BYD Luncurkan Teknologi God's Eye, Bikin Mobil Murah Jadi Modern

BYD luncurkan teknologi God's Eye yang bisa membuat mobil murah menjadi modern dengan fitur kekinian

BYD Luncurkan Teknologi God's Eye, Bikin Mobil Murah Jadi Modern
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 11 Februari 2025 | 18:00 WIB

KatadataOTO – Setelah meluncurkan banyak produk menarik, BYD ingin membuat teknologi kendaraan otonom hadir pada mobil murah. Hal ini ditunjukkan dengan diluncurkannya sistem God’s Eye yang akan disematkan di 21 model di China.

Teknologi tersebut bahkan bakal membekali BYD Seagull meski harga kurang dari USD 10.000 atau sekitar Rp 163,85 juta. 

Meski demikian bukan berarti teknologi mobil otonom bakal diterapkan pada sembarangan model. Wang Chuanfu, CEO BYD mengungkap pihaknya akan memberikan beberapa versi dari teknologi God’s Eye dengan level berbeda.

Dilansir dari Carscoops, BYD bakal memasangkan God’s Eye C yang merupakan level paling dasar ke mobil di bawah Rp 163 jutaan. Dengan ini pelanggan cuma mendapatkan 12 kamera dan 17 sensor radar berbeda.

BYD
Photo : CarNewsChina
 
Walau merupakan level terendah, sensor bisa membaca keberadaan objek lain sejauh 300 meter.
 
Sementara God’s Eye B dibekali oleh teknologi lebih matang karena sudah dibekali oleh sensor Lidar. Berkat ini maka pengemudi bisa lebih mudah dalam menjaga keselamatan kendaraan.

Dikabarkan bahwa God’s Eye B hanya akan dipasangkan pada beberapa mobil kelas atas, Denza dan Fang Cheng Bao.

Sementara versi teratas adalah God’s Eye A yang sudah dipasangkan dengan tiga sensor Lidar. Teknologi ini dikabarkan bakal disematkan pada Yangwang U9, mobil sport andalan mereka.

Dalam video yang ditampilkan, mobil tersebut bisa berkendara secara otonom dalam kecepatan tinggi di salah satu sirkuit.

Masih dilansir dari Carscoops, sistem God’Eye C nantinya cuma bisa membantu pengemudi di beberapa kondisi jalan seperti tol. Sementara God’s Eye A dan B bisa dipakai untuk berkendara di jalan raya. 

BYD Seal Hybrid Meluncur Bulan Ini, Punya Jarak Tempuh 2.000 KM
Photo : Carnewshinca
 
Namun teknologi God’s Eye A dan B dipercaya belum bisa diterapkan secara optimal. Hal ini karena banyaknya tantangan di jalan sehingga perlu lebih banyak pengembangan di masa depan.

Terlebih di Indonesia dimana para pengendaranya terbilang masih belum disiplin dalam berlalu lintas. Penerapan teknologi mobil otonom tentu akan menjadi sebuah tantangan yang harus menunggu waktu agar bisa diterapkan.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E