Motornya Berasap di MotoGP Jepang 2025, Ini Penjelasan Bagnaia

Francesco Bagnaia buka suara soal asap tebal yang muncul dari motornya jelang akhir balapan di Jepang

Motornya Berasap di MotoGP Jepang 2025, Ini Penjelasan Bagnaia
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Menjelang akhir balapan utama MotoGP Jepang 2025, pembalap Ducati Francesco Bagnaia terus mempertahankan performanya di posisi terdepan.

Ini merupakan titik balik bagi Bagnaia setelah beragam kesulitan dia lalui di seri-seri terdahulu.

Tetapi satu hal mengkhawatirkan sempat terjadi. Knalpot motor Bagnaia sempat mengeluarkan asap tebal di detik-detik putaran akhir MotoGP Jepang 2025.

Marc Marquez, juara dunia MotoGP 2025 yang berada tepat di belakangnya juga mengaku ‘ngeri’ setelah melihat asap tersebut.

Hasil MotoGP Jepang 2025
Photo : Instagram @pecco63

Potensi kebocoran oli sempat diyakini jadi penyebab munculnya asap tersebut. Apabila benar dan motor Bagnaia mengeluarkan oli, tentu jadi hal merepotkan buat Marquez karena ada peluang terjatuh.

Beruntungnya, baik Francesco Bagnaia maupun Marc Marquez berhasil menyelesaikan MotoGP Jepang 2025 tanpa kendala apapun.

Meskipun Bagnaia dan Ducati sempat bungkam soal penyebab asap tersebut, Pecco akhirnya angkat bicara.

“Mesinnya aman. Ada filter kecil yang tidak bekerja dengan baik sehingga jadi berasap,” kata Bagnaia dikutip dari Crash, Kamis (02/10).

Dia mengaku bersyukur insiden itu tidak sampai di titik membahayakan meskipun terlihat menakutkan.

“Beruntungnya saya menyelesaikan balapan dan tidak terkena penalti apapun. Yang paling penting mesinnya aman,” tegas Bagnaia

Untuk itu sekarang dia bersiap mempertahankan posisinya di peringkat pertama klasemen MotoGP 2025.

Ubahan pada Desmosedici GP25 Bagnaia di tes Misano terbukti memberikan hasil positif di Jepang.

Oleh karena itu, Mandalika jadi momen pembuktian lagi buat melihat seberapa konsisten performa Bagnaia maupun motornya di trek.

“Kami memutuskan untuk pakai motor sama seperti di Sirkuit Motegi dan melihat apa yang bisa dilakukan selama balapan,” kata Bagnaia.

Bos Ducati Komentari Bagnaia di MotoGP Austria 2025: Mengecewakan
Photo : Instagram @pecco63

Dia menegaskan bakal berusaha semaksimal mungkin untuk kokoh di urutan terdepan dan tidak digeser siapapun di papan klasemen sementara MotoGP 2025.

Bagnaia tidak memungkiri performa Alex Marquez musim ini terbilang baik. Sehingga dia terpacu buat terus mengejar jarak 66 poin antara dirinya dan Alex.

“Di balapan terakhir mungkin dia (Alex Marquez) lebih kesulitan, tetapi saya pikir pertarungannya bakal intens dan 66 poin itu angka yang banyak. Kami akan mencoba yang terbaik,” kata Bagnaia.


Terkini

otosport
Motul

Motul Investasi di FIM EWC World Endurance Championship

Motul berkolaborasi dengan EMP untuk terlibat di ajang balap motor ketahanan FIM EWC World Endurance Championship

mobil
Changan BlueCore HEV

Changan BlueCore HEV, Suguhkan Efisiensi Sekaligus Kenyamanan

Changan memperkenalkan teknologi BlueCore Hybrid yang memiliki efisiensi dalam penggunaan bahan bakar

mobil
Lepas

Lepas Pamerkan L4 dan L6 di Ajang Beijing Auto Show 2026

Lepas membawa beberapa produk unggulan dalam ajang Beijing Auto Show 2026, masing-masing adalah L4 dan L6

otosport
MotoGP Spanyol 2026

Link Live Streaming MotoGP Spanyol 2026: Menanti Ducati Bangkit

Marc Marquez dan Francesco Bagnaia mempunyai catatan apik meraih kemenangan dalam ajang MotoGP Spanyol 2026

news
Cargloss

40 Tahun Cargloss Terus Berinovasi Kembangkan Lini Bisnis

Cargloss Group memasuki usia 40 tahun dan berganti kepemimpinan menuju masa depan lebih terintegrasi

mobil
Jetour Zongheng G700

Melihat Langsung Jetour Zongheng G700, Calon Rival Denza B5

Jetour Zongheng G700 jadi salah satu kandidat SUV PHEV baru di RI, mengisi kelas yang sama dengan Denza B5

mobil
Jetour

Unjuk Ketangguhan Jetour G700 dan T2 i-DM, Ajak Ratusan Peserta

Jetour G700 dan T2 i-DM dicoba oleh seluruh jurnalis dan influencer yang mengikuti ajang test drive eksklusif

news
Insentif EV

Mendagri Instruksikan Insentif EV Dilanjut di Semua Provinsi

Peraturan baru mengenai insentif EV tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 900.1.13.1/3764/SJ