iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Xiaomi berminat mengekspor mobil listrik ke pasar global, tetapi masih ada satu penghambat yang dihadapi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Perusahaan teknologi yang dikenal dengan produk gawainya, Xiaomi menjadi salah satu manufaktur mobil listrik terpopuler di Cina saat ini.
Beberapa model baru diperkenalkan tetapi berhasil meraup ribuan pemesanan bahkan tak lama setelah diluncurkan.
Misalnya, SUV (Sport Utility Vehicle) terbaru mereka yakni Xiaomi YU7, diklaim mengantongi 315.900 pemesanan hanya 72 jam sejak peluncurannya di Cina. Angka itu belum termasuk pemesanan secara daring.
Melihat minat yang sangat tinggi, tidak dapat dipungkiri konsumen global juga menanti kehadiran mobil listrik Xiaomi.
Pihak Xiaomi ungkap mereka berminat untuk menjual mobil listrik mereka ke pasar global, tetapi hanya setelah 2027.
Salah satu alasannya adalah pemesanan membludak, sehingga Xiaomi harus membereskan produksi buat kebutuhan konsumen Cina terlebih dulu.
Beberapa pembeli disebut terancam harus menunggu waktu inden sangat lama yakni 38 minggu sampai 60 minggu.
“Kami berkomitmen untuk menambah kapasitas (produksi),” kata Lei Jun, CEO Xiaomi seperti dikutip dari The Independent Singapore, Jumat (04/07).
Sayangnya dia enggan menjelaskan lebih lanjut soal peluang ekspor mobil listrik Xiaomi di masa mendatang, ataupun negara mana saja yang menjadi tujuan.
Jika hadir di Indonesia, mobil listrik Xiaomi bisa jadi pilihan menarik buat para konsumen penyuka kendaraan ramah lingkungan premium performa tinggi.
Sekadar informasi, model terbaru Xiaomi YU7 dijual dengan harga kompetitif mulai 35.000 USD. Dalam kurs rupiah, angka ini setara Rp 566,9 jutaan.
Di Indonesia, mobil listrik performa tinggi rata-rata dijual seharga OTR (On The Road) Jakarta di atas Rp 1 miliar.
Misalnya Hyundai Ioniq 5 N, versi performa dari SUV Ioniq 5 yang menjadi salah satu andalan PT HMID (Hyundai Motors Indonesia).
Lalu dari Cina ada MG Cyberster. Nantinya bakal ada pendatang baru dari sub merek premium BYD, yaitu Denza Z9 GT.
Meskipun kehadiran model tersebut belum dikonfirmasi, tenaga penjual sudah mulai menawarkan unit dengan prediksi harga Rp 1,3 miliar.
Konsumen bisa melakukan pemesanan Denza Z9 GT dengan menyiapkan booking fee paling tidak sebesar Rp 50 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Penjualan mobil di Indonesia kembali pulih, Toyota masih memimpin sebagai merek mobil terlaris di Juli 2026
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk