025, 19:00 WIB
10 Februari 2025, 22:01 WIB
18 Januari 2025, 20:30 WIB
Terkini
21 Januari 2026, 19:30 WIB
Insiden mobil listrik terbakar yang terjadi belakangan berpotensi memicu ketakutan, wajib ada edukasi
21 Januari 2026, 19:23 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins kini mempunyai motor balap Yamaha baru guna mengarungi kompetisi MotoGP 2026
21 Januari 2026, 16:08 WIB
Yamaha Nmax maupun Xmax kini tampil beda setelah diberikan livery khusus, yakni 25 tahun Maxi yang sporty
21 Januari 2026, 15:00 WIB
Hampir dua tahun sejak peluncuran L8, Aletra akhirnya siap menghadirkan produk baru buat konsumen tahun ini
21 Januari 2026, 14:09 WIB
Mobil listrik terbaru Mitsubishi memiliki ukuran kompak dan bahasa desain baru pakai basis Foxtron Bria
21 Januari 2026, 13:34 WIB
Yamaha Tmax DX model 2026 hadir untuk menggoda para pencinta touring berkantong tebal yang ada di Indonesia
21 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas bakal fokus untuk meluncurkan SUV serta sedan di Indonesia dengan desain premium yang keunggulan tersendiri
21 Januari 2026, 11:00 WIB
Polytron menegaskan bakal meluncurkan mobil listrik baru di 2026 untuk memperkuat pasarnya di Tanah Air