Ganjil Genap Jakarta 13 Februari 2026, Simak Lokasinya
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Ada banyak yang harus diwaspadai pengendara saat ikuti rekayasa lalu lintas di tol Fatmawati 2 agar selamat
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Rekayasa lalu lintas berupa penambahan lajur arteri dengan memanfaatkan bahu jalan tol diklaim berhasil mengurangi kemacetan di TB Simatupang. Bahkan jumlah penggunanya terus meningkat sejak di gelar pada 15 September 2025.
Kebijakan ini sebenarnya masih dalam tahap uji coba dan dilakukan terbatas pada pukul 17.00 hingga 20.00 WIB. Namun jika kebijakan tersebut efektif, maka akan dilajutkan hingga proyek di jalan TB Simatupang rampung.
Untuk melakukannya, pemerintah DKI Jakarta telah bekerjasama dengan pengelola jalan tol. GT Fatmawati 2 di sisi paling kiri dibuka gratis buat masyarakat yang ingin melintas.
Setelah itu pengendara akan melalui bahu jalan tol Fatmawati dan keluar di exit tol Lebak Bulus. Untuk memisahkan dengan kendaraan lain maka sudah disiapkan cone sepanjang jalan.
Walau memberi solusi sementara tetapi kebijakan ini bukankan tanpa cela. Pasalnya ada risiko keselamatan yang harus ditanggung mengingat lajur terbilang cukup sempit buat dilalui.
“Untuk pengamanannya sudah cukup jelas serta mudah terlihat tapi masih kurang aman. Oleh sebab itu pengendara harus terus memperhatikan situasi lalu lintas dan ikuti petunjuk yang terpasang,” ungkap Sony Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) pada KatadataOTO (19/09).
Ia pun mengungkap bahwa pengendara tidak boleh memacu kendaraan terlalu kencang. Hal ini karena jalur terbilang lebih sempit sehingga diperlukan kehati-hatian dalam berkendara.
“Sesuaikan kecepatan dengan aturan dan kemampuan berkendara dilajur sempit. Hindari berkendara secara ugal-ugalan karena berpotensi menyebabkan kecelakaan,” tambahnya.
Pastikan juga lampu penerangan menyala dengan optimal untuk memudahkan pembatas terlihat mata. Pasalnya terdapat reflektor pada cone pembatas sehingga membuat perjalanan jadi lebih mudah.
Perlu diketahui bahwa kemacetan lalu lintas di TB Simatupang memang sudah menjadi perhatian dari pemerintah DKI Jakarta. Kepadatan ini disebabkan oleh berkurangnya lajur di kawasan tersebut karena tengah dilakukan pembangunan saluran air.
Beragam cara sudah dilakukan untuk mengatasi macet termasuk memperkecil ruang kerja petugas. Pemerintah juga sudah menambah jumlah armada TransJakarta agar masyarakat tidak menggunakan kendaraan pribadi.
Pekerjaan pun diperkirakan baru akan selesai pada akhir Oktober 2025 sehingga kemacetan diharapkan bisa segera berakhir.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 06:00 WIB
12 Februari 2026, 15:00 WIB
12 Februari 2026, 06:00 WIB
11 Februari 2026, 06:00 WIB
10 Februari 2026, 06:00 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 07:00 WIB
BYD telah hadir di Indonesia dengan membawa sejumlah model yang memiliki keunggulannya masing-masing
13 Februari 2026, 22:48 WIB
Mitsubishi Xforce edisi Anniversary meluncur di IIMS 2026 dengan penambahan fitur eksterior dan eksterior
13 Februari 2026, 21:34 WIB
BYD terus berinovasi untuk menempatkan diri mereka sebagai pemimpin dalam perkembangan teknologi dan otomotif
13 Februari 2026, 19:22 WIB
BYD Indonesia mampu memberi dampak langsung bagi kelangsungan industri dan ekosistem mobil listrik nasional
13 Februari 2026, 17:55 WIB
BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global
13 Februari 2026, 17:54 WIB
Berbagai model BYD dihadirkan memenuhi kebutuhan konsumen, mobilitas area kota sampai perjalanan jarak jauh
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Setelah terima banyak pemesanan dari Australia, Denza B5 siap dijual di Indonesia. Berikut salah satu daya tariknya yaitu off-road