Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Kendaraan listrik jadi andalan di IKN Nusantara guna menciptakan kota yang ramah lingkungan dan bebas polusi
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Presiden Joko Widodo tampaknya serius untuk membuat Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bebas dari polusi kendaraan. Keseriuan tersebut Ia tunjukkan pada pidato kenegaraan yang disampaikan pada 23 Februari 2022.
Menurutnya, IKN Nusantara nantinya akan menjadi bukti keseriusan Indonesia terhadap penanggulangan perubahan iklim. Tak heran bila pada IKN Nusantara nantinya akan lebih berfokus pada transportasi publik.
“Kota 10 menit, 80 persen transportasi publik, 70 persen area hijau, pengurangan temperatur dua derajat. Saya juga meyakini IKN Nusantara akan menjadi kota inklusif, terbuka dan untuk semua,” tegas Jokowi.
Tak hanya itu, Jokowi juga menegaskan bahwa IKN Nuasantara akan fokus untuk menggunakan material alam dan berbasis energi terbarukan. Salah satunya adalah dengan menciptakan mobilitas lebih efisien dibandingkan kota lain.
“Transformasi dalam bergerak atau mobilitas, transportasi dan prasarana hijau yang efisien, hemat energi serta rendah karbon. Kota yang berbasis pejalan kaki, transportasi massal dan siap beradaptasi dengan transportasi masa depan,” tegasnya.
Pidato kenegaraan ini seakan menegaskan kembali pernyataannya saat menghadiri peresmian kantor DPP Partai Nasdem beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut Ia menyampaikan bahwa IKN Nusantara sangat menyambut pesepeda serta pejalan kaki.
“Akan memberikan prioritas kepada pejalan kakui, pesepeda dan pengguna transportasi umum. Bagi yang senang jalan kaki, bersepeda, pindalah ke IKN. Yang senang naik mobil apalagi menggunakan BBM fosil, jangan pindah,” tegasnya.
Pernyataan tersebut tentunya menarik karena artinya kendaraan listrik jadi andalan di IKN Nusantara. Padahal jumlah mobil listrik di Indonesia masih sangat rendah karena banyaknya tantangan khususnya dari harga jual.
Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur untuk mendukung mobil listrik pun terbilang masih jauh dari angka ideal. Pembangunan bahkan masih berfokus pada pulau Jawa, Bali dan Sumatera.
Tentu tantangan tersebut harus menjadi perhatian karena menciptakan ekosistem kendaraan listrik bersamaan pembangunan sebuah kota besar sekelas ibu kota negara akan sangat sulit. Perlu komitmen tinggi dari Pemerintah saat ini serta masa depan yang melanjutkan pembangunan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Februari 2026, 19:00 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
14 Februari 2026, 07:00 WIB
13 Februari 2026, 19:22 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan