Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun
15 September 2026, 13:00 WIB
Xiaomi berminat mengekspor mobil listrik ke pasar global, tetapi masih ada satu penghambat yang dihadapi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Perusahaan teknologi yang dikenal dengan produk gawainya, Xiaomi menjadi salah satu manufaktur mobil listrik terpopuler di Cina saat ini.
Beberapa model baru diperkenalkan tetapi berhasil meraup ribuan pemesanan bahkan tak lama setelah diluncurkan.
Misalnya, SUV (Sport Utility Vehicle) terbaru mereka yakni Xiaomi YU7, diklaim mengantongi 315.900 pemesanan hanya 72 jam sejak peluncurannya di Cina. Angka itu belum termasuk pemesanan secara daring.
Melihat minat yang sangat tinggi, tidak dapat dipungkiri konsumen global juga menanti kehadiran mobil listrik Xiaomi.
Pihak Xiaomi ungkap mereka berminat untuk menjual mobil listrik mereka ke pasar global, tetapi hanya setelah 2027.
Salah satu alasannya adalah pemesanan membludak, sehingga Xiaomi harus membereskan produksi buat kebutuhan konsumen Cina terlebih dulu.
Beberapa pembeli disebut terancam harus menunggu waktu inden sangat lama yakni 38 minggu sampai 60 minggu.
“Kami berkomitmen untuk menambah kapasitas (produksi),” kata Lei Jun, CEO Xiaomi seperti dikutip dari The Independent Singapore, Jumat (04/07).
Sayangnya dia enggan menjelaskan lebih lanjut soal peluang ekspor mobil listrik Xiaomi di masa mendatang, ataupun negara mana saja yang menjadi tujuan.
Jika hadir di Indonesia, mobil listrik Xiaomi bisa jadi pilihan menarik buat para konsumen penyuka kendaraan ramah lingkungan premium performa tinggi.
Sekadar informasi, model terbaru Xiaomi YU7 dijual dengan harga kompetitif mulai 35.000 USD. Dalam kurs rupiah, angka ini setara Rp 566,9 jutaan.
Di Indonesia, mobil listrik performa tinggi rata-rata dijual seharga OTR (On The Road) Jakarta di atas Rp 1 miliar.
Misalnya Hyundai Ioniq 5 N, versi performa dari SUV Ioniq 5 yang menjadi salah satu andalan PT HMID (Hyundai Motors Indonesia).
Lalu dari Cina ada MG Cyberster. Nantinya bakal ada pendatang baru dari sub merek premium BYD, yaitu Denza Z9 GT.
Meskipun kehadiran model tersebut belum dikonfirmasi, tenaga penjual sudah mulai menawarkan unit dengan prediksi harga Rp 1,3 miliar.
Konsumen bisa melakukan pemesanan Denza Z9 GT dengan menyiapkan booking fee paling tidak sebesar Rp 50 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
15 September 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik menyumbangkan wholesales tertingginya tahun ini di Agustus, PHEV naik sementara hybrid turun
15 September 2026, 09:00 WIB
Menurut laporan terbaru, kapal-kapal anyar BYD akan mulai dikirim dari galangan mulai 2027 sampai 2029
15 September 2026, 07:00 WIB
Harga mulai Rp 1,1 miliar, GWM Wey G9 bisa dipesan oleh konsumen dan akan dikirim bertahap pada November
15 September 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta masih menajdi andalan untuk memecah kebuntuan terutama di jam-jam relatif padat
15 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha untuk mempermudah urusan para pengendara, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
15 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan dan biaya yang dibutuhkan
14 September 2026, 18:02 WIB
Berbekal kemenangan di Misano pada Minggu (13/09), Marquez sukses memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026
14 September 2026, 18:01 WIB
BYD kembali berada di puncak daftar merek mobil Cina terlaris periode Agustus 2026 disusul Jaecoo dan Geely