Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Kendaraan listrik jadi andalan di IKN Nusantara guna menciptakan kota yang ramah lingkungan dan bebas polusi
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Presiden Joko Widodo tampaknya serius untuk membuat Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bebas dari polusi kendaraan. Keseriuan tersebut Ia tunjukkan pada pidato kenegaraan yang disampaikan pada 23 Februari 2022.
Menurutnya, IKN Nusantara nantinya akan menjadi bukti keseriusan Indonesia terhadap penanggulangan perubahan iklim. Tak heran bila pada IKN Nusantara nantinya akan lebih berfokus pada transportasi publik.
“Kota 10 menit, 80 persen transportasi publik, 70 persen area hijau, pengurangan temperatur dua derajat. Saya juga meyakini IKN Nusantara akan menjadi kota inklusif, terbuka dan untuk semua,” tegas Jokowi.
Tak hanya itu, Jokowi juga menegaskan bahwa IKN Nuasantara akan fokus untuk menggunakan material alam dan berbasis energi terbarukan. Salah satunya adalah dengan menciptakan mobilitas lebih efisien dibandingkan kota lain.
“Transformasi dalam bergerak atau mobilitas, transportasi dan prasarana hijau yang efisien, hemat energi serta rendah karbon. Kota yang berbasis pejalan kaki, transportasi massal dan siap beradaptasi dengan transportasi masa depan,” tegasnya.
Pidato kenegaraan ini seakan menegaskan kembali pernyataannya saat menghadiri peresmian kantor DPP Partai Nasdem beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut Ia menyampaikan bahwa IKN Nusantara sangat menyambut pesepeda serta pejalan kaki.
“Akan memberikan prioritas kepada pejalan kakui, pesepeda dan pengguna transportasi umum. Bagi yang senang jalan kaki, bersepeda, pindalah ke IKN. Yang senang naik mobil apalagi menggunakan BBM fosil, jangan pindah,” tegasnya.
Pernyataan tersebut tentunya menarik karena artinya kendaraan listrik jadi andalan di IKN Nusantara. Padahal jumlah mobil listrik di Indonesia masih sangat rendah karena banyaknya tantangan khususnya dari harga jual.
Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur untuk mendukung mobil listrik pun terbilang masih jauh dari angka ideal. Pembangunan bahkan masih berfokus pada pulau Jawa, Bali dan Sumatera.
Tentu tantangan tersebut harus menjadi perhatian karena menciptakan ekosistem kendaraan listrik bersamaan pembangunan sebuah kota besar sekelas ibu kota negara akan sangat sulit. Perlu komitmen tinggi dari Pemerintah saat ini serta masa depan yang melanjutkan pembangunan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 17:00 WIB
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV