Penjualan VinFast di Indonesia Melejit, Ini Alasannya
13 Januari 2026, 14:04 WIB
Walau memiliki banyak keunggulan namun kendaraan otonom masih memiliki banyak masalah yang harus diselesaikan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Sebuah video yang menampilkan kendaraan otonom dari Waymo tak berfungsi saat pemadaman listrik di San Francisco beredar luas. Beberapa mobil menyalakan lampu darurat dan berhenti begitu saja karena tidak bisa melintasi persimpangan akibat lampu lalu lintas mati.
Namun ada juga yang berhenti di tengah persimpangan hingga menghalangi kendaraan lain. Situasi ini membuat jalanan menjadi sangat macet dibanding hari-hari biasanya.
Pemadaman disebabkan oleh kebakaran pada gardu listrik milik Pacific Gas and Electric Co. Situasi tersebut berdampak pada 130 ribu rumah dan perusahaan, termasuk Waymo.
Perusahaan jasa transportasi tersebut mengoperasikan ratusan taksi otonom di San Francisco. Mereka pun langsung menghentikan layanannya pada malam kejadian dan baru melanjutkannya kembali keesokan harinya.
Masalah ini menimbulkan kekhawatiran baru terkait keberadaan taksi otonom yang sebelumnya belum terpikirkan. Kendaraan yang berhenti di tengah jalan tentu menimbulkan kecemasan bagi penumpang.
Meski demikian, Waymo mengungkapkan bahwa seluruh kendaraannya dirancang untuk memperlakukan lampu lalu lintas yang mati sebagai persimpangan empat arah. Namun skala pemadaman listrik menciptakan kondisi ekstrem.
“Kegagalan infrastruktur utilitas sangat berdampak namun kami berkomitmen memastikan teknologi dapat menyesuaikan diri dengan kondisi lalu lintas, termasuk dalam kejadian beberapa waktu lalu,” ungkap juru bicara Waymo, dilansir Fortune.
Mereka juga menyatakan terus berkoordinasi dengan sejumlah pejabat terkait masalah ini. Bahkan, perusahaan mengungkapkan sebagian besar unit sudah kembali normal sebelum kembali ke depo atau dihentikan.
Meski demikian Philip Koopman, profesor dari Universitas Carnegie Mellon sekaligus ahli keselamatan kendaraan otonom, memiliki pendapat sendiri. Menurutnya, situasi tersebut cukup mengkhawatirkan dan harus ada solusi pasti.
Pasalnya, kendaraan otonom umumnya diprogram untuk berhenti jika mengalami kendala dan meminta bantuan jarak jauh. Sementara itu, kejadian pemadaman listrik menunjukkan adanya kegagalan manajemen operasional, bukan perangkat pada mobil.
Perusahaan dinilai tidak memiliki kemampuan untuk menangani begitu banyak taksi robot yang membutuhkan bantuan secara bersamaan. Ia menilai Waymo seharusnya bisa menangguhkan layanan lebih awal tanpa harus menunggu terjadinya masalah di jalan.
“Bagaimana jika ini adalah gempa bumi? Akan ada ribuan taksi otonom menghalangi jalan,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Januari 2026, 14:04 WIB
12 Januari 2026, 16:00 WIB
02 Januari 2026, 18:46 WIB
29 November 2025, 06:07 WIB
08 Oktober 2025, 09:00 WIB
Terkini
23 Januari 2026, 06:00 WIB
Warga kota Kembang bisa manfaatkan SIM keliling Bandung untuk mengurus dokumen berkendara sebelum akhir pekan
23 Januari 2026, 06:00 WIB
Pemerintah kembali lakukan pembatasan ganjil genap Jakarta pada akhir pekan buat atasi kemacetan di jalan utama
23 Januari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa menjelang akhir pekan, masih tersedia di lima lokasi berbeda
22 Januari 2026, 23:09 WIB
IMX Hub resmi dibuka di kota Bandung dengan menawarkan berbagai macam pengalaman berbeda dari cafe umumnya
22 Januari 2026, 21:00 WIB
Pemilik mobil listrik Neta bisa melakukan servis dan manfaatkan garansi di outlet Otoklix dan Anima Mobil
22 Januari 2026, 20:00 WIB
Audio Plus Indonesia menghadirkan produk baru untuk sistem audio mobil melalui merek Harmonic Harmony
22 Januari 2026, 18:00 WIB
Kini mobil listrik Jaecoo J5 EV tidak hanya dirakit di fasilitas perakitan PT Handal Indonesia Motor (HIM)
22 Januari 2026, 17:27 WIB
Perayaan tujuh dekade Yamaha terus berlanjut, mereka menghadirkan berbagai livery khusus untuk beberapa produk