Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Kesan pertama first drive Wuling Air ev cukup menggoda, menarik untuk ditelisik dan selanjutnya terserah Anda
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Wuling Motors memberikan kesempatan pada TrenOto untuk melakukan first drive Wuling Air ev di weekend pertama GIIAS 2022 (Minggu, 14 Agustus 2022). Memang waktu dan tempat yang diberikan sangatlah terbatas, namun impresi dari mobil listrik pertama Wuling yang buat dan dipasarkan di Indonesia cukup menggoda.
Mungkin tidak sedikit yang meng-underestimate atau memandang sebelah mata dimensi yang sangat imut dari Wuling Air ev yang kehadirannya sejalan dengan tema keikutsertaan Wuling di GIIAS 2022 “The Future is Now”. Pertanyaan muncul, bagaimana dengan panjang kurang dari 3 meter, lebar 1.5 meter dan tinggi 1.6 meter mampu mengangkut penumpang dengan nyaman?
Untuk tahu jawabannya, TrenOto langsung masuk ke baris kedua alias penumpang belakang. Sebelum duduk nilai positif layak diberikan untuk akses keluar masuk Wuling Air ev karena cukup gampang bagi penumpang bertinggi tinggi 1.75cm.
Duduk di belakang Wuling Air ev praktis juga tidak ada masalah. TrenOto dengan mudah mendapatkan posisi terbaik bahkan ketika kursi depan diisi 2 orang dewasa dengan tinggi rata-rata 1.75cm.
Namun demikian ada 3 catatan saat duduk di belakang. Pertama posisi duduknya terlalu tegak, kedua bantingan cukup terasa karena posisi jok tepat berada di atas sumbu roda dan terakhir hembusan blower AC di depan tidak sampai ke belakang, penyebabnya karena terhalang kursi dan penumpang depan jadi saat berkendara di siang hari cukup terasa panas.
Dari sisi daya angkut, Wuling Air ev disebut memiliki gross weight atau berat dengan penumpang full 1.160 kg. Dengan berat kosong sekitar 880 kg, total kapasitas barang dan penumpang maksimal sekitar 300 kg. Untuk diketahui, berat kosong tersebut kurang lebih sama dengan mobil di kelas LCGC yang memiliki dimensi lebih besar.
Wuling Air ev dilengkapi dengan motor listrik berdaya 30 kW, jika dikonversi sekitar 40 hp atau setengah dari tenaga mesin Toyota Agya 1.0 liter. Daya motor listrik selanjutnya diteruskan ke roda belakang melalui tranmisi single reduction gear.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
18 Mei 2026, 06:06 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan
18 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona