Kemenhub Petakan Titik Macet Saat Libur Nataru, Bocimi Jadi Perhatian
11 November 2025, 07:00 WIB
Hadir di Palembang, Kemenhub secara resmi meluncurkan angkot modern dengan beragam fasilitas terbaik
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Membuat layanan angkutan umum di Palembang semakin lengkap dan terintegrasi, Kementerian Perhubungan secara resmi meluncurkan layanan angkutan feeder berupa angkot modern.
Mendukung masyarakat menggunakan sarana transportasi umum, angkot diharapkan mampu menjadi angkutan pengumpan Light Rapid Transit (LRT) dan Bus Rapid Transit (BRT) Sumatera Selatan.
Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan menyerahkan secara simbolis kunci angkot kepada Herman Deru, Gubernur Sumsel dan Harnojoyo, Walikota Palembang. Sebagai tahap awal, Kemenhub menyerahkan 29 unit angkot kepada Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang.
Di awal operasionalnya, layanan feeder akan melayani dua rute utama yakni lintas Talang Kelapa - Talang Buruk via Asrama Haji dengan panjang rute 20,4 Km serta Asrama Haji - Sematang Borang via jalan Noerdin Panji dengan panjang rute 40.2 Km.
“Kita terus sosialisasikan penggunaan angkutan umum agar kehadirannya bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Naiklah angkutan umum agar Palembang tidak macet dan udara menjadi lebih bersih,” ujar Budi.
Menhub menjelaskan, upaya meningkatkan minat masyarakat untuk naik angkutan massal membutuhkan kolaborasi pentahelix antara pemerintah pusat dan daerah, akademisi, pebisnis, komunitas masyarakat dan media.
“Maka dari itu, hari ini saya di Palembang bersama Pak Gubernur, Walikota dan sejumlah tokoh masyarakat Sumsel, ingin menyampaikan pesan dengan lebih luas dan masif kepada masyarakat Palembang, untuk sama-sama memanfaatkan angkutan umum yang sudah disediakan,”tuturnya.
Pada Maret lalu, Kemenhub telah mencanangkan Gerakan Nasional Kembali Ke Angkutan Umum yang dilaksanakan di kota Palembang. Menjadi contoh atau role model transportasi lengkap dan terintegrasi di Indonesia, kota yang terkenal dengan Jembatan Ampera ini memiliki BRT, LRT, angkot sampai angkutan sungai yang saling terhubung.
Selain mengurangi kemacetan dan polusi udara, kehadiran angkutan umum diharapkan mampu menambah lapangan pekerjaan. Penyediaan angkot feeder di Palembang menyebut bila pihaknya telah merekrut 60 orang pengemudi.
Selain itu, Suharto selaku Direktur Lalu Lintas Jalan Kemenhub menegaskan nama angkot modern digunakan karena mobil sudah difasilitasi sarana penyejuk udara (AC), kamera pengawas, GPS dan alat pembayaran non tunai (tap-cash).
Dengan fasilitas yang sudah representatif dan ekonomis itu, angkot modern disiapkan untuk menggantikan semua kendaraan angkot konvensional di Palembang.
“Sampai Desember 2022 gratis, lalu tarif normalnya Rp3 ribu-Rp4 ribu semuanya non tunai (tap-cash). Bukan hanya penumpang saja tapi operator angkot juga dapat kemudahan, mereka diberi gaji di atas UMR Kota Palembang per bulan dan mendapatkan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan, saat ini ada sebanyak 62 orang yang dipekerjakan,” tandasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 November 2025, 07:00 WIB
16 September 2025, 07:00 WIB
20 November 2024, 21:00 WIB
14 November 2024, 08:00 WIB
26 Agustus 2024, 15:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda