Mitsubishi Fuso Lanjutkan Ekspansi, Resmikan Diler di Sukoharjo
12 Februari 2026, 17:00 WIB
PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors raih nilai tertinggi Bobot Manfaat Perusahaan di Indonesia yaitu 14,44 persen
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor Mitsubishi Fuso di Indonesia berhasil mendapat Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) terbesar di Tanah Air. Mereka meraih 14,55 persen dari nilai maksimal 15,00 persen.
Pencapaian ini dinilai sebagai sebuah prestasi karena hanya diberikan kepada Perusahaan Industri yang berinvestasi dan berproduksi di Indonesia. KTB dianggap telah memberdayakan usaha mikro, menjaga kesehatan, keselamatan kerja serta lingkungan hingga memberi fasilitas layanan purnajual.
Tak hanya itu, produk berupa truk mereka juga sudah dibekali oleh Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Penilaian tersebut sudah dilalui perusahaan dengan proses sertifikasi yang kredibel, penilaian ketat, pengecekan aktual di lapangan, verifikasi dokumen dan komponen penilaian hingga akhirnya mampu meraih predikat BMP.
Mitsubishi menglaim bahwa pihaknya sudah memimpin pasar selama 53 tahun. Perusahaan pun telah berperan aktif dalam mengembangkan industri Tanah Air dan kini memiliki lebih dari 80 mitra supplier lokal untuk mendukung produksi.
“PT KTB menjamin ketersediaan serta kenyamanan layanan purna jual Mitsubishi Fuso hingga ke seluruh wilayah Tanah Air melalui lebih dari 220 outlet diler. Kami sangat bangga upaya dan kontribusi perusahaan telah dinilai dengan angka membanggakan,” ungkap Daisuke Okamoto, Presiden Direktur PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors.
Mereka pun berharap bisa meningkatkan kandingan lokal di unit-unit mereka. Terlebih mereka baru saja meluncurkan produk terbaru yaitu Fuso eCanter, kendaraan niaga bertenaga listrik.
Model tersebut masih diimpor secara utuh dari Jepang dan diharapkan pengembangan bisa dilakukan sesuai kebutuhan pasar domestik. Salah satunya adalah dari jarak tempuh.
Pasalnya sekarang ini Fuso eCanter memakai baterai berkapasitas 83 kWh yang hanya cukup untuk menempuh perjalanan sejauh 140 km dalam satu kali pengisian daya. Jarak tersebut tentunya sangat pendek bila dimanfaatkan dalam perjalanan keluar kota.
Oleh sebab itu bukan tidak mungkin PT KTB akan melakukan pengembangan terkait baterai di masa depan. Dengan demikian diharapkan kebutuhan pelanggan di Tanah Air bisa terpenuhi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Februari 2026, 17:00 WIB
17 Januari 2026, 07:00 WIB
29 Desember 2025, 11:00 WIB
23 Desember 2025, 09:00 WIB
21 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan