Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Rifat Sungkar ungkap kelemahan pengemudi perempuan bila dibandingkan dengan pengendara laki-laki saat di jalan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Selama ini perempuan dianggap sebagai pengemudi yang cukup berbahaya karena sering dianggap sebagai penyebab beragam kecelakaan. Mulai dari salah menyalakan lain sein hingga melanggar rambu lalu lintas.
Namun Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia tidak sepakat terhadap pandangan tersebut. Menurutnya ketika di jalan maka perbedaan gender sudah hilang dan semua dianggap sama.
Meski demikian dirinya mengakui ada beberapa kelemahan pengemudi perempuan dibandingkan laki-laki. Salah satunya adalah kepekaan terhadap kecepatan kendaraan.
“Bukannya perempuan tidak bisa berkendara kencang, tetapi mereka sering kali tidak bisa merasakan kecepatan ketika ia sedang mengemudi,” ungkapnya.
Ia pun mencontohkan keluarganya selalu injak pedal gas hingga penuh saat mengemudi. Menurutnya, saudaraanya tersebut bahkan tidak tahu berapa kecepatannya saat itu.
“Karena saya punya bengkel, jadi gasnya saya atur agar tidak bisa ditekan penuh karena memang berbahaya. Ini memang sudah karakter pengemudi perempuan,” tambahnya kemudian.
Hal tersebut menurutnya berbeda dengan laki-laki yang dinilai lebih sensitif terhadap kecepatan kendaraan. Sehingga dalam menekan pedal gas bisa lebih halus ketimbang perempuan.
Tetapi menurutnya perempuan lebih peduli terhadap kondisi di sekitar sehingga mereka bisa lebih berhati-hati dalam berkendara. Namun waktu reaksinya terbilang cukup lama.
“Kalau laki-laki mungkin satu hingga dua detik sudah bisa bereaksi terhadap sebuah situasi. Tetapi perempuan bisa lebih lama karena hampir lima detik,” tambahnya.
Situasi itu disadari oleh Mitsubishi ketika mengembangan XForce. Pabrikan asal Jepang itu meyakini bahwa mobil di segmen compact SUV tersebut bakal digemari banyak orang.
“Mobilnya dibuat sedemikian rupa agar memudahkan perempuan seperti setir yang ringan, remnya nyaman dan banyak ruang tersembunyinya,” tambah Rifat.
Mitsubishi XForce pertama kali diluncurkan pada ajang GIIAS 2023 dan telah dibekali beragan keunggulan menarik. Salah satunya adalah mesin berkapasitas 1.500 cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar
Sementara bagian jantung pacu, Mitsubishi XForce mengandalkan mesin berkapasitas 1.500 cc. Tenaga yang dihasilkan adalah 103,2 hp pada 6.000 rpm dan torsinya 141 nm pada 4.000 rpm.
Seluruh daya kemudian disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis. Nah guna memberikan pengalaman berkendara yang berbeda, Mitsubishi memberikan empat mode berkendara, yakni Normal, Wet, Gravel serta Mud.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Februari 2026, 19:00 WIB
10 Februari 2026, 11:00 WIB
08 Februari 2026, 20:00 WIB
05 Februari 2026, 11:00 WIB
01 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan