Xpeng Siap Tawarkan Mobil Otonom di RI, Tapi Pengemudi Tetap Waspada
21 April 2025, 13:00 WIB
Mobil otonom atau autonomous car atau self driving car pertama ternyata sudah berumur hampir 100 tahun
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Tahukah Anda? Jika teknologi mobil listrik sudah ada hampir 2 abad lalu, ternyata sistem mobil otonom sudah ada hampir seratus tahun lalu atau sekitar 1 abad.
Hari ini kita sedang asik menikmati perkembangan teknologi dari autonomous car (mobil otonom) atau driveless car alias mobil yang bisa berjalan sendiri tanpa pengemudi. Apalagi belakangan marak investigasi soal masalah mode otonom pada mobil-mobil buatan Tesla yang kerap menjadi sumber kecelakaan karena tak mampu dengan baik mengantisipasi kondisi lalu lintas.
Jauh sebelum hari ini, Francis Houdina sudah memulainya, malah pertama kali menjalankan mobil otonom dengan radio control pada 1925. Temuan yang dinamakannya American Wonder ini ditest di seputar Manhattan, Amerika Serikat.
Tanpa ada pengemudi, mobil dibuat bisa melakukan start, pindah persneling hingga membunyikan klakson sendiri. Kala itu demonstrasi Francis yang menggemparkan diabadikan dalam tulisan oleh koran New York Times “as if a phantom hand were at the wheel”.
Demonstrasi ini rupanya mengundang Achen Motor, distributor asal Milwaukee untuk memanfaatkannya dalam kolaborasi. Dan tak lama kemudian muncul mobil bernama Phantom Auto. Sayangnya mobil otonom pertama di dunia ini tidak masuk jalur produksi, hanya sempat dicoba di jalanan Milwaukee pada ujung tahun 1926.
Tonggak sejarah awal dari mobil otonom kemudian berlanjut saat John McCarthy yang disebut sebagai salah satu salah satu founding father AI (artificial intelligence) membuat karya ilmiah soal mobil otonom modern pada 1969. Esai dengan judul Computer-Controlled Cars ini menceritakan sebuah mobil modern yang bisa bergerak sendiri tanpa pengemudi.
Pemikiran ini tentu jauh mendahului masanya, baru khayalan di atas kertas alias masih jadi sebuah mimpi. Hal ini karena mobil otonom modern digambarkan McCarthy mampu bergerak di jalanan dengan sistem navigasi yang datanya datang dari kamera, sama seperti input dari mata pada manusia. Dan selain itu disebutkan pula untuk pergi ke suatu tempat, penumpang cukup menulis lewat keyboard nama daerah tujuan.
Setelah pemikiran McCarthy muncul rasanya tidak ada perkembangan signifikan soal mobil otonom. Dan evolusi besar baru terjadi lagi saat dunia memasuki teknologi digital di era milenium.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 April 2025, 13:00 WIB
11 Februari 2025, 18:00 WIB
29 Oktober 2024, 13:00 WIB
05 Juli 2024, 20:00 WIB
01 Juli 2024, 11:00 WIB
Terkini
07 Desember 2025, 19:00 WIB
Varian terbaru dari iCar V23 didukung teknologi swap baterai, harganya disebut bakal semakin kompetitif
07 Desember 2025, 17:10 WIB
Mahindra lebih pilih fokus bentuk pasar di Indonesia sebelum memutuskan untuk merakit mobil secara lokal
07 Desember 2025, 15:00 WIB
Bburago ungkap bahwa peminat diecast di Indonesia semakin tinggi dan mencari model yang memiliki nilai tambah
07 Desember 2025, 13:00 WIB
Vinfast menilai kesuksesan tujuh orang tersebut mampu menginspirasi banyak masyarakat yang ada di Tanah Air
07 Desember 2025, 11:00 WIB
Pihak Kalista siap membantu Transjakarta mencapai target 10.000 unit armada elektrifikasi per 2030 mendatang
07 Desember 2025, 09:00 WIB
Aplikasi Digiroom Auto2000 mengalami pembaruan dengan fokus pada enam jenis fitur yang memudahkan pelanggan
07 Desember 2025, 07:00 WIB
Chery Sales Indonesia menjadi official mobility partner para atlet NPC yang akan berkompetisi di Dubai
06 Desember 2025, 21:00 WIB
Aplikasi Digiroom milik Auto2000 diklaim mendapat respon positif dari para pelanggan setianya di Tanah Air