Ganjil Genap Jakarta 7 April 2026, Siapkan Jalur Alternatif
07 April 2026, 06:00 WIB
Pemerintah DKI Jakarta berencana membangun jalan layang untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun jembatan layang atau flyover di jalan Latumeten. Lokasinya cukup strategis karena berada di samping Stasiun Grogol.
Bila sudah rampung maka diharapkan kemacetan yang selama ini terus terjadi bisa teratasi atau setidaknya mengalami perbaikan. Pasalnya masyarakat tidak perlu menunggu antrean lampu lalu lintas sehingga arus kendaran jadi lebih cepat dibanding sebelumnya.
Pembangunan rencananya dilakukan mulai Agustus dan nantinya proses pekerjaan akan menutup akses kendaraan umum seperti Transjakarta, JakLingko hingga kereta commuterline (KRL). Namun kendaraan pribadi seperti motor serta mobil diklaim masih bisa melintas.
Untuk menghindari terjadinya kepadatan saat proses pekerjaan maka Dinas Perhubungan DKI Jakarta bakal merekayasa lalu lintas. Hanya saja rute masih belum bisa ditentukan.
"Kami akan melakukan rapat untuk membahas persiapan rekayasa lalu lintas terkait rencana pembangunan flyover di jalan Latumenten," ujar Edy Sufaat, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat dilansir Antara (18/07).
Menurutnya pembahasan rekayasa lalu lintas harus melibatkan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait.
"Pembahasannya terkait manajemen dan rekayasa lalu lintas bakal dirapatkan dalam waktu dekat. Nanti kami akan informasikan hasilnya," kata dia.
Sementara itu Darwin Ali, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat mengungkap dirinya masih masih menunggu kebijakan pimpinan terkait sosialisasi rencana pembangunan flyover di jalan Latumenten.
"Kami masih menunggu arahan pimpinan. Saat ini masih dalam proses lelang dan akan dibahas lebih lanjut di Dinas Bina Marga DKI Jakarta," kata Darwin.
Perlu diketahui bahwa Pemprov DKI Jakarta akan membangun flyover di jalan Latumenten, Grogol, Jakarta Barat. Jalan layang ini nantinya bakal memiliki panjang 380 meter.
Kehadirannya jalan layang di kawasan tersebut dipercaya bisa mengatasi kepadatan yang kerap terjadi. Sehingga kedepannya bukan tidak mungkin lalu lintas bisa menjadi lebih lancar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 April 2026, 06:00 WIB
06 April 2026, 06:01 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
02 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan