BMW Astra Siapkan Beragam Promo Selama GIIAS 2025
22 Juli 2025, 18:00 WIB
Kendaraan bermotor menjadi salah satu penyumbang polusi udara, karenanya uji emisi gratis perlu diperbanyak
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Menjadi salah satu kota paling berpolusi di dunia, Anggota DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana meminta Pemprov DKI Jakarta melakukan langkah konkret untuk mengatasi masalah ini, salah satunya memperbanyak uji emisi gratis bagi kendaraan bermotor.
Tak hanya warga Ibu Kota, Justin juga menegaskan bila uji emisi wajib dilakukan oleh kendaraan di wilayah sekitar yakni Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek) karena mobilitas yang dilakukan terjadi di DKI Jakarta.
"Seharusnya dilakukan sesuatu yang lebih konkret, saat ini Gubernur kita sepertinya lupa terhadap masalah-masalah utama Jakarta seperti polusi, kemacetan, banjir, air bersih, dan lain sebagainya, sehingga selama ini seolah cuma asyik bikin jalur sepeda, warna cat genteng, atau balap-balapan saja," kata Justin.
Justin juga menyebut bila polusi udara sudah masalah yang sering terjadi. Meski demikian Pemprov DKI Jakarta terkesan tidak serius mengatasinya, padahal kemampuan finansial dan kemampuan menegakkan peraturan seharusnya bisa menjadi modal utama.
"Kita harus tegas, semua kendaraan yang menghasilkan polutan di luar ambang batas, tidak semestinya dibiarkan," ucapnya.
Selain itu, pelaksana tugas Deputi Bidang Klimatologi BMKG Urip Haryoko juga menerangkan bila beberapa hari terakhir tingkat polutan di Jakarta mengalami peningkatan tinggi. Hal ini bahkan bisa dilihat secara kasat mata.
Menurutnya kualitas udara di Jakarta dipengaruhi oleh berbagai sumber emisi yang berasal dari sumber lokal, seperti transportasi dan residensial, ataupun sumber regional dari kawasan industri. Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harus melakukan langkah konkret.
“Hal itu karena berdasarkan data BPS Tahun 2021, ada sekitar hampir 20 juta kendaraan yang ada di Jakarta. Angka ini sangat besar sebagai salah satu penyumbang emisi di Jakarta,” tuturnya.
Ia juga meminta DLH untuk melakukan pengecekan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dari semua pabrik dan tempat usaha yang menghasilkan polusi udara di Jakarta. Penindakan untuk pelaku usaha yang menghasilkan polutan di luar batas aman juga perlu dilakukan.
"Kami berharap Pemprov DKI Jakarta tidak melakukan pembiaran terhadap permasalahan polusi udara ini, karena dalam jangka panjang akan membawa efek buruk buat warga Jakarta, khususnya anak-anak," tegasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Juli 2025, 18:00 WIB
18 Juli 2025, 07:00 WIB
04 Juni 2025, 07:00 WIB
23 Januari 2025, 12:00 WIB
03 Desember 2024, 19:08 WIB
Terkini
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
02 April 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM