Toyota Kembangkan Teknologi Mobil Otonom Demi Kejar Tesla

Toyota kembangkan teknologi mobil otonom yang akan diluncurkan pada 2028 demi mengejar ketinggalan dari Tesla

Toyota Kembangkan Teknologi Mobil Otonom Demi Kejar Tesla
Adi Hidayat

KatadataOTO – Toyota kembali membuat pengembangan teknologi dengan berinvestasi ke teknologi AI. Perusahan tersebut bersama Nippon Telegraph and Telephone (NTT) Jepang akan menginvestasikan dana sebesar 500 miliar Yen atau setara Rp 51,4 triliun.

Dana itu rencananya digunakan untuk penelitian dan pengembangan perangkat lunak Artificial Intelligence terkait Self Driving. Teknologi tersebut nantinya diharapkan bisa mengantisipasi kecelakaan serta mengambil alih kemudi.

Dilansir dari Reuters, kedua perusahaan pun berupaya untuk memiliki sistem yang lengkap dan bisa digunakan pada 2028. Nantinya teknologi tersebut juga dapat dimanfaatkan produsen kendaraan lain.

Sayangnya tidak disampaikan mobil apa yang bakal dipasangkan teknologi tersebut.

Toyota Mirai
Photo : Toyota

Saat ini pabrikan Jepang memang mulai agresif dalam mengembangkan kendaraan berteknologi tinggi. Mobil otonom pun menjadi salah satu teknologi yang harus dikejar.

Pasalnya mereka sudah tertinggal dengan Tesla dan beberapa mobil China. Sehingga penelitian pun harus dilakukan guna mengejarnya.

Meski demikian, pabrikan asal Jepang itu sebenarnya sudah mulai memasangkan teknologi serupa bernama Advanced Drive. Dilansir dari Toyota Global, mereka sudah memasangkannya pada Mirai sejak 2021.

Dengan ini maka ketika pengemudi melakukan perjalanan di jalan tol, sistem akan mendeteksi kondisi berkendara sebenarnya. Mobil pun dapat memberikan dukungan agar mobil tetap berada di jalurnya, menjaga jarak, melewati pemisah jalan, berpindah lajur hingga menyalip model lain.

Hanya saja penggunaannya sendiri belum masif mengingat mobil hanya dijual di beberapa negara tertentu seperti Amerika Serikat serta Jepang.

Selain mobil otonom, Toyota juga baru berinvestasi dalam pengembangan taksi terbang bersama Jody Aviation. Dana yang mereka kucurkan pun cukup besar yaitu mencapai Rp 7,62 triliun.

Investasi dilakukan dua tahap yaitu akhir tahun ini dan tahun depan sehingga Toyota akan memiliki 22 persen saham Jody Aviation. Uang tersebut rencananya dipakai saat proses sertifikasi hingga produksi.

Pabrik Tesla
Photo : 123RF

Hal ini penting karena kendaraan tidak akan bisa beroperasi tanpa adanya sertifikasi dari pihak yang berwenang.

Tak cuma berinvestasi dalam bentuk uang, Toyota juga sudah memberikan waktu serta sumber daya manusianya untuk berbagi metode desain sampai manufakturnya.

Kemudian tahun lalu, kedua perusahaan pun telah menandatangani perjanjian kerja sama jangka panjang. Di dalamnya disampaikan bahwa Toyota akan memasok mesin utama dan komponen lainnya guna memproduksi pesawat Joby Aviation.


Terkini

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi

mobil
Baterai Mobil Listrik

BYD Bakal Produksi Blade Baterai Generasi Kedua di Subang

Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan

mobil
Wuling Aira ev

10 Merek Mobil Cina Terlaris September 2026: Wuling Bertumbuh

BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026

mobil
BYD

Flash Charging BYD Hanya Ekstra Cepat Untuk Model Terbaru

Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama

news
Asuransi Astra

70 Tahun Asuransi Astra, Evolusi Perlindungan di Era Digital

Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga

mobil
GIIAS Makassar 2026

GIIAS Makassar 2026 Siap Digelar, Empat Merek Hadir Perdana

Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen

mobil
BYD

BYD Atto 2 Sudah Masuk di Indonesia, Segera Dipasarkan

Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia

mobil
Mitsubishi Destinator

Mitsubishi Destinator, SUV 7 Seater Teman Berbagai Aktivitas

Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan