Ganjil Genap Jakarta 11 Februari 2026, Siapkan Rute Alternatif
11 Februari 2026, 06:00 WIB
Pemerintah DKI Jakarta berencana membangun jalan layang untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun jembatan layang atau flyover di jalan Latumeten. Lokasinya cukup strategis karena berada di samping Stasiun Grogol.
Bila sudah rampung maka diharapkan kemacetan yang selama ini terus terjadi bisa teratasi atau setidaknya mengalami perbaikan. Pasalnya masyarakat tidak perlu menunggu antrean lampu lalu lintas sehingga arus kendaran jadi lebih cepat dibanding sebelumnya.
Pembangunan rencananya dilakukan mulai Agustus dan nantinya proses pekerjaan akan menutup akses kendaraan umum seperti Transjakarta, JakLingko hingga kereta commuterline (KRL). Namun kendaraan pribadi seperti motor serta mobil diklaim masih bisa melintas.
Untuk menghindari terjadinya kepadatan saat proses pekerjaan maka Dinas Perhubungan DKI Jakarta bakal merekayasa lalu lintas. Hanya saja rute masih belum bisa ditentukan.
"Kami akan melakukan rapat untuk membahas persiapan rekayasa lalu lintas terkait rencana pembangunan flyover di jalan Latumenten," ujar Edy Sufaat, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat dilansir Antara (18/07).
Menurutnya pembahasan rekayasa lalu lintas harus melibatkan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait.
"Pembahasannya terkait manajemen dan rekayasa lalu lintas bakal dirapatkan dalam waktu dekat. Nanti kami akan informasikan hasilnya," kata dia.
Sementara itu Darwin Ali, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat mengungkap dirinya masih masih menunggu kebijakan pimpinan terkait sosialisasi rencana pembangunan flyover di jalan Latumenten.
"Kami masih menunggu arahan pimpinan. Saat ini masih dalam proses lelang dan akan dibahas lebih lanjut di Dinas Bina Marga DKI Jakarta," kata Darwin.
Perlu diketahui bahwa Pemprov DKI Jakarta akan membangun flyover di jalan Latumenten, Grogol, Jakarta Barat. Jalan layang ini nantinya bakal memiliki panjang 380 meter.
Kehadirannya jalan layang di kawasan tersebut dipercaya bisa mengatasi kepadatan yang kerap terjadi. Sehingga kedepannya bukan tidak mungkin lalu lintas bisa menjadi lebih lancar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Februari 2026, 06:00 WIB
10 Februari 2026, 06:00 WIB
09 Februari 2026, 06:00 WIB
06 Februari 2026, 06:00 WIB
05 Februari 2026, 06:00 WIB
Terkini
11 Februari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi memilih untuk fokus pada pengembangan produk dan layanan konsumen ketimbang ikut perang harga
11 Februari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan SIM A dan C, namun ada persyaratan yang harus dipenuhi
11 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada 11 Februari 2026 sehingga masyarakat harus siapkan rute alternatif
11 Februari 2026, 06:00 WIB
Warga Kota Kembang, bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang dioperasikan pihak kepolisian
10 Februari 2026, 21:00 WIB
Kemenhub terus melakukan sosialisasi seritifkasi untuk bengkel-bengkel modifikasi yang ada di Indonesia
10 Februari 2026, 20:30 WIB
Suzuki Jimny 5 Door yang merupakan pemenang kontes modifikasi berskala nasional tampil memukau di IIMS 2026
10 Februari 2026, 20:00 WIB
SUV PHEV Denza B5 sebatas dipamerkan di BCA Expoversary, namun sejumlah konsumen berniat melakukan pemesanan
10 Februari 2026, 19:01 WIB
Jaecoo J5 EV punya versi hybrid-nya, dibawa ke Indonesia apabila konsumen tertarik dengan model hybrid anyar