GIAMM Berharap Aturan TKDN EV Diperketat, Serap Komponen Lokal
31 Desember 2025, 10:00 WIB
Kesan pertama first drive Wuling Air ev cukup menggoda, menarik untuk ditelisik dan selanjutnya terserah Anda
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Wuling Motors memberikan kesempatan pada TrenOto untuk melakukan first drive Wuling Air ev di weekend pertama GIIAS 2022 (Minggu, 14 Agustus 2022). Memang waktu dan tempat yang diberikan sangatlah terbatas, namun impresi dari mobil listrik pertama Wuling yang buat dan dipasarkan di Indonesia cukup menggoda.
Mungkin tidak sedikit yang meng-underestimate atau memandang sebelah mata dimensi yang sangat imut dari Wuling Air ev yang kehadirannya sejalan dengan tema keikutsertaan Wuling di GIIAS 2022 “The Future is Now”. Pertanyaan muncul, bagaimana dengan panjang kurang dari 3 meter, lebar 1.5 meter dan tinggi 1.6 meter mampu mengangkut penumpang dengan nyaman?
Untuk tahu jawabannya, TrenOto langsung masuk ke baris kedua alias penumpang belakang. Sebelum duduk nilai positif layak diberikan untuk akses keluar masuk Wuling Air ev karena cukup gampang bagi penumpang bertinggi tinggi 1.75cm.
Duduk di belakang Wuling Air ev praktis juga tidak ada masalah. TrenOto dengan mudah mendapatkan posisi terbaik bahkan ketika kursi depan diisi 2 orang dewasa dengan tinggi rata-rata 1.75cm.
Namun demikian ada 3 catatan saat duduk di belakang. Pertama posisi duduknya terlalu tegak, kedua bantingan cukup terasa karena posisi jok tepat berada di atas sumbu roda dan terakhir hembusan blower AC di depan tidak sampai ke belakang, penyebabnya karena terhalang kursi dan penumpang depan jadi saat berkendara di siang hari cukup terasa panas.
Dari sisi daya angkut, Wuling Air ev disebut memiliki gross weight atau berat dengan penumpang full 1.160 kg. Dengan berat kosong sekitar 880 kg, total kapasitas barang dan penumpang maksimal sekitar 300 kg. Untuk diketahui, berat kosong tersebut kurang lebih sama dengan mobil di kelas LCGC yang memiliki dimensi lebih besar.
Wuling Air ev dilengkapi dengan motor listrik berdaya 30 kW, jika dikonversi sekitar 40 hp atau setengah dari tenaga mesin Toyota Agya 1.0 liter. Daya motor listrik selanjutnya diteruskan ke roda belakang melalui tranmisi single reduction gear.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
29 Desember 2025, 15:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 11:00 WIB
Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang
31 Desember 2025, 10:00 WIB
Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor
31 Desember 2025, 09:00 WIB
Dinas Perhubungan telah menyiapkan kantong parkir Car Free Night untuk memudahkan masyarakat yang bawa kendaraan
31 Desember 2025, 08:00 WIB
Dinas Perhubungan bakal rekayasa lalu lintas di TMII dan Ragunan untuk hindari kepadatan di malam tahun baru
31 Desember 2025, 07:00 WIB
Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP