Menilik Penjualan Merek Jepang-Korea Pasca Kehadiran Mobil Cina
14 Januari 2026, 15:00 WIB
Hyundai Creta facelift akan diekspor ke sejumlah negara di Asia Pasific, Amerika Tengah, Afrika hingga Timur Tengah
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai Creta facelift yang baru diluncurkan tidak hanya akan dibuat untuk kebutuhan dalam negeri tapi juga buat keperluan ekspor. Langkah itu diharapkan bisa menunjukkan komitmen pabrikan menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi.
Selama ini Hyundai Creta buatan Indonesia memang sudah dikirim untuk keperluan pasar internasional. Setidaknya ada 60 negara di Asia Pasific, Amerika Tengah dan selatan, Afrika serta Timur Tengah.
“Kami berharap produksi Hyundai Creta facelift dan N Line Turbo dapat menjawab kebutuhan konsumen dan diterima dengan baik di Indonesia maupun belahan dunia lain,” ungkap Bong Kyu Lee, Presiden Direktur PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia dalam keterangan resminya (16/01).
Sayangnya ia tidak menjelaskan berapa target ekspor yang ingin mereka capai dalam satu tahun. Namun berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang 2024 mereka berhasil mengirim 62.443 unit atau menguasai 13,2 persen dari total pengiriman mobil.
Angka tersebut 8.005 unit lebih banyak dibanding 2023 yang cuma meraih 54.438 unit. Ketika itu pabrikan berhasil menguasai pasar ekspor hingga 10,8 persen.
Catatan ekspor Hyundai memang sangat menarik karena total produksi mereka capai sepanjang 2024 adalah 85.674 unit. Itu artinya mobil yang mereka buat kebanyakan untuk memenuhi kebutuhan pasar negara lain.
Jumlah tersebut tentunya diharapkan bisa bertambah karena Hyundai Creta dan Creta N Line Turbo sudah mulai diproduksi.
Buat Creta N Line Turbo, mobil ini dibekali mesin 1.5 L Turbo GDi. Jantung pacu itu lalu dipadankan dengan transmisi DCT 7 percepatan.
Hyundai mengklaim bahwa mesin tersebut mampu melepas tenaga sebesar 157 hp dan torsi 253 Nm.
Sementara Hyunda Creta Facelift hadir dengan performa lebih jinak karena pabrikan menggunakan mesin 1.5 L MPI. Semburan daya yang dihasilkan mencapai 113 hp dan torsi puncak 143,8 Nm.
Untuk memenuhi kebutuhan pengendara disediakan empat pilihan mode berkendara mulai dari Eco, Smart, Normal hingga Sport.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Januari 2026, 15:00 WIB
14 Januari 2026, 14:00 WIB
13 Januari 2026, 11:00 WIB
10 Januari 2026, 17:00 WIB
09 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
15 Januari 2026, 12:00 WIB
Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan
15 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Avanza jadi mobil terlaris di 2025 namun BYD mulai merangsek naik dengan memasukkan dua model ke 20 besar
15 Januari 2026, 10:00 WIB
Sepanjang periode tahun lalu pasar motor baru menunjukan kinerja cukup positif, termasuk dirasakan oleh Yamaha
15 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut data Gaikindo, segmen mobil LCGC hanya membukukan wholesales di anga 122.686 unit sepanjang 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Menghadapi tantangan berat dan persaingan sengit, penjualan retail Neta mengalami penurunan tajam di 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Libur akhir pekan datang lebih awal namun pemerintah tetap menggelar ganjil genap Jakarta secara ketat
15 Januari 2026, 07:00 WIB
Pertamina Enduro VR46 kembali ke warna khas mereka di MotoGP 2026, memadukan kuning fluo dengan aksen hitam
15 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada di lima tempat, SIM keliling Jakarta dapat melayani proses perpanjangan masa berlaku SIM A dan C