Cara Hyundai Bikin Nyaman dan Tenang Konsumen
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai Creta facelift akan diekspor ke sejumlah negara di Asia Pasific, Amerika Tengah, Afrika hingga Timur Tengah
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai Creta facelift yang baru diluncurkan tidak hanya akan dibuat untuk kebutuhan dalam negeri tapi juga buat keperluan ekspor. Langkah itu diharapkan bisa menunjukkan komitmen pabrikan menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi.
Selama ini Hyundai Creta buatan Indonesia memang sudah dikirim untuk keperluan pasar internasional. Setidaknya ada 60 negara di Asia Pasific, Amerika Tengah dan selatan, Afrika serta Timur Tengah.
“Kami berharap produksi Hyundai Creta facelift dan N Line Turbo dapat menjawab kebutuhan konsumen dan diterima dengan baik di Indonesia maupun belahan dunia lain,” ungkap Bong Kyu Lee, Presiden Direktur PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia dalam keterangan resminya (16/01).
Sayangnya ia tidak menjelaskan berapa target ekspor yang ingin mereka capai dalam satu tahun. Namun berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang 2024 mereka berhasil mengirim 62.443 unit atau menguasai 13,2 persen dari total pengiriman mobil.
Angka tersebut 8.005 unit lebih banyak dibanding 2023 yang cuma meraih 54.438 unit. Ketika itu pabrikan berhasil menguasai pasar ekspor hingga 10,8 persen.
Catatan ekspor Hyundai memang sangat menarik karena total produksi mereka capai sepanjang 2024 adalah 85.674 unit. Itu artinya mobil yang mereka buat kebanyakan untuk memenuhi kebutuhan pasar negara lain.
Jumlah tersebut tentunya diharapkan bisa bertambah karena Hyundai Creta dan Creta N Line Turbo sudah mulai diproduksi.
Buat Creta N Line Turbo, mobil ini dibekali mesin 1.5 L Turbo GDi. Jantung pacu itu lalu dipadankan dengan transmisi DCT 7 percepatan.
Hyundai mengklaim bahwa mesin tersebut mampu melepas tenaga sebesar 157 hp dan torsi 253 Nm.
Sementara Hyunda Creta Facelift hadir dengan performa lebih jinak karena pabrikan menggunakan mesin 1.5 L MPI. Semburan daya yang dihasilkan mencapai 113 hp dan torsi puncak 143,8 Nm.
Untuk memenuhi kebutuhan pengendara disediakan empat pilihan mode berkendara mulai dari Eco, Smart, Normal hingga Sport.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 April 2026, 07:42 WIB
26 Maret 2026, 07:00 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
13 Maret 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
21 April 2026, 07:00 WIB
Truk hidrogen Isuzu dan Toyota bakal mulai produksi tahun depan, memanfaatkan Isuzu Elf EV sebagai basis
21 April 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini
21 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan seperti biasanya hari ini, simak daftar lokasinya
21 April 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta yang telah diterapkan sejak 2016 terus bergulir hingga hari ini karena cukup efektif
20 April 2026, 21:20 WIB
Mayoritas merek mobil mewah mengalami penurunan penjualan di Maret 2026, Mercedes-Benz anjlok 44,9 persen
20 April 2026, 21:19 WIB
Toyota berkolaborasi dengan CATL untuk membangun fasilitas produksi baterai mobil hybrid di Karawang, Jabar
20 April 2026, 09:00 WIB
MPM Green Action 2026, fokus pada pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat di sejumlah wilayah
20 April 2026, 07:00 WIB
Mobil Cina segmen premium yang masuk pasar Indonesia menjadi perhatian BMW di tengah era elektrifikasi