Hyundai Klaim Creta dan Stargazer Ramai Peminat di IIMS 2025
21 Februari 2025, 19:00 WIB
Test drive Hyundai Creta TrenOto manfaatkannya untuk menelisik kinerja transmisi IVT yang merupakan pengembangan dari CVT
Oleh Arie Prasetya
TrenOto coba memberikan urutan pendistribusian tenaga antara IVT dan CVT yang juga memiliki perbedaan. Yuk simak perbedaannya.
CVT = Engine -> Torque Converter -> 1 Reduction Gear -> Drive Pully -> Push Belt -> Driven Pully -> Planetary Gear -> 2 Reduction Gear -> Driferensial
IVT = Engine -> Torque Converter -> Planetary Gear -> Drive Pully -> Chain Belt -> Driven Pully -> 1 Gear Reduction -> 2 Gear Reduction -> Differenial
Berikut masing-masing fungsinya, Tourque Converter bekerja sebagai kopling hidrolik yang merupakan bagian dari sistem perpindahan tenaga dari mesin ke transmisi. Fungsinya kurang lebih sama seperti kopling pada transmisi manual.
Planetary Gear susunan gear yang bisa membuat mobil bergerak. Pada sistem transmisi otomatis bagian ini dapat mengubah perbandingan torsi, perbandingan gear hingga mengubah kecepatan putar pada output shaft transmisi.
Reduction Gear berfungsi sebagai pengatur kecepatan atau menurunkan input tenaga untuk output yang lebih lambat. Bekerja juga menyediakan rasio gear sesuai beban mesin.
Drive Pully-Push Belt/Chain Belt-Driven Pully merupakan komponen penggerak utama dari sistem transmisi CVT maupun IVT. Kedua pully akan bekerja lewat perubahan yang membuat diameter belt akan berubah dan selanjutnya menjadi rasio gigi.
Catatan konsumsi BBM Hyundai Creta yang TrenOto dapat selama pengujian berdasarkan yang tertera dari MID. Hari pertama, dengan kondisi jalan yang sangat beragam (tol, jalan umum, menanjak) sepanjang 111 km, tertera konsumsi BBM mencapai 9.17 km per liter.
Ini memang cukup boros untuk mobil dengan mesin berkapasitas 1.500 cc. Namun karena dalam kondisi ujicoba, hal ini sangat wajar, mengingat sewaktu-waktu TrenOto mencoba Creta dengan akselerasi cepat plus banyak stop and go. Mesin mobil juga kerap dibiarkan menyala saat harus berhenti mengikuti instruksi rombongan.
Sementara catatan konsumsi BBM di hari kedua mencapai 13 km per liter, tentunya tergolong cukup irit. Hal ini bisa tercapai saat berkendara normal di perjalanan sepanjang 172 km dari Denpasar menuju Kintamani lanjut Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 Februari 2025, 19:00 WIB
10 Februari 2025, 22:01 WIB
18 Januari 2025, 20:30 WIB
16 Januari 2025, 23:44 WIB
09 Januari 2025, 23:00 WIB
Terkini
31 Maret 2025, 09:00 WIB
Chery mengungkapkan ada tantangan tersendiri dalam memasarkan SUV crossover listrik Omoda E5 di Indonesia
31 Maret 2025, 07:00 WIB
Haka Auto buka bengkel siaga saat Lebaran untuk menemani perjalanan pelanggan BYD mudik ke kampung halamannya
31 Maret 2025, 06:00 WIB
Kepolisian prediksi ada lonjakan arus mudik dan kepadatan di sejumlah titik setelah pelaksanaan sholat Id
31 Maret 2025, 05:08 WIB
Francesco Bagnaia akhirnya keluar sebagai pemenang pada MotoGP Amerika 2025 usai Marc Marquez terjatuh
30 Maret 2025, 22:03 WIB
Satu unit mobil listrik Hyundai Ioniq 5 N terlibat kecelakaan fatal dengan sebuah truk di Tol JORR, Cengkareng
30 Maret 2025, 12:00 WIB
Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga BBM, disebut sebagai hadiah Lebaran 2025 bagi pengendara
30 Maret 2025, 10:38 WIB
PT YIMM mengklaim penjualan Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid baik, unit dikirim ke konsumen mulai Aprl 2025
30 Maret 2025, 08:00 WIB
Pelaksanaan contraflow di tol Jakarta Cikampek dihentikan karena kepadatan lalu lintas sudah mulai berkurang