MG Belum Minat Bawa Mobil Listrik Murah ke Tanah Air
31 Januari 2026, 19:00 WIB
Kendaraan listrik jadi andalan di IKN Nusantara guna menciptakan kota yang ramah lingkungan dan bebas polusi
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Presiden Joko Widodo tampaknya serius untuk membuat Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bebas dari polusi kendaraan. Keseriuan tersebut Ia tunjukkan pada pidato kenegaraan yang disampaikan pada 23 Februari 2022.
Menurutnya, IKN Nusantara nantinya akan menjadi bukti keseriusan Indonesia terhadap penanggulangan perubahan iklim. Tak heran bila pada IKN Nusantara nantinya akan lebih berfokus pada transportasi publik.
“Kota 10 menit, 80 persen transportasi publik, 70 persen area hijau, pengurangan temperatur dua derajat. Saya juga meyakini IKN Nusantara akan menjadi kota inklusif, terbuka dan untuk semua,” tegas Jokowi.
Tak hanya itu, Jokowi juga menegaskan bahwa IKN Nuasantara akan fokus untuk menggunakan material alam dan berbasis energi terbarukan. Salah satunya adalah dengan menciptakan mobilitas lebih efisien dibandingkan kota lain.
“Transformasi dalam bergerak atau mobilitas, transportasi dan prasarana hijau yang efisien, hemat energi serta rendah karbon. Kota yang berbasis pejalan kaki, transportasi massal dan siap beradaptasi dengan transportasi masa depan,” tegasnya.
Pidato kenegaraan ini seakan menegaskan kembali pernyataannya saat menghadiri peresmian kantor DPP Partai Nasdem beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut Ia menyampaikan bahwa IKN Nusantara sangat menyambut pesepeda serta pejalan kaki.
“Akan memberikan prioritas kepada pejalan kakui, pesepeda dan pengguna transportasi umum. Bagi yang senang jalan kaki, bersepeda, pindalah ke IKN. Yang senang naik mobil apalagi menggunakan BBM fosil, jangan pindah,” tegasnya.
Pernyataan tersebut tentunya menarik karena artinya kendaraan listrik jadi andalan di IKN Nusantara. Padahal jumlah mobil listrik di Indonesia masih sangat rendah karena banyaknya tantangan khususnya dari harga jual.
Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur untuk mendukung mobil listrik pun terbilang masih jauh dari angka ideal. Pembangunan bahkan masih berfokus pada pulau Jawa, Bali dan Sumatera.
Tentu tantangan tersebut harus menjadi perhatian karena menciptakan ekosistem kendaraan listrik bersamaan pembangunan sebuah kota besar sekelas ibu kota negara akan sangat sulit. Perlu komitmen tinggi dari Pemerintah saat ini serta masa depan yang melanjutkan pembangunan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Januari 2026, 19:00 WIB
31 Januari 2026, 15:00 WIB
30 Januari 2026, 18:00 WIB
30 Januari 2026, 13:00 WIB
30 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
31 Januari 2026, 19:00 WIB
Banyak rival di pasaran, MG belum akan bawa mobil listrik murah harga Rp 200 jutaan ke pasar Indonesia
31 Januari 2026, 17:00 WIB
Gaikindo akhirnya resmi menargetkan penjualan mobil di Indonesia sebesar 850.000 unit sepanjang 2026
31 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan berkomitmen membangun 20 diler di Indonesia hingga akhir tahun dengan memanfaatkan jaringan Indomobil
31 Januari 2026, 13:00 WIB
Stok BBM Shell jenis Super kembali kosong di sejumlah lokasi, situasi ini sudah terjadi beberapa hari lalu
31 Januari 2026, 11:29 WIB
Motor Yamaha R1 GYTR yang digeber Valentino Rossi di Mandalika pakai beberapa komponen milik Eric Cargloss
31 Januari 2026, 11:00 WIB
Fabio Quartararo tengah santer diisukan bakal berseragam Honda dan meninggalkan Yamaha pada MotoGP 2027
31 Januari 2026, 09:00 WIB
Perwakilan Astra Honda bawa inovasi edukasi keselamatan berkendara efektif buat anak di panggung internasional
31 Januari 2026, 07:00 WIB
Lepas Indonesia menanggapi insiden yang menimpa salah satu unit kendaraan pada sesi test drive di Serpong