Mengenal Kode SPBU Pertamina, Maknanya Ternyata Sangat Detail

Mengenal kode SPBU Pertamina ternyata tidak terlalu sulit dan bahkan sangat membantu masyarakat untuk mengenal identitasnya

Mengenal Kode SPBU Pertamina, Maknanya Ternyata Sangat Detail

TRENOTO – Meski tidak memiliki nama yang mudah dihafal, SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) Pertamina tetap memiliki identitasnya masing-masing. Identitas tersebut ditampilkan dengan menggunakan kode yang muncul di setiap pom bensin.

Masyarakat umum pun sebenarnya bisa membaca serta memahami kode dengan mudah. Bahkan Pertamina pernah menyampaikan informasi ke khalayak umum sehingga lebih mudah untuk dikenali.

Namun perlu sedikit ketelitian agar tidak salah salam mengenali kode karena masing-masing angka memiliki artinya masing-masing.

Photo : Pertamina

Kode angka pertama menunjukkan lokasi atau regional kerja Pertamina seperti 31, 34 atau 54. Di pulau jawa, wilayah Pertamina terbagi menjadi 3 regional yaitu 3, 4 dan 5.

Sebagai contoh adalah Jakarta masuk ke dalam regional 3 sehingga kode depannya selalu menggunakan angka 3. Sementara Surabaya menggunakan 5 karena masuk ke regional 5.

Sementara itu Sumatera wilayah kerjanya terbagi pada regional 1 dan 2. Sementara Kalimantan menggunakan kode 6, Sulawesi 7 kemudian Papua 8.

Setelah menunjukkan regional maka angka berikutnya menunjukkan kepilikan. Kode ini terbilang penting karena memang tidak semua SPBU dikelola oleh Pertamina.

Photo : Pertamina

Kode 1 hanya digunakan oleh Corporate Owner Corporate Operate (COCO). SPBU ini merupakan milik Pertamina dan dikelola oleh anak perusahananya yaitu yaitu PT Pertamina Retail.

Sementara kode 3 digunakan untuk Corporate Owner Dealer Operate (CODO) yang adalah skema kerjasama antara Pertamina dan swasta. Dengan ini maka SPBU merupakan milik Pertamina namun pengelolaan dilakukan oleh swasta.

Kemudian untuk kode 4 digunakan oleh Dealer Owner Dealer Operate (DODO). SPBU DODO sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan pihak swasta.

Meski merupakan milik dan dikelola oleh pihak swasta, bukan berarti kualitas serta layanannya berkurang. Pasalnya semua harus memenuhi standar yang sudah ditetapkan guna menghindari pelanggaran hingga merugikan masyarakat.

Setelah tanda kepemilikan maka selanjutnya adalah kode provinsi dan Kabupaten atau Kota kemudian diikuti nomor urut berdirinya SPBU di lokasi tersebut.

Tentunya kehadiran kode ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang perlu identitas dari SPBU langganannya. Sehingga bila ada saran atau kritik bisa disampaikan lebih terbuka demi kebaikan bersama.


Terkini

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV

modifikasi
Motor Matic

Tren Modifikasi Motor Matic yang Semakin Populer di 2026

Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026

mobil
Mobil Listrik

Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat

Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang

mobil
BYD

BYD Mulai Tes SUV 7-Seater Baru, Atto 3 Naik Kelas

SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini

mobil
Wholesales Model Mobil Baru 2025

Rapor Wholesales Model Mobil Baru di RI 2025, BYD Atto 1 Terlaris

BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit

news
Malam tahun baru

Ada Perayaan Tahun Baru 2026, Jakarta Steril dari Mobil Pribadi

Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026

motor
Motor listrik

Kata Aismoli Soal Pasar Motor Listrik yang Lesu pada 2025

Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat