Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Kendaraan listrik jadi andalan di IKN Nusantara guna menciptakan kota yang ramah lingkungan dan bebas polusi
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Presiden Joko Widodo tampaknya serius untuk membuat Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bebas dari polusi kendaraan. Keseriuan tersebut Ia tunjukkan pada pidato kenegaraan yang disampaikan pada 23 Februari 2022.
Menurutnya, IKN Nusantara nantinya akan menjadi bukti keseriusan Indonesia terhadap penanggulangan perubahan iklim. Tak heran bila pada IKN Nusantara nantinya akan lebih berfokus pada transportasi publik.
“Kota 10 menit, 80 persen transportasi publik, 70 persen area hijau, pengurangan temperatur dua derajat. Saya juga meyakini IKN Nusantara akan menjadi kota inklusif, terbuka dan untuk semua,” tegas Jokowi.
Tak hanya itu, Jokowi juga menegaskan bahwa IKN Nuasantara akan fokus untuk menggunakan material alam dan berbasis energi terbarukan. Salah satunya adalah dengan menciptakan mobilitas lebih efisien dibandingkan kota lain.
“Transformasi dalam bergerak atau mobilitas, transportasi dan prasarana hijau yang efisien, hemat energi serta rendah karbon. Kota yang berbasis pejalan kaki, transportasi massal dan siap beradaptasi dengan transportasi masa depan,” tegasnya.
Pidato kenegaraan ini seakan menegaskan kembali pernyataannya saat menghadiri peresmian kantor DPP Partai Nasdem beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut Ia menyampaikan bahwa IKN Nusantara sangat menyambut pesepeda serta pejalan kaki.
“Akan memberikan prioritas kepada pejalan kakui, pesepeda dan pengguna transportasi umum. Bagi yang senang jalan kaki, bersepeda, pindalah ke IKN. Yang senang naik mobil apalagi menggunakan BBM fosil, jangan pindah,” tegasnya.
Pernyataan tersebut tentunya menarik karena artinya kendaraan listrik jadi andalan di IKN Nusantara. Padahal jumlah mobil listrik di Indonesia masih sangat rendah karena banyaknya tantangan khususnya dari harga jual.
Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur untuk mendukung mobil listrik pun terbilang masih jauh dari angka ideal. Pembangunan bahkan masih berfokus pada pulau Jawa, Bali dan Sumatera.
Tentu tantangan tersebut harus menjadi perhatian karena menciptakan ekosistem kendaraan listrik bersamaan pembangunan sebuah kota besar sekelas ibu kota negara akan sangat sulit. Perlu komitmen tinggi dari Pemerintah saat ini serta masa depan yang melanjutkan pembangunan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru