Rifat Sungkar Ungkap Kelemahan Pengemudi Perempuan

Rifat Sungkar ungkap kelemahan pengemudi perempuan bila dibandingkan dengan pengendara laki-laki saat di jalan

Rifat Sungkar Ungkap Kelemahan Pengemudi Perempuan
Adi Hidayat

KatadataOTO – Selama ini perempuan dianggap sebagai pengemudi yang cukup berbahaya karena sering dianggap sebagai penyebab beragam kecelakaan. Mulai dari salah menyalakan lain sein hingga melanggar rambu lalu lintas.

Namun Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia  tidak sepakat terhadap pandangan tersebut. Menurutnya ketika di jalan maka perbedaan gender sudah hilang dan semua dianggap sama.

Meski demikian dirinya mengakui ada beberapa kelemahan pengemudi perempuan dibandingkan laki-laki. Salah satunya adalah kepekaan terhadap kecepatan kendaraan.

“Bukannya perempuan tidak bisa berkendara kencang, tetapi mereka sering kali tidak bisa merasakan kecepatan ketika ia sedang mengemudi,” ungkapnya.

Kelemahan pengemudi perempuan
Photo : KatadataOTO

Ia pun mencontohkan keluarganya selalu injak pedal gas hingga penuh saat mengemudi. Menurutnya, saudaraanya tersebut bahkan tidak tahu berapa kecepatannya saat itu.

“Karena saya punya bengkel, jadi gasnya saya atur agar tidak bisa ditekan penuh karena memang berbahaya. Ini memang sudah karakter pengemudi perempuan,” tambahnya kemudian.

Hal tersebut menurutnya berbeda dengan laki-laki yang dinilai lebih sensitif terhadap kecepatan kendaraan. Sehingga dalam menekan pedal gas bisa lebih halus ketimbang perempuan.

Tetapi menurutnya perempuan lebih peduli terhadap kondisi di sekitar sehingga mereka bisa lebih berhati-hati dalam berkendara. Namun waktu reaksinya terbilang cukup lama.

“Kalau laki-laki mungkin satu hingga dua detik sudah bisa bereaksi terhadap sebuah situasi. Tetapi perempuan bisa lebih lama karena hampir lima detik,” tambahnya.

Situasi itu disadari oleh Mitsubishi ketika mengembangan XForce. Pabrikan asal Jepang itu meyakini bahwa mobil di segmen compact SUV tersebut bakal digemari banyak orang.

“Mobilnya dibuat sedemikian rupa agar memudahkan perempuan seperti setir yang ringan, remnya nyaman dan banyak ruang tersembunyinya,” tambah Rifat.

Ekspor Mitsubishi XForce
Photo : Mitsubishi

Mitsubishi XForce pertama kali diluncurkan  pada ajang GIIAS 2023 dan telah dibekali beragan keunggulan menarik. Salah satunya adalah mesin berkapasitas 1.500 cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar

Sementara bagian jantung pacu, Mitsubishi XForce mengandalkan mesin berkapasitas 1.500 cc. Tenaga yang dihasilkan adalah 103,2 hp pada 6.000 rpm dan torsinya 141 nm pada 4.000 rpm.

Seluruh daya kemudian disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis. Nah guna memberikan pengalaman berkendara yang berbeda, Mitsubishi memberikan empat mode berkendara, yakni Normal, Wet, Gravel serta Mud.


Terkini

mobil
Toyota Hilux BEV

Toyota Hilux BEV Masih CBU Thailand, Harga Tembus Rp 1 M

Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas

otosport
Yamaha

Kata Bos Yamaha Usai Quartararo dan Rins Pergi di Akhir Musim

Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Juli 2026, Cek Jadwalnya

SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan

news
SIM Keliling Jakarta

Simak 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM

mobil
BMW

Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026

BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar

mobil
Changan S05

Changan S05 EV dan REEV Bisa Dipesan, Estimasi Harga Rp 500 Juta

Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan

mobil
Gaikindo

Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja

Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit